Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

Nostalgia 8 Soundtrack Kartun Terbaik Tahun 90-an

Butet RSM oleh Butet RSM
31 Oktober 2022
A A
Nostalgia 8 Soundtrack Kartun Terbaik Tahun 90-an Terminal Mojok

Nostalgia 8 Soundtrack Kartun Terbaik Tahun 90-an (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Yuk, senandungkan bersama soundtrack kartun tahun 90-an berikut ini~

Jadi dewasa dan tua itu nggak enak, apalagi pasca-pandemi ini. Lantaran di mana-mana muncul berita yang nggak ada asyik-asyiknya blas. Tanda-tanda resesi semakin jelas dan masa depan semakin kabur. Untungnya, manusia dilengkapi cara-cara bertahan dalam kondisi sesak. Salah satu caranya adalah dengan menghidupkan nostalgia. 

Memikirkan hal-hal menyenangkan dari masa silam bisa memulihkan energi, lho. Ada beragam cara mengulik memori indah, salah satunya dengan menstimulus pancaindra, misalnya dengan cara makan makanan jadul, bersenandung lagu lama, atau membaca komik lawas.

Buat generasi 90-an, komik dan kartun—iya, dulu kami nggak ngerti anime, tahunya cuma diksi kartun—dulu menjadi pembebas imaji yang menyenangkan. Nah, nggak ada salahnya sesekali me-recall memori itu di hari-hari yang menyesakkan seperti sekarang ini. Coba deh senandungkan delapan soundtrack kartun lawas berikut ini:

#1 Sailor Moon

Maaf ku tak pernah berterus terang
Bukan ku tak mempercayaimu
Namun sebelum ku berganti rupa
Ingin aku menemuimu

Lagu aslinya berjudul “Moonlight Densetsu”. Mendengar intro soundtrack kartun satu ini saja dijamin bakal bikin anak-anak era 90-an menghambur ke depan TV dan duduk anteng menyaksikan aksi Sailor Moon, dkk.

Sailor Moon dirilis di Jepang tahun 1982. Versi animenya diadaptasi dari komik karya Naoko Takeuchi. Sailor Moon sempat tayang di Indonesia pada 1995 dan 2013. Ia adalah cinta pertama banyak anak laki-laki di era 90-an. Serial ini nggak cuma berhasil membuat Sailor Moon menjadi sosok legendaris, banyak tokoh lain yang hingga kini masih digemari oleh para penonton seperti Mamoru Chiba si Tuxedo Bertopeng, Sailor Jupiter, bahkan Luna dan Artemis.

#2 Doraemon

Aku ingin begini, Aku ingin begitu
Ingin ini, ingin itu, banyak sekali
Semua, semua, semua dapat dikabulkan
dapat dikabulkan dengan kantong ajaib

Baca Juga:

4 Kartun Zaman Dahulu yang Saya Harap Tayang Lagi di Televisi

5 Misteri Serial “Upin Ipin” yang Selama Ini Bikin Penonton Penasaran, Ternyata Jawabannya Sangat Sederhana

Soundtrack kartun Doraemon yang versi Indonesia tersebut dibuat oleh Jovy. Versi originalnya berjudul “Doraemon no Uta” dibawakan oleh Komiko Osugi. Kalau dipikir-pikir, kisah apes Nobita dalam Doraemon seperti nubuatan buat generasi 90-an. Sialnya sih mirip Nobita, tapi Doraemonnya juga nggak ada di dunia nyata. Ya, nasib sih jadi manusia, bukan karakter anime. 

#3 Dash! Yonkuro – Tamiya

Aku berlari lari mengejar mobilku
Mengikuti kata hatiku
Mobilku juara satu

Dash! Yonkuro yang pernah tayang di TVRI, diadaptasi dari manga karya Zaurus Tokuda. Tamiya Corporation menjadi sponsor dari komik dan anime tersebut. Kisah tentang Yonkuro dan teman-temannya ini dulu tayang di awal 90-an. Penontonnya kini sebagian mungkin sudah jadi bapak-bapak pengoleksi Tamiya. Mereka pasti suka mengajak anaknya buat ngerakit mobil mainan daripada beli mobil-mobilan mainstream yang musiknya berisik nguwing-nguwing nggak jelas.

