Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pasar Sendangmulyo Semarang, Pasar Underrated Penyelamat Warga Komplek seperti Saya

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
15 Oktober 2025
A A
Pasar Sendangmulyo Semarang, Pasar Underrated Penyelamat Warga Komplek Mager seperti Saya Mojok.co

Pasar Sendangmulyo Semarang, Pasar Underrated Penyelamat Warga Komplek Mager seperti Saya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pasar Sendangmulyo hidden gem di pinggiran Semarang ~

Membicarakan pasar tradisional Semarang biasanya tidak akan jauh-jauh dari Pasar Johar dan Pasar Pedurungan. Maklum, dua pasar ini memang unik, usianya tergolong lama dan berada di pusat kota. 

Akan tetapi, sebagai warga lokal yang memilih tinggal di agak pinggiran Semarang, jujur saja 2 pasar itu saya hindari. Alasannya sederhana saja, jauhnya minta ampun. Apalagi, di pinggiran Semarang, tempat saya tinggal, ada surga belanja tersembunyi yang nggak kalah menarik: Pasar Sendangmulyo Semarang.

Terletak di pusat perumahan jadi alternatif belanja murah bagi kaum rebahan seperti saya

Sebagai seorang ibu, saya paham betul kalau banyak dari kami masih bertahan di pasar tradisional karena harganya yang miring daripada swalayan. Dan, tentu saja, para ibu-ibu ini memilih pasar yang paling dekat dengan rumah supaya lebih gampang. Sayang dong kalau dapat harga miring di pasar, tapi ongkos bensin atau perjalanannya menguras kantong. Terdengar sangat perhitungan memang, tapi di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini, skill perhitungan memang diperlukan.

Itu mengapa, saya lebih memilih ke Pasar Sendangmulyo Semarang daripada ke Pasar Johar dan Pasar Pedurungan yang legendaris itu. Lokasinya yang ada di tengah-tengah perumahan, memungkinkan saya belanja bahan masakan segar tiap hari tanpa repot. Ditambah lagi, saya nggak perlu langsung nyetok banyak belanjaan yang ujungnya bernasib kering atau busuk di pojok kulkas.

Asal tahu saja Pasar Sendangmulyo Semarang letaknya nyempil, tapi isinya lumayan lengkap. Mulai dari bahan makanan mentah, mainan anak, sampai produk fashion sederhana. Bahkan, kalau lagi nggak mood masak, saya bisa dengan mudah mendapat masakan matang untuk langsung disantap atau dibawa pulang. 

Pasar Sendangmulyo benar-benar alternatif yang nyaman buat kaum rebahan yang tetap mau irit seperti saya. Penjualnya ngelapak di sepanjang jalan, serasa belanja di weekend market setiap hari.

Nyaman belanja di Pasar Sendangmulyo Semarang

Keunikan berikutnya dari Pasar Sendangmulyo Semarang yang paling saya suka adalah formatnya. Di sini, para pedagang nggak ditempatkan di dalam kios-kios petak di sebuah gedung besar layaknya pasar tradisional pada umumnya. Sebaliknya, mereka menggelar dagangannya di sepanjang jalanan kawasan Sendangmulyo. Kalaupun ada kios, bentuknya pun terbuka, persis seperti lapak yang dibangun di tepi jalan.

Baca Juga:

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Karakteristik yang mirip pasar tumpah ini semacam angin segar buat orang-orang seperti saya yang kadang mual kalau harus masuk ke gedung pasar tradisional. Sebab, terkadang, gedung pasar yang kurang ventilasi bikin saya gerah. Apalagi ketika aneka bau bercampur jadi satu, tanpa ada pergantian udara yang sehat.

Boleh dibilang, format terbuka ala Pasar Sendangmulyo ini menguntungkan semua pihak. Penjual merasa adil karena setiap lapak punya potensi yang sama untuk dilihat calon pembeli. Sementara bagi pembeli, mereka bisa mondar-mandir di pasar dengan motor atau sepeda tanpa harus lelah berjalan kaki.

Jalanannya juga masih teduh, jadi tetap nyaman sekalipun berkeliling dengan berjalan kaki. Bahkan, kalau hari kerja, pengunjung nggak diwajibkan buat parkir. Sering kali, saya malah berbelanja tanpa harus turun dari motor. Tinggal menghampiri penjual yang dagangannya mau dibeli. Pokoknya, serasa belanja di weekend market setiap hari!

Akhir pekan jadi tempat wisata, healing murah meriah bagi para warga

Bagian paling asyik dari Pasar Sendangmulyo Semarang adalah di akhir pekan, khususnya di hari Minggu. Soalnya, pasar ini otomatis bertransformasi jadi tempat wisata dadakan. Saking padatnya, pengunjung wajib parkir di satu titik yang sudah disediakan. Jalur utama pasar itu benar-benar steril dari kendaraan demi alasan keamanan.

Hebohnya, pengunjung yang datang bukan cuma ibu-ibu yang mau belanja sayur. Bagi para pengunjung Pasar Sendangmulyo, hari Minggu adalah momen kulineran, jalan-jalan, dan cari hiburan murah meriah. Kalau beruntung, pengunjung bahkan bisa naik andong yang lalu-lalang buat berkeliling santai di sekitar kawasan perumahan Sendangmulyo. Inilah yang disebut healing ala warga kompleks yang meski sederhana tapi punya makna.

Pasar Sendangmulyo Semarang adalah bukti kalau hal-hal menyenangkan itu sering kali tersembunyi dan ada di dekat diri sendiri. Sama seperti dengan identitas mal perkotaan saat ini, pasar bukan lagi sekadar tempat transaksi, melainkan juga arena rekreasi. Jadi, jangan melulu melipir ke Pasar Johar yang legendaris itu. Sesekali, coba blusukan ke Pasar Sendangmulyo supaya pengalaman jajan ke pasar tradisional jadi lebih berarti.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Oktober 2025 oleh

Tags: pasarPasar SemarangPasar SendangmulyoPasar Sendangmulyo Semarangpasar tradisionalSemarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Suasana Trans Jateng Trayek Stasiun Tawang-Terminal Bawen Sore Hari, Sebenar-benarnya Neraka di Bumi

Suasana Trans Jateng Trayek Stasiun Tawang-Terminal Bawen Sore Hari, Sebenar-benarnya Neraka di Bumi

1 November 2023
Jalan Solo Purwodadi Siang Memanjakan, Malam Mengancam (Unsplash)

Jalan Solo Purwodadi Dulu Hancur, Kini Lebar dan Aspalnya Halus tapi Justru Menjebak Sekaligus Berbahaya di Kala Malam

22 April 2024
Ilustrasi Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang (Unsplash)

Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang Menyusul Penurunan Muka Tanah di Semarang Utara

18 Agustus 2024
Jurus Kapal Api Bertahan di Tengah Gempuran Bisnis Kopi

Jurus Kapal Api Bertahan di Tengah Gempuran Bisnis Kopi

5 Juni 2022
5 Kuliner Semarang yang Sebaiknya Jangan Dibawa Pulang, Lebih Nikmat Disantap di Tempat (Mojok.co)

5 Kuliner Semarang yang Sebaiknya Jangan Dibawa Pulang, Lebih Nikmat Disantap di Tempat

4 Desember 2024
Disrupsi Angkringan dan Kafe Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga (Unsplash)

Disrupsi Angkringan dan Kafe: Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga

13 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.