Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Para Idol K-Pop Bisa Meneladani Yerin Baek, Si Danilla Versi Korea

Awal Hasan oleh Awal Hasan
30 April 2020
A A
yerin baek korea selatan idol k-pop danilla champagne supernova cover mojok

yerin baek korea selatan idol k-pop danilla champagne supernova cover mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Rekomendasi YouTube konon salah satu misteri terbesar umat manusia. Seperti belum lama ini beranda tiba-tiba menyarankan Yerin Baek saat meng-cover Champagne Supernova-nya Oasis.

ADVERTISEMENT

Untuk Oasis, okelah, meski sebenarnya saya sudah berbulan-bulan tidak nonton mereka di YouTube. Tapi Yerin? Siapa dia?

Hasil browsing kilat menunjukkan bahwa perempuan kelahiran Daejeon, 26 Juni 1997 ini adalah anak asuh JYP Entertainment. Setelah berlatih selama 5 tahun, pada 2012 dia dipasangkan dengan Park Jimin dalam duo 15&.

15& hanya mengeluarkan satu album dan beberapa single sebelum hiatus (vakum) pada 2015. Empat tahun setelahnya kontrak Yerin dan Jimin dengan JYP habis, sehingga keduanya bisa memulai karier solo.

Oke. Sebagai orang yang awam saya cuma bisa manggut-manggut.

Fokus saya kemudian tertuju pada karya dan penampilan solonya di panggung yang membuyarkan imajinasi tentang industri musik Korea (selatan, yang utara lain lagi).

Jika K-pop didominasi RnB, Yerin Baek bermain di area pop yang agak funky serta jazzy. Penampilan live-nya makin segar saat dua tahun lalu ia mendirikan The Volunteers. Personelnya dari band rock indie Bye Bye Bad Man.

Baca Juga:

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

Kebanyakan lagunya menggunakan lirik bahasa Inggris karena ia lama berlatih di Amerika Serikat. FYI, ia dulu dipanggil “gadis jenius” karena talenta vokal dan kemampuannya main piano.

Keputusan Yerin untuk tidak terikat label besar tentu ditujukan agar ia bisa berkarya sesuai passion. Tapi siapa yang menyangka kalau ia sampai mendirikan label rekaman sendiri dengan nama Blue Vinyl? Kurang indie gimana coba?!

ADVERTISEMENT

Yerin Baek tidak memakai dandanan atau make-up yang serba glamor, feminim, juga tidak membawakan joget-joget “cute”. Tampilannya oleh dibilang berseberangan dengan standar girlband pada umumnya, juga personanya selama di 15&.

Misalnya saat mengcover Oasis, Yerin mengenakan celana panjang, tanktop model korset, dan cardigan over-size. Senyumnya lebar, kadang ada momen malu-malu-nervous, kegembiraannya terlihat tidak dibuat-buat.

Di lain waktu ia memakai jeans yang bolong di bagian dengkul. Atau kombinasi kaos dan sepatu Converse. Atau terusan lengan pendek yang memperlihatkan tato kembang di sekujur tangannya.

Betul, tato kembang. Dan tidak cuma satu. Tapi banyak. Jadi maklum ya kalo dia kelihatan seperti Danilla versi Korea.

Atau barangkali ia meniru Amy Winehouse?

Yerin Baek memang dikenal terpengaruh gaya sang musisi asal Britania Raya. EP perdananya, Frank, dinamai persis seperti nama album pertama Amy. Ia berniat menjadikannya sebagai tribute.

Problemnya, jika genre musik kembali ke selera, soal tato ini lebih memancing kontroversi. Polemik ini sekaligus mengingatkan saya pada betapa kejamnya industri musik Korsel.

Industri secara tidak langsung menetapkan standar “gadis baik-baik” di mana Yerin dianggap kurang atau tidak memenuhinya.

ADVERTISEMENT

Bukan hanya soal penampilan, tapi juga loyalitas. Mengutip satu artikel Wow Keren, saat Yerin memutuskan berkarier solo, sebagian netijen menilai kepribadiannya tidak bagus.

Yerin dipandang berkhianat pada rumah yang telah membesarkan namanya. Yerin dianggap pantas untuk dibuang JYP karena menato tubuh, sok ngartis, juga karena memilih untuk berteman dengan sasaeng-nya (penggemar obsesif).

