Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Panduan Memahami Istilah-istilah yang Biasa Dipakai dalam Komunitas Pencinta Kucing

Aminah Sri Prabasari oleh Aminah Sri Prabasari
2 September 2021
A A
Panduan Memahami Istilah-istilah yang Biasa Dipakai dalam Komunitas Penyayang Kucing
Share on FacebookShare on Twitter

Saya ikut komunitas pencinta kucing mulai tahun 2012 dan pernah menjadi admin salah satu grupnya di Facebook. Hal pertama yang saya sadari ketika bergabung dengan komunitas pencinta kucing adalah istilah yang khusus dan biasanya hanya diketahui oleh animal lovers yang aktif di media sosial.

Awalnya saya bingung tiap kali menyimak postingan orang-orang. Namun, lama-lama saya paham dan terbiasa lantaran anggota komunitas lainnya berbaik hati memberi tahu. Beberapa istilah yang umum dipakai di komunitas pencinta kucing, di antaranya sebagai berikut:

Istilah #1 onty dan ongkel

Istilah pertama ini berasal dari kata “aunty” dan “uncle”, sebutan akrab untuk sesama pencinta kucing. Tiap kali ada yang posting foto kucing kesayangan, mendapat komentar positif, maka akan dijawab, “Terima kasih, onty.” Orang yang posting memposisikan dirinya sebagai orang tua kucing, mengucapkan terima kasih pada orang baik hati yang berkomentar positif. Sama seperti ketika anak atau bayi manusia dipuji, orang tuanya akan bilang, “Terima kasih, Tante.”

Istilah #2 pawrent

Senada dengan onty dan ongkel, pawrent merupakan semacam pernyataan bahwa kucing sudah dianggap seperti anak sendiri. Orang tua bagi anak manusia disebut “parent”, kalau anaknya berupa kucing jadinya “pawrent”. Pawrent adalah istilah lain dari pet owner atau pemilik hewan peliharaan.

Istilah #3 stray

Alih-alih menyebut “kucing jalanan” atau “kucing terlantar”, orang-orang di komunitas pencinta kucing lebih suka kata “stray”. Mungkin karena lebih praktis, cukup ketik satu kata.

Istilah #4 adopsi dan adopter

Adopsi adalah kegiatan mengadopsi, sementara adopter adalah orang yang mengadopsi. Terkadang ada yang menulis “open adopt” pada caption foto kucing yang ditawarkan di komunitas untuk diadopsi. Istilah ini sering rancu dengan kegiatan jual-beli kucing. Breeder (peternak kucing) memakai kata adopsi, padahal maksudnya ditawarkan untuk dijual, “Lepas adopt, ganti uang susu, 500 ribu.” Hal itu dilakukan breeder untuk soft selling, yah strategi jualan. Jangan beli, ya. Adopsi saja kucing yang terlantar di jalanan atau ditawarkan di grup, Mylov.

Istilah #5 foster

Sebelum diadopsi, biasanya ada pencinta kucing yang bersedia menampung sementara sebagai orang tua asuh, kegiatan ini disebut foster. Kucing tidak selalu dalam kondisi siap diadopsi setelah ditemukan, diambil, atau diselamatkan. Ada kalanya si kucing berada dalam kondisi kesehatan buruk, masih harus diberi susu tiap 2-3 jam, terluka, trauma, atau belum terbiasa hidup di dalam rumah.

Foster membantu kucing supaya siap diadopsi dan menjadi bagian dari keluarga. Foster juga dilakukan untuk mengamankan kucing sementara jika membiarkan kucing di luaran atau berkeliaran (misalnya ada ancaman meracun/membuang kucing di suatu perumahan, ada abuser, dan sebagainya) dianggap berbahaya.

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Istilah #6 steril

Steril atau sterilisasi adalah operasi pengangkatan organ reproduksi agar kucing tidak dapat berkembang biak. Pada jantan disebut dengan kastrasi/orchiectomy, sedangkan pada betina disebut ovariohysterectomy (OH). Tapi ada juga penyelenggara steril subsidi—diselenggarakan oleh komunitas dan dokter hewan dengan biaya lebih murah dari klinik—yang menyebut “steril” untuk betina dan “kastrasi/kebiri” untuk jantan. Sama saja ya, Mylov.

Steril, selain bisa mengontrol populasi, sangat bermanfaat untuk kesehatan kucing jangka panjang. Tak perlu khawatir zalim pada kucing, setelah disteril kucing masih bisa kawin, kok. Dan pastikan steril di tempat yang terpercaya, jangan gara-gara tergiur biaya murah lalu menyesal karena dilakukan secara abal-abal dan membahayakan nyawa kucing.

