Panduan Menyusun Skincare Routine untuk Remaja: Cukup 4 Produk

Artikel

Devia Anggraini

Industri kecantikan telah berkembang sangat pesat. Kita bisa lihat semakin banyak orang, khususnya perempuan, semakin aware terhadap tampilan wajah mereka. Kita juga bisa lihat bagaimana dewasa ini semakin banyak merek kecantikan bermunculan, khususnya brand indie, yang datang dengan berbagai konsep dan produk yang memukau.

Banyaknya produk yang tersedia mendatangkan manfaat untuk para konsumen, sebab semakin banyak pilihan tersedia dengan kualitas tokcer dan harga bersaing.

Namun, bagi sebagian orang, pilihan yang bertebaran justru bikin pusing, bingung harus memilih yang mana. Terutama produk kecantikan, seperti skincare, kini sudah begitu banyak. Ada yang disebut cleansing balm, cleansing oil, milk cleanser, face mist, exfoliating toner, hydrating toner, ampoule, serum, essence, moisturizer, spot treatment, clay mask, mud mask, sheet mask, sleeping mask, waaah banyak lah pokoknya.

Khususnya bagi para remaja, hal ini bisa membingungkan. Mencari tahu bagaimana cara menyusun skincare routine untuk remaja yang baik dan memilih produk apa saja yang perlu digunakan juga tidak mudah. Apalagi bila kita berkaca ke para selebgram dan YouTuber kecantikan. Biasanya, para selebgram dan YouTuber sudah memiliki skincare routine yang cukup kompleks. Kemudian sejumlah remaja mungkin bertanya-tanya, apakah aku perlu sebanyak itu?

Nah, izinkan saya membantu teman-teman untuk menjawab pertanyaan itu. Saya punya rekomendasi dan tips tentang bagaimana membuat skincare routine yang cocok untuk remaja. Cocok untuk kulit dan cocok untuk kantung. Mari kita simak bersama-sama.

Bagaimana kulit remaja bekerja

Kulit remaja dan kulit orang dewasa itu berbeda, baik dari segi elastisitasnya dan dari segi kemampuannya beregenerasi. Memahami kemampuan regenerasi kulit sangat penting bagi kita yang ingin mulai memakai skincare.

Sederhananya, maksud dari kemampuan regenerasi kulit adalah kemampuan kulit dalam membuang sel-sel kulit mati di permukaan dan menciptakan lapisan kulit sehat baru untuk menggantikannya. Bila kulit kita kesulitan membuang lapisan kulit mati di atas, pori-pori bisa tersumbat, wajah jadi kusam dan berjerawat.

Kemampuan kulit remaja beregenerasi jauh lebih baik dari pada kulit orang dewasa. Kulit mereka bisa bekerja optimal tanpa bantuan dari luar. Hal ini membuat produk-produk yang dibutuhkan remaja lebih sedikit dari orang dewasa. Sebagai contoh, untuk membantu skin turn over, orang dewasa biasanya membutuhkan bantuan dari exfoliator, baik bersifat fisikal, seperti scrub, atau chemical. Namun, pada usia remaja yang regenerasi kulitnya masih optimal, exfoliator tidak begitu penting.

Baca Juga:  4 Kekeliruan Terkait Skincare yang Dipercaya Selama Bertahun-tahun

Apa saja yang dibutuhkan untuk memulai skincare routine untuk remaja?

Setelah mengetahui bagaimana kulit kita bekerja, pertanyaan berikutnya adalah, skincare apa yang para remaja perlukan? Pertama-tama, buang semua ingatanmu tentang 10 steps Korean skincare, lalu tanamkan pengetahuan baru, yaitu skincare dengan empat produk saja. Iya empat, beneran empat doang. Mudah, bukan?

Untuk remaja, empat produk skincare yang kamu perlukan adalah (1) cleansing oil (kamu juga boleh ganti dengan cleansing balm atau milk cleanser), (2) face cleanser, (3) moisturizer, dan (4) sunscreen.

Apa saja mereka? Mari kita bahas satu per satu.

