Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Organisasi Mahasiswa di Bangkalan Madura Tak Mungkin Melawan Oligarki, Mereka Sudah Sibuk Melawan Teman Sendiri

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
9 September 2024
A A
Organisasi Mahasiswa di Bangkalan Madura Tak Mungkin Melawan Oligarki, Mereka Sudah Sibuk Melawan Teman Sendiri

Organisasi Mahasiswa di Bangkalan Madura Tak Mungkin Melawan Oligarki, Mereka Sudah Sibuk Melawan Teman Sendiri (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak usah sok-sokan ingin merobohkan oligarki

Menjadi oposisi bagi pemerintah yang nggak becus adalah khittah gerakan mahasiswa. Tapi, kalau gerakan mahasiswanya kaya di Bangkalan Madura nggak usah sok-sokan mau jadi oposisi. Saya yakin 100 persen, kalian akan gagal menjadi oposisi yang baik bagi pemerintah.

Ya, coba saja kalian bayangkan. Kalian mau menyerang oligarki 15 partai politik yang sedang bersatu, tapi timmu sendiri lebih memilih pecah dan saling senggol. Belum lagi, situ juga nggak mau bersatu dengan tim tetangga karena masalah gengsi.

Saya tahu kalian merasakan sendiri. Sebab, setiap kali ada demonstrasi di Bangkalan Madura, selalu saja aksinya kubu-kubuan. Makanya, saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa oposisi kalian gagal total!

Oligarki ketawa melihat ormek seperti ini

Ketika organisasi mahasiswa pecah tak ada yang diuntungkan kecuali para pejabat. Mereka lebih merasa aman, sebab oposisi yang paling ditakuti mereka, yakni mahasiswa, sudah rusak. Sebaliknya, ormek-ormek ini lebih besar kemungkinan untuk njilat-njilat kepada mereka. Alasannya, karena mereka mengejar pengakuan diri, kubu/ketua mana yang diakui oleh pejabat.

Yang tadinya ormek dibentuk untuk melawan pemerintah, eh di Bangkalan Madura malah jadi penyembah.

Saya yakin pejabat pemerintah hanya ketawa-ketawa di kantor mereka. Sebab, kondisi seperti ini memang diharapkan oleh mereka. Dengan pecahnya gerakan mahasiswa, beban oposisi pemerintah lebih ringan. Karena mahasiswanya sudah sibuk bikin taktik politik untuk melawan antar pengurus daripada mengkaji kebijakan pemerintah yang nggak becus. Dungu dungu!

Solusinya adalah bubarkan, nggak usah ada organisasi kayak gitu di Bangkalan

Saya rasa tidak ada harapan lagi ormek di Bangkalan Madura akan menjadi lebih baik. Jalan satu-satunya yang bisa diambil adalah bubarkan semua ormek. Ormek sudah kusut dan tidak relevan lagi dijadikan sebagai gerakan mahasiswa. Kita butuh ide gerakan baru yang benar-benar menjadi pengawal kenierja pemerintah.

Saya sangat serius dengan argumen ini. Sebab, permasalahan yang ada di ormek sudah terstruktur kokoh. Gaya pengkaderan, pelatihan, agenda perkopian, hubungan senior-junior, dan semua dimensinya telah menstruktur demikian. Sangat sulit untuk menjadi lebih baik. Makanya saya bilang solusinya adalah bubarkan.

Baca Juga:

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

Saya tidak menyangkal bahwa awal kehadiran HMI dan PMII di Indonesia memang sangat dibutuhkan awalnya. Tapi, gerakan tersebut saat ini, terlebih jika melihat apa yang terjadi di Bangkalan, sudah sangat tidak relevan. Gerakannya bukan lagi kembali pada rakyat, tapi sibuk menjilat pada pejabat. Fenomena ini pula yang membuat perkembangan bangsa kita sangat susah, sebab tidak ada kelompok oposisi yang serius melawan pemerintah. Sekian!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Musuh Terbesar Organisasi Ekstra Kampus Adalah Kadernya Sendiri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 September 2024 oleh

Tags: BangkalanHMImaduraMahasiswaorganisasi ekstraPMII
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

guru tk jurusan pendidikan sekolah murid siswa mojok

4 Alasan Sebaiknya Kamu Jangan Masuk Jurusan Pendidikan

4 Mei 2020
Sisi Terang Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura yang Jarang Disadari Banyak Orang Mojok.co

Sisi Terang Kuliah di Universitas Trunojoyo Madura yang Jarang Disadari Banyak Orang

16 Mei 2025
Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi mahasiswa gap year

Gap Year Dianggap Buang Waktu padahal Tujuannya untuk Mengumpulkan Amunisi

20 Mei 2024
4 Pertanyaan Jebakan Saat Sidang Skripsi yang Bisa Memengaruhi Kelulusan Mahasiswa, Berikut Kisi-kisinya biar Nggak Salah Ucap!

4 Pertanyaan Jebakan Saat Sidang Skripsi yang Bisa Memengaruhi Kelulusan Mahasiswa, Berikut Kisi-kisinya biar Nggak Salah Ucap!

22 September 2024
Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Ingat Ada Revisi Mojok.co

Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Revisinya Belum Tentu Lancar 

24 Oktober 2023
Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang_ Pulang terminal mojok

Mengungkap Budaya Kental Mahasiswa Asal Magelang: Pulang

5 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.