Istilah #7 TNR

TNR adalah “trap, neuter, release” atau bisa juga “trap, neuter, return”. Jadi kucing jalanan dan terlantar ditangkap, disteril, kemudian dilepas di tempat aman atau dikembalikan ke tempat semula. TNR dilakukan untuk mengontrol populasi kucing jalanan dan terlantar. Ketimbang melakukan kejahatan seperti membuang kucing (atau memisahkan induk dengan bayinya), meracun kucing, atau tindakan lain yang menyakiti, TNR adalah solusi dan tindakan terbaik.

Anti-steril karena menganggap tindakan tersebut dosa? Tidak apa-apa, namun pastikan kamu punya makanan cukup untuk kucing di sekitarmu dan pastikan tidak ada animal abuse akibat ada tetangga merasa terganggu dengan jumlah kucing yang membludak.

Istilah #8 street feeding

Setelah TNR, langkah selanjutnya adalah street feeding. Atau dibalik pun bisa, street feeding dulu baru kemudian cicil TNR. Tanpa TNR, street feeding bisa sangat melelahkan untuk fisik dan mental karena jumlah kucing terus bertambah dan bisa saja dalam perjalanannya nanti mendapat protes dari warga sekitar. Street feeding adalah kegiatan memberi makan kucing jalanan dan terlantar.

Istilah #9 (animal) shelter

Shelter adalah tempat penampungan (hewan terlantar). Pemilik shelter ini kalau di dunia perkucingan, levelnya sudah jauh melebihi pencinta kucing pada umumnya. Mereka mendedikasikan diri menyelamatkan dan merawat kucing yang membutuhkan pertolongan. Meski menerima donasi, sering kali pemilik shelter juga harus mengeluarkan uang dari kantong pribadi. Shelter yang baik dan terpercaya biasanya berbentuk yayasan, menyelamatkan dan merawat kucing dengan profesional dan dibantu klinik/dokter hewan, serta berkomitmen mengontrol populasi.

Istilah #10 hoarder

Hoarder ini bolehlah disebut sebagai pencinta kucing yang tersesat. Hoarder mengumpulkan banyak sekali kucing di satu tempat, tapi tidak memikirkan kesejahteraan kucing-kucing tersebut. Pada banyak kasus di komunitas kucing, hoarder sering kali berawal dari (cat) rescuer yang tak sanggup menahan diri, entah karena mendapat popularitas sebagai rescuer atau karena keenakan menerima donasi.

Namun, bisa juga hoarder berproses dari seorang pencinta kucing yang tidak mensteril kucing-kucingnya kemudian beranak-pinak tak terkendali dan kesulitan memberi makan serta pengobatan (jika sakit).

Bergabung dengan komunitas pencinta kucing itu sangat menyenangkan. Selain bisa menikmati foto dan video kucing para anggotanya, kita bisa berbagi atau belajar pengetahuan dan pengalaman merawat kucing. Informasi tentang steril subsidi atau kegiatan steril murah dari Puskeswan setempat biasanya juga disebar lewat komunitas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2021 oleh

Tags: istilahkomunitas pencinta kucingKucing
Aminah Sri Prabasari

Aminah Sri Prabasari

Perempuan yg merdeka, pegawai swasta yg punya kerja sambilan, pembaca yg sesekali menulis. Tertarik pada isu gender, politik, sosial dan budaya.

ArtikelTerkait

Kucing Tak Hanya Hewan Peliharaan, bagi Petani, Kucing Adalah Pahlawan

Kucing Tak Hanya Hewan Peliharaan, bagi Petani, Kucing Adalah Pahlawan

5 September 2024
44 Istilah Dunia Perkuliahan yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru Terminal mojok

44 Istilah Dunia Perkuliahan yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru

12 Maret 2022
10 Istilah Sakit dalam Bahasa Jawa yang Biasa Dijumpai Sehari-hari Terminal Mojok

10 Istilah Sakit dalam Bahasa Jawa yang Biasa Dijumpai Sehari-hari

22 September 2022
Istilah Duduk dalam Bahasa Jawa yang Sering Bikin Bingung, Mulai dari Lungguh sampai Ongkang-ongkang

Istilah Duduk dalam Bahasa Jawa yang Sering Bikin Bingung, Mulai dari Lungguh sampai Ongkang-ongkang

3 Maret 2024
30 Istilah Mobile Legends yang Harus Kamu Ketahui

30 Istilah Mobile Legends yang Harus Kamu Ketahui

12 Februari 2022
membuang kucing di pasar

Membuang Kucing di Pasar, Cara Pecundang Lari dari Tanggung Jawab

11 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.