Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Nostalgia TTS, Permainan Asah Otak yang Bikin Kita Sering Bertanya

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
15 Juni 2020
A A
merindukan nostalgia TTS teka teki silang di koran mojok.co

merindukan nostalgia TTS teka teki silang di koran mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Dari sekian banyak permainan asah otak yang pernah diciptakan, saat ini saya betul-betul merindukan teka-teki silang (TTS) yang pernah sangat populer hingga awal 2000-an.

Biasanya, TTS ada dan terselip di suatu rubrik pada media cetak seperti koran. Namun, dalam perkembangannya, TTS dibuat juga dalam bentuk buku dengan berbagai segmentasinya. Ada yang untuk anak-anak sampai remaja, dewasa, maupun orang tua, dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Mudah, sedang, dan sulit. Ada juga yang membagi dalam berbagai rubrik, seperti olahraga, sosial budaya, politik, otomotif, dan lain-lain.

Pertemuan saya dengan TTS kali pertama terjadi sewaktu SD. Kala itu, saya sedang melihat-lihat koran yang Bapak baca. Pada koran tersebut terdapat sedikit halaman yang tidak begitu besar, lalu ada belasan soal/pertanyaan, lengkap dengan banyak kotak-kotak secara vertikal dan horizontal yang menjadi ciri khasnya.

Sewaktu SD, saya sering membeli buku TTS yang sampulnya diisi foto-foto artis Indonesia ternama, seperti Diana Pungky, Jihan Fahira, Dian Nitami, atau Paramitha Rusady. Kendalanya, karena ada beberapa foto artis yang posenya kurang cocok untuk dilihat oleh anak SD, kala itu saya sering ditegur oleh ibu.

Mungkin karena buku TTS isinya mirip-mirip antara satu terbitan dengan terbitan lain, model promosinya dibuat dengan mengandalkan foto artis di sampul. Pada TTS, kita benar-benar bisa bilang menghakimi dari sampul itu benar adanya.

Bagi saya, TTS termasuk permainan dengan keseruan tersendiri. Bikin gemes sekaligus geregetan. Sering sekali muncul pertanyaan yang tidak terduga dan dengan wawasan yang terbatas, kita nggak tahu harus mengisi dengan jawaban apa.

Sebelum internet populer, soal TTS yang sulit menjadi tantangan bagi orang yang memainkannya. Sebab, jika satu baris belum terisi, kita akan kesulitan untuk menemukan jawaban di baris kotak lainnya. Dan pada masanya, cara seseorang yang sedang bermain TTS untuk mendapatkan jawaban yang tidak diketahui pun terbilang unik. Pertama, bertanya langsung kepada siapa pun atau orang terdekat yang dianggap punya wawasan luas. Kedua, bisa dengan cara membaca buku, jika ada dan sesuai dengan temanya.

Kalau sudah mentok, saya yang kala itu masih SD selalu bertanya ke Bapak jawaban apa yang tepat untuk mengisi beberapa kotak yang ada. Dan Bapak selalu bisa menjawab apa yang saya tanyakan. Tidak seperti sekarang. Rasa-rasanya keseruan dan antusiasme dalam mengisi TTS bisa jadi berkurang ketika ada Google. Sebab, saya atau mungkin sebagian orang di luar sana, ketika sudah mentok dan tidak tahu suatu jawaban ketika bermain TTS, akan dengan mudah menemukan jawabannya via Google. Dan malah jadi ketergantungan. Semacam cheat untuk mengisi TTS.

Baca Juga:

Shopee Cocoki, Permainan Paling Bikin Emosi Sekaligus Ketagihan di Aplikasi Shopee

Shopee Tebak Kata, Permainan Nggak Jelas di Aplikasi Shopee yang Bikin Bingung

Itu kenapa, sebagian orang menganggap, di masa sekarang, mengisi TTS adalah hal yang membosankan dan kurang kerjaan. Sebab, beberapa di antaranya berpikir, saat ini sudah ada Google. Kalau nggak tahu jawabannya ya tinggal googling. Sedikit-sedikit googling, lama-lama pas nggak tahu jawabannya, bisa googling semuanya. Terus, ngapain main ya?

Mengerjakan TTS disebut punya sejumlah manfaat yang baik untuk merangsang kerja otak dan pikiran. Seperti jadi tidak cepat pikun dan mempertajam ingatan jangka pendek.

Walau bukunya sudah jarang dijual, TTS masih bisa dimainkan lewat aplikasi hape. Saya pernah mencoba melakukan hal tersebut dan memainkannya kembali untuk sekadar bernostalgia. Namun, rasanya beda. Sensasinya juga beda. Ternyata, mengerjakannya melalui buku, lalu jawaban ditulis menggunakan pulpen atau pensil lebih menyenangkan.

Dan sepertinya, saya harus segera membeli TTS versi buku. Di toko buku terdekat juga ada, kok. Lumayan, untuk ngisi waktu luang sekaligus mengasah otak dan tes wawasan.

BACA JUGA Asal Tahu Saja, Kehadiran dr. Reisa Broto adalah Pertanda Buruk dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2020 oleh

Tags: gamespermainanteka-teki silangTTS
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Kidzooona Pakuwon Mall, Playground Terbaik di Jogja

Kidzooona Pakuwon Mall, Playground Terbaik di Jogja

22 Juni 2023
nostalgia 10 game permainan gamehouse masa kecil mojok.co

Menolak Lupa pada 10 Permainan GameHouse yang Mewarnai Masa Kecil Kita

21 September 2020
PS-5 Memang Bergengsi, tapi Kenangan PS-1 dan PS-2 Tak Bisa Terganti terminal mojok.co

PS-5 Memang Bergengsi, tapi Kenangan PS-1 dan PS-2 Tak Bisa Terganti

5 November 2020
Jadilah Impostor Sukses nan Menyebalkan di Game Among Us game fitnah game perusak pertemanan terminal mojok.co

Jadilah Impostor Sukses nan Menyebalkan di Game Among Us

21 September 2020
5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims terminal mojok.co

5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims

16 Oktober 2020
PS1 Stop Romantisasi PS, Konsol Super Nintendo Adalah Puncak Kenangan Terbaik terminal mojok.co

Mengenang Games di PS1 yang Begitu Membekas di Hati dan Ingatan Saya

13 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Laweyan Solo, Kecamatan yang Jarang Dibicarakan padahal Nggak Kalah dari Banjarsari

Laweyan Solo, Kecamatan yang Jarang Dibicarakan padahal Nggak Kalah dari Banjarsari

8 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026
Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria  Mojok.co

Daihatsu Ceria, Mobil Mungil yang Bikin Pengemudinya Benar-benar Ceria 

8 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part Mojok.co

5 Cara Mudah Mengetahui Oli Palsu Menurut Penjual Spare Part

8 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota
  • Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim
  • Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan
  • Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa
  • Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua
  • Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.