Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pantai Gajah Kebumen, Tempat Wisata Kebupaten yang Bikin Orang Kota Terheran-heran

Setiawan Muhdianto oleh Setiawan Muhdianto
19 Mei 2025
A A
Pantai Gajah Kebumen, Tempat Wisata Kebupaten yang Bikin Orang Kota Terheran-heran Mojok.co

Pantai Gajah Kebumen, Tempat Wisata Kebupaten yang Bikin Orang Kota Terheran-heran (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai yang disukai anak-anak

Lokasi pantai ini berjarak 25 km dari pusat Kota Kebumen. Suasana yang adem dan asri khas pesisir selatan langsung menyapa begitu masuk dari Jalan Lintas Selatan (JLS). Jalan masuk menuju pantai cukup sempit, masih berupa tanah dan berbelok-belok. Tapi, tenang saja, ada banyak penunjuk arah sehingga mudah diikuti.

Tidak seperti umumnya pantai yang lain, Pantai Gajah cukup unik nan eksotis yang membuat banyak pengunjung suka, terutama anak-anak. Pantai ini memiliki laguna kecil yang terhubung ke laut melalui parit atau sungai kecil. Bagian yang paling menyenangkan bagi anak-anak adalah sungai kecil tersebut dangkal, berair jernih, dan mengalir ke laut. Dengan ceria mereka bisa bermain di laguna maupun parit tersebut dengan aman.

Di muara sungai tersebut juga pantainya datar tidak terjal sehingga relatif aman dari ombak besar. Bahkan, begitu amannya saya bisa mengawasi anak-anak dari jauh. Saya bisa dengan santai duduk sambil menyeruput kopi. Pecel dan mendoan anget pun dengan khusuk saya nikmati. Berbeda ketika pergi ke pantai lain yang berombak besar. Tegang, deg-degan, khawatir selalu menghinggapi ketika menjaga anak-anak mandi di laut.

Hamparan pasir, deburan ombak, lautan biru nan luas merupakan harmoni alam yang menakjubkan. Rutinitas kehidupan ibu kota selama setahun seakan terobati di pantai ini. Angin semilir yang menerpa, teduhnya pohon kelapa dan cemara laut semakin mengajak larut dalam kedamaian.

Tempat wisata yang digarap serius

Saya melihat keseriusan pemangku dan warga desa dalam pengelolaan Pantai Gajah Kebumen. Saat mudik atau berbagai momen liburan lain, promosi dan pengelolaan tempat wisata dilakukan dengan baik. Spanduk, baliho, dan papan petunjuk banyak terpasang di pinggir jalan. Beberapa petugas dari warga desa dengan ramah memberikan petunjuk menuju lokasi pantai. Umbul-umbul pun dengan meriah dipasang sepanjang jalan.

Di lokasi wisata petugas dengan sangat ramah menyambut pengunjung. Pantai dan lokasi parkir pun telah dipersiapkan dengan rapi. Tempat sampah juga telah disediakan di banyak titik. Toilet dan dan tempat bilas pun banyak. Irama musik lagu Jawa dan koplo pun mengalun sepanjang hari.

Sudah menjadi hal yang lumrah ketika lebaran banyak orang memanfaatkan situasi. Beberapa tempat wisata menaikan harga tiket masuk ataupun ongkos parkir. Tapi, hal tersebut tidak akan Anda temui di Pantai Gajah. Bagi saya yang biasa hidup di Jabodetabek, sangatlah murah. Saya puas-puasin makan sekenyangnya.

Beberapa setelah kunjungan saya dan keluarga ke Pantai Gajah Kebumen, harus kami akui wisata semacam itu sulit kami temui di Bogor. Berwisata di Kota Hujan ini perlu waktu dan energi ekstra. Ya bagaimana lagi, menuju tempat wisatanya saja sudah macet, belum lagi tiket masuk dan parkir yang selangit (apalagi di musim liburan). Selah tidak cukup membuat pengunjung kapok, harga makanan, minuman, dan souvenir kadang jadi tidak masuk akal. Liburan tidak jadi sarana healing, tapi malah tambah pening. 

Baca Juga:

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Itu mengapa wisata ke Pantai Gajah Kebumen benar-benar jadi pengalaman baru yang mencengangkan, apalagi bagi orang Bogor seperti saya. 

Penulis: Setiawan Muhdianto
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Transformasi Kebumen, dari Kabupaten Termiskin, kini Diakui Dunia lewat UNESCO Global Geopark

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2025 oleh

Tags: Kebumenpantai gajahpantai gajah kebumen
Setiawan Muhdianto

Setiawan Muhdianto

Pencinta Teh Poci

ArtikelTerkait

Kebumen Jawa Tengah, Kabupaten Paling Miskin Se-Jawa Tengah dengan Kekayaan Alam yang Luar Biasa Mojok

Kebumen Boleh Jadi Kabupaten Paling Miskin Se-Jawa Tengah, tapi Potensi Alamnya Paling Kaya

23 Februari 2024
Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
Hal-hal Menarik yang Ada di Desa Pujotirto Kebumen, Salah Satunya Pohon Jenitri yang Bikin Warga Kaya Raya

6 Bulan setelah Jadi UNESCO Global Geopark, Kebumen Masih Bingung Gimana Cara Jualan Kehebatannya

24 Oktober 2025
Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

Kecap Manis Legendaris Asal Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup

28 Desember 2023
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Bantul, Sebuah Kabupaten yang Terasing dari Kemajuan Jogja. (Unsplash)

Bantul, Sebuah Kabupaten yang Terasing dari Kemajuan Jogja

5 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa
  • 4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.