Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Pandemi Adalah Saat Paling Tepat untuk Daftar Universitas Terbuka

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
27 Oktober 2021
A A
Pandemi Adalah Saat Paling Tepat untuk Daftar Universitas Terbuka terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Sama seperti orang lain yang kepo dengan almamaternya, saya juga sering kepo dengan Universitas Terbuka, tempat saya kuliah dulu. Bagaimana UT sekarang? Hal baru apa yang ada di sana? Masihkah UT sama seperti UT yang saya kenal 5 tahun lalu? Maklum, biasanya kan tempat kita menuntut ilmu mendadak keren justru setelah kita lulus. Yang tadinya nggak punya lapangan basket, tiba-tiba punya. Yang tadinya gersang kerontang kek hati, ehhh, setelah kita lulus mendadak punya taman!

Nah, kebetulan, teman satu ruangan saya ada yang masih kuliah di UT. Dari dialah saya sering dengar kabar-kabar terbaru seputar UT. Dan dari hasil obrolan dengan dia selama ini, saya jadi makin mantap menyebut bahwa pandemi, seperti saat ini, adalah waktu terbaik untuk daftar ke UT.

Lho, kok bisa?

Pertama, perkuliahan masih online. Sekarang sa tanya. Jika perkuliahan sama-sama masih online, yang satu harganya terjangkau sedang yang satunya lagi seharga jual sawah, kalian pilih mana? Yang harga terjangkau, bukan?

Soal status, akreditasi, kualitas, dan fafifu lainnya, nggak usah khawatir. Lha wong Universitas Terbuka ini universitas negeri yang terakreditasi B, og. Bahkan beberapa program studinya sudah terakreditasi A.

Selain itu, Universitas Terbuka ini mbah buyutnya sistem pembelajaran online. Jadi sudah khatam soal daring-daringan, bukan semata-mata mendadak daring gara-gara serbuan pandemi.

Kedua, gampang cari nilai. Wait, bukannya cari nilai di UT itu susah, ya? Kok?

Begini. Sebelum pandemi, Universitas Terbuka memang dikenal sebagai universitas yang adil banget kalau kasih nilai. Nilai segitu, ya, segitu. Jangan harap bisa dikatrol via martabak. Memang mau dikirim ke mana martabaknya? Jangankan alamat, wujud rupa bapak ibu dosennya saja, cuma bisa lihat di foto profil doang.

Baca Juga:

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Mau nyontek saat UAS? Jangan harap. Tanpa perlu berkostum ala Pink Soldier ala Squid Game, pengawas UAS UT sudah cukup bikin ciut nyali. Dalam satu ruangan terdiri atas mahasiswa dari prodi yang berbeda pula! Bisa-bisa, kamu hanya satu-satunya mahasiswa di Prodi-mu yang ujian di ruangan tersebut.

Ditambah, pengoreksian lembar jawaban UAS ini menggunakan sistem komputer, yang bisa mendeteksi jika ada mahasiswa yang melakukan kecurangan. Auto dapat E!

Itu sebabnya beberapa tahun silam tiap kali ada penerimaan CPNS, ada banyak lulusan UT yang mengeluh di forum. Mereka mengeluh karena tidak bisa ikut CPNS gara-gara IPK-nya yang tidak mencapai angka minimal saat itu, 3.00. Karena ya itu tadi, dapat nilainya susah.

Tapi itu dulu. Sejak pandemi, berhubung ada larangan untuk berkerumun, maka UT melakukan penyesuaian terhadap teknis pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).

Sebelumnya, UAS UT dilaksanakan di SMA atau SMK yang telah ditunjuk. Kalau saat ini, UAS dilaksanakan dengan sistem THE (Take Home Examination). Mahasiswa cukup mengerjakan soal ujian di rumah, lalu lembar jawab difoto dan diupload. Bentuk soalnya pun berubah. Dari yang semula pilihan ganda, jadi soal esai.

Perubahan sistem ini jelas menguntungkan. Harapan untuk dapat nilai tinggi di UT, bukan lagi mimpi. Terbukti, kawan saya yang sebelum pandemi IP-nya standar-standar saja, begitu ujian menggunakan sistem THE, IP-nya meroket. Cukup butuh satu tiupan kecil saja, IP-nya di semester 5 ini jadi IP yang sempurna alias 4. Luar biasa!

“Mumet juga kali, Mbak, dosennya kalau harus ngoreksi tulisan tangan mahasiswa yang segitu banyaknya,” begitu kata kawan saya.

Iya, sih, iya.

Jadi, kapan, nih, kamu mau daftar UT? Mumpung ujiannya masih pakai sistem THE, loh. Yang penting jangan lupa aktif saat diskusi dan on-time mengerjakan tugas. Ngerjakan THE doang, tapi nggak pernah kirim tugas, ya, sama aja bohong. Emangnya UT itu punya mbahmu??!

Sumber Gambar: Unsplash.com

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2021 oleh

Tags: pandemiujianuniversitas terbuka
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Tips Buat Kalian yang Berencana Bikin Rumah di Masa Pandemi Terminal Mojok

4 Tips Buat Kalian yang Berencana Bikin Rumah di Masa Pandemi

4 Januari 2021
Chef Arnold Bagi Tips Memulai Bisnis Kuliner di Masa Pandemi MOJOK.CO

Chef Arnold Bagi Tips Memulai Bisnis Kuliner di Masa Pandemi. Apa Aja?

6 Agustus 2020
Universitas Terbuka, Tempat Kuliah yang Cocok untuk Milenial dan Gen Z

7 Kesulitan Menempuh Pendidikan di Universitas Terbuka yang Wajib Dipertimbangkan Calon Mahasiswa

10 Januari 2024
laporcovid-19 vaksinasi covid-19 vaksin nusantara indonesia lepas pandemi ppkm vaksin covid-19 corona obat vaksin covid-19 rapid test swab test covid-19 pandemi corona MOJOK.CO

Daripada Bikin Janji Indonesia Lepas Pandemi, Mending Pemerintah Instropeksi Dulu

19 Februari 2021
5 Kemungkinan yang Bikin Pak Jokowi Nggak Turun Langsung Pimpin Penanganan Covid-19 terminal mojok.co

5 Kemungkinan yang Bikin Pak Jokowi Nggak Turun Langsung Pimpin Penanganan Covid-19

17 Juli 2021
Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

Lolos Ujian SIM Tanpa Calo, Bangganya di Mana?

25 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi Mojok.co

Bukit Menoreh, Tempat Wisata Kulon Progo yang Bikin Kapok untuk Kembali Lagi

22 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun
  • Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga
  • Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik
  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.