Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Panduan Memasak Indomie dengan Metode Pop Mie: Cocok buat Kaum Mager Sekalian!

Muhammad Ramadhani Suryolaksono oleh Muhammad Ramadhani Suryolaksono
17 Februari 2021
A A
Panduan Memasak Indomie dengan Metode Pop Mie: Cocok buat Kaum Mager Sekalian! terminal mojok.co

Panduan Memasak Indomie dengan Metode Pop Mie: Cocok buat Kaum Mager Sekalian! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah pernah masak Indomie dengan cara bikin Pop Mie? Jangan segan-segan untuk mencobanya!

Indomie memang selalu identik dengan anak kos, akhir bulan, dan dompet yang tipis. Namun,  bukan berarti anak rumahan yang dompetnya tebal tidak boleh makan Indomie, kan? Menurut saya, Indomie adalah salah satu pemersatu bangsa, selain link bokep, tentu saja. Tidak peduli kita berasal dari kelas ekonomi yang mana, tetap saja Indomie seleraku.

Sebagai anak rumahan yang dompetnya tidak tebal-tebal amat, saya juga suka sekali dengan Indomie. Tidak peduli awal bulan atau akhir bulan, kalau saya lagi pengin makan Indomie, ya makan aja. Walaupun saya masih sadar diri untuk tidak makan indomie lebih dari tiga kali atau tiga porsi dalam seminggu. Selain untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan saya, hal itu juga berguna untuk menghindari amarah ibu saya.

Sepanjang perjalanan saya menikmati kelezatan Indomie, saya sudah beberapa kali mencoba metode memasak yang berbeda dengan yang dituliskan di bagian belakang bungkusnya. Dari beberapa cara tersebut, salah satu yang sampai saat ini masih menjadi andalan saya adalah memasak Indomie menggunakan metode memasak Pop Mie. Lah, memang bisa? Bisa, kok. Sini saya coba terangkan caranya.

Sebagaimana kita tahu, memasak Pop Mie tidak memerlukan kompor. Hal inilah yang membuat saya tertarik dengan metodenya karena terlihat cukup ringkas dan tidak ribet. Barang yang dibutuhkan hanyalah wadah (bisa mangkuk kaca yang agak lebar atau rantang), air panas, piring, sebuah sendok, dan tentu saja sebungkus Indomie dengan varian favorit kalian. Setelah semua alat dan bahan itu tersedia, berulah kita bisa memulai eksperimennya hehe.

Mula-mula, kita buka bungkus Indomie-nya. Keluarkan bumbu lalu masukkan mie ke dalam wadah yang sudah disediakan. Setelah dimasukkan, tambahkan air panas hingga cukup untuk merendam mi tersebut. Kemudian, sebagaimana cara kita memasak Pop Mie, kita perlu menutupnya. Di sini kita bisa menutup wadah tersebut menggunakan piring dan tunggu kurang lebih 5-7 menit. Kalau sedang malas, sebenarnya tidak masalah jika mi didiamkan saja. Namun, terkadang saya merasa perlu untuk membalik mi-nya agar tekstur empuknya lebih merata.

Waktu menunggu selama 5-7 menit biasanya saya gunakan untuk membuka dan menuangkan bumbu ke atas piring yang saya gunakan untuk menutup wadah tersebut. Lantaran nantinya, piring itu juga yang akan saya gunakan untuk makan. Ketika tekstur mi dirasa sudah cukup empuk, kalian bisa meniriskan mi tersebut dari wadah dan mencampurkannya dengan bumbu yang ada di piring. Daaan, tadaaa, satu porsi Indomie siap disantap.

Kalau diingat-ingat, dulu saya menemukan cara ini ketika sedang malas. Waktu itu, saya ingin membuat Indomie, tapi gas di kompor habis. Lantaran malas mengganti gas, apalagi waktu itu juga tengah malam, saya memutuskan untuk memakai air panas yang ada di dalam termos. “Halah, palingan juga bisa. Buktinya Pop Mie juga bisa. Toh, saya yakin, air dalam termos juga punya energi panas yang cukup untuk melunakkan mi. Walaupun panasnya tidak bisa konstan sebagaimana jika kita memasak dengan kompor,” kira-kira begitu analisis teknis saya.

Baca Juga:

Saya Sudah Mencoba Resep Indomie Goreng Dicampur Indomie Ayam Bawang dari King Aloy, dan Rasanya Biasa Saja

Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Namun, ternyata faktanya tidak semudah dan sesempurna itu. Saya menduga karena ketebalan mi Indomie lebih besar daripada Pop Mie, membuatnya lebih sulit melunak. Durasi 5-7 menit itu saran terbaik dari saya karena jika lebih dari itu, ukuran mi akan menjadi cukup besar walau memang menjadi lebih lunak. Dan jika kurang dari itu, tekstur mi masih cukup keras. Ya, walaupun pada akhirnya semua sesuai selera masing-masing, sih. Namun, saya yakin apa pun selera kita, tetap saja Indomie seleraku. Selamat mencoba, ya!

BACA JUGA Pop Mie Nasi Adalah Inovasi Mi Instan Paling Nggak Penting yang Pernah Ada dan tulisan Muhammad Ramadhani Suryolaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2021 oleh

Tags: indomiepop mie
Muhammad Ramadhani Suryolaksono

Muhammad Ramadhani Suryolaksono

Sudah bukan mahasiswa, tapi masih suka baca.

ArtikelTerkait

mie instan warkop

Inilah Alasan Mengapa Mie Instan Warkop Lebih Nikmat Dari Pada Mie Instan Rumahan

29 Agustus 2019
Pop Mie Nasi Adalah Inovasi Mi Instan Paling Nggak Penting yang Pernah Ada terminal mojok.co

Pop Mie Adalah Teman Perjalanan Jauh yang Hakiki

30 Desember 2019
3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian (Unsplash)

3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian

8 Desember 2024
Indomie Goreng Rasa Kuah, Mi Instan Ambigu yang Nggak Laku

Indomie Goreng Rasa Kuah, Mi Instan Ambigu yang Nggak Laku

4 Oktober 2023
supermi, Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!

Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!

11 November 2019
Pop Mie Pangsit Jontor, Nggak Sukses Bikin Bibir Jadi Jontor Terminal Mojok

Pop Mie Pangsit Jontor, Nggak Sukses Bikin Bibir Jadi Jontor

5 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

Jangan Ngaku Pengusaha Hebat kalau Belum Sukses Jualan di Semarang!

7 Januari 2026
5 Hal yang Bisa Dibanggakan Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Kota Bandung meski Tata Kelolanya Buruk dan Transportasi Umumnya Tidak Layak

6 Januari 2026
Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

8 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.