Lah??

Orang pada gak ngerti apa tekanan yang dihadapi seniman kalo “dipenjara” label gede? Apa hubungannya tato dan performa nyanyi? Dan bukannya berteman sama penggemar itu biasa saja serta justru tanda dia engga sok ngartis???

Polemik favorit saya justru saat Yerin masih bernaung di JYP (sumber: KoreaBoo).

Sekitar pertengahan Maret 2017 Yerin menggelar siaran langsung di Instagram. Ada beragam komentar, termasuk beberapa di antaranya yang bernada negatif.

Yerin barangkali sudah terbiasa. Tapi kali itu ia ingin memberi pelajaran pada seseorang yang berulang kali mengirim komentar kurang ajar.

Pada menit ke-8:46 ia melabrak ketabuan yang selama ini dijunjung para idol dengan berkata, “Fuck you too, bitch!”

Hahaha!

Yang lebih mengagetkan, respons sejenis ia ulang lagi di menit ke-15:40. Kali ini ia tujukan kepada seorang komentator yang ia klaim sebagai peretas.

“Don’t hack my account! I’m gonna track you down, and I’m gonna kill you!”

Plok, plok, plok, plok….

Saya ikut bertepuk tangan.

Dan saya yakin sejak detik itu apresiasi orang kepada Yerin akan semakin terbelah: antara cinta, atau benci. Either you love it, or hate it.

Keceplas-ceplosan itu tentu tidak berangkat dari ruang hampa. Pertama-tama Yerin mesti jujur dengan dirinya sendiri, bahwa JYP bukan rumah yang terbaik untuk berkarya serta berkarier.

Jika sudah yakin, memaki di ruang publik pun bisa ia lakukan tanpa beban. Demikian juga berkarier solo di ranah yang non-mainstream, mendirikan rumah rekaman sendiri, mentato tangan, dan lain sebagainya, dan lain sebagainya.

Yerin menjemput kemerdekaan dengan mengacungkan jari tengah pada kultur yang beracun, patriarkis, juga pada para fans yang tidak tahu diri.

Ia berusaha untuk menjadi dirinya sendiri. Sebuah keputusan yang sangat boleh diteladani oleh idol K-pop lainnya.

BACA JUGA Beberapa Kegiatan Aneh yang Dilakukan Siswa di Perpustakaan Sekolah dan tulisan Awal Hasan lainnya. Follow Instagram Awal Hasan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2022 oleh

Tags: danillaK-PopKorea SelatanMusikyerin baek
Awal Hasan

Awal Hasan

ArtikelTerkait

album rilisan fisik mojok

Tren Rilisan Fisik Memang Sudah Tidak Menjanjikan Lagi bagi Musisi

10 Agustus 2020
Alasan Kita Bisa Hafal Lirik Lagu, Meski Jarang Mendengarkannya

Alasan Kita Bisa Hafal Lirik Lagu, meski Jarang Mendengarkannya

12 Maret 2020
Stafaband, Situs Legendaris yang Pernah Mewarnai Masa Remaja Kita Semua terminal mojok

Stafaband, Situs Legendaris yang Pernah Mewarnai Masa Remaja Kita Semua

30 April 2021
Exhuma, Film Horor Korea yang Menampar Sineas Horor Lokal Penjual Gimik, Mitos Agama, dan Jumpscare Murahan

Exhuma, Film Horor Korea yang Menampar Sineas Horor Lokal Penjual Gimik, Mitos Agama, dan Jumpscare Murahan

5 Maret 2024
Membaca Komik Lookism Adalah Membaca Problematika Sosial

Membaca Komik Lookism Adalah Membaca Problematika Sosial

26 Desember 2019
Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award! terminal mojok.co

Fandom Habib Rizieq Memang Layak Menang Best Fandom Award!

12 November 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat Mojok.co

Kuliah di kampus nggak terkenal Universitas Siliwangi Tasikmalaya ternyata nggak buruk-buruk amat

27 Agustus 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Modal 20 ribu rupiah, kamu bisa makan tiga kali sehari di Ngaglik, Jogjakarta

26 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak Mojok.co

5 kesalahan penjual es dawet yang sulit dimaafkan, bikin rasanya kurang enak

27 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.