Cleansing oil fungsinya melunturkan make up, krim sunscreen, debu, serta kotoran dari wajah. Walau produk cleansing oil masih sulit didapatkan di pasar Indonesia, kamu bisa menggantinya dengan milk cleanser atau susu pembersih. Gunakan produk ini hanya setiap malam sebagai tahap pertama dari rutinitas perawatan wajah. Fungsi dari step ini untuk mempermudah membersihkan wajah di step berikutnya.

Mencuci wajah dengan face cleanser adalah tahap berikutnya yang harus kamu lakukan. Pilihlah sabun pencuci muka dengan ph yang rendah, sekitar 5-6, dan tidak meninggalkan rasa kesat atau kering di wajah. Selain itu, salah satu kesalahan yang sering remaja lakukan, yakni mencuci wajah lebih dari dua kali. Kalau kamu merasa perlu mencuci wajahmu di siang hari, hindari mencuci wajah pada pagi hari. Sebagai gantinya, bilas saja wajahmu dengan air sampai minyak sisa semalam luntur.

Setelah itu, selagi wajah masih sedikit lembap, langsung aplikasikan pelembap atau moisturizer. Pelembap di luaran sana sudah banyak, pilihlah yang paling kamu suka. Seperti organ lainnya, kulit juga memerlukan hidrasi yang cukup agar bisa bekerja dengan baik sehingga kamu perlu pelembap. Perlu diingat, jangan skip moisturizer walau wajahmu berminyak. Sebagai gantinya, pilih pelembap yang berbentuk jel agar tidak terlalu berat.

Terakhir, gunakan sunscreen setiap pagi, minimal SPF 30. Sunscreen berfungsi menangkal sinar UV A dan UV B ke kulitmu. Efek tidak menggunakan sunscreen bisa beragam, mulai dari kulit terbakar, munculnya jerawat, sampai penuaan dini.

Baca Juga:  Pengalaman Saya Sekolah di SD yang Punya 6 Musim

Jadi urutannya, pada pagi hari kamu bisa mencuci mukamu atau basuh saja dengan air, lalu gunakan pelembap dan sunscreen. Kamu juga bisa menggabungkan pelembap dan sunscreen-mu dalam satu produk untuk membuatnya lebih simpel. Kemudian pada malam hari kamu perlu gunakan milk cleanser, face cleasnser dan tutup dengan pelembap. Mudah bukan?

Daftar produk skincare yang belum diperlukan remaja

Lalu bagaimana dengan toner, serum, dan lainnya? Toner, serum dan kawan-kawannya hanyalah pelengkap, khususnya untuk mereka yang memiliki masalah kulit seperti melambatnya regenerasi kulit. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kulit remaja secara umum belum membutuhkan banyak produk karena kerja kulitnya masih optimal.

Tapi jika kamu memang memiliki keluhan khusus seperti jerawat, kamu bisa menggunakan obat totol jerawat sebagai tambahan selama jerawat masih ada. Begitu sudah kempes, silakan kembali lagi pada skincare routine dengan empat produk tadi.

Namun, bila kamu memiliki keluhan yang lebih kompleks, alangkah lebih baiknya bila kamu menemui dokter kulit langsung agar mendapatkan perawatan yang lebih tepat.

Pada intinya, skincare untuk remaja tidak perlu terlalu ribet. Kalau mau ngikutin paket skincare selebgram yang seabrek, selain tidak cocok dengan kondisi kulit remaja, kemungkinan tidak cocok pula dengan kondisi kantungnya. Gunakan empat produk saja, lalu seiring berjalannya waktu, semakin kamu dewasa, kamu boleh memperkenalkan produk baru secara bertahap.

Kulitmu itu juga merupakan organ yang cerdas. Dia sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika masalah muncul. Menjaga pola hidup yang sehat seharusnya sudah cukup untuk menjaga kulitmu agat tetap optimal. Selamat mencoba!

BACA JUGA 4 Kesalahan Skincare Routine Para Selebgram dan YouTuber yang Harus Segera Dihentikan dan tulisan Devia Anggraini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
19


Komentar

Comments are closed.