#4 Dragon Ball

Orang pun datang, dan akan kembali
Kehidupan kan jadi satu
Di kehidupan yang kedua, 
akan menjadi lebih indah
Siapakah yang dapat melaksanakan
Sekarang berusaha mewujudkannya

Harus diakui bahwa Dragon Ball bagaikan kitab suci buat banyak penikmat manga. Karya Akira Toriyama begitu melegenda, nggak hanya buat generasi 90-an. Kisah tentang Goku dalam mengumpulkan tujuh bola naga adalah hal yang nggak membosankan untuk dibaca dan ditonton berulang kali. Serial ini pernah menjadi sahabat setiap Minggu bagi anak-anak 90-an.

Ternyata jika dicermati lirik soundtrack kartun ini mengandung bisikan harapan soal akan adanya kehidupan yang lebih indah. Asalkan kamu mau pantang menyerah seperti Goku. Semangat, ya, buat kalian yang ngerasa lagi susah nyari duit.

#5 Ninja Hattori

Ninja Gozaru, pembela kebenaran dan keadilan!
Mendaki gunung lewati lembah
Sungai mengalir indah ke samudra
Bersama teman bertualang

Anak 90-an disuguhi banyak cerita tentang persahabatan di masa kecil. Selain persahabatan antara Doraemon dan Nobita, kisah antara Ninja Hattori dengan Kenichi juga sangat populer. Kisah persahabatan dan petualangan anak biasa dengan sosok super, menjadi imaji yang heart warming khas Fujiko Fujio. Setidaknya, di era 90-an, konsep berteman masih sederhana. Dulu, nggak perlu flexing dan bakar uang hanya buat nyari teman, eh, komoditas konten ala Baim Wong. 

https://www.youtube.com/watch?v=Oo16O4lFUnI

#6 Crayon Shinchan

Seluruh kota merupakan tempat bermain yang asyik,
Oh, senangnya aku senang sekali
Kalau begini aku pun jadi sibuk, berusaha mengejar-ngejar dia

Shinchan dan kehidupannya yang santai adalah hal yang mudah sekali dinikmati. Jika mesin waktu sungguh ada, saya mau banget kembali ke era bebas nonton Shinchan. Masa di mana nonton TV terasa menyenangkan tanpa distraksi berupa lintasan teks breaking news soal karut-marut dunia orang dewasa.

#7 P-Man

P-man, P-man, P-man
Ku panggil dia P-man
Suaranya riang
Datanglah oh, P-man
Datanglah ke rumahku

Saya masih ingat betul, soundtrack kartun ini dibawakan dengan suara lembut yang nggemesin. Pahlawan super tapi lucu, ya cuma ini. Fujiko Fujio memang nggak pernah gagal menciptakan dunia imaji yang menyenangkan buat siapa pun. Walau duet Fujiko Fujio sudah tiada, karyanya tetap abadi.

#8 Kobo Chan

Hari ini entah siapa yang akan bahagia
Nipong nipong cha cha cha cha cha
Kobo duduk di atas batu
Nipong nipong cha cha cha cha cha
Tralalala galileo

Ah, pasti angkatan tua langsung nyanyi kalau dengar lirik soundtrack kartun satu ini. Rambut Kobo Chan dengan potongan batok menjadi hal yang terekam jelas di ingatan dan jadi bahan ledekan buat teman yang rambutnya dipotong mirip batok kelapa. Kisah-kisah kocak dan ketakutan Kobo Chan pada dokter gigi pun nular ke anak-anak 90-an. Di era saya muda dulu, banyak yang lebih memilih sakit gigi berlama-lama daripada cepat-cepat pergi ke dokter gigi, bahkan kami berprinsip, “Lebih baik sakit gigi daripada…“

Gimana? Tambah pengin kembali ke masa silam nggak? Kalau saya sih nggak. Sebab, nostalgia cukup di pikiran. Hidup ini harus terus dijalani, cicilan harus tetap dibayar, dan rasa patah hati harus dikubur dalam-dalam. Namanya juga orang dewasa, harus bisa pura-pura kuat demi orang-orang tercinta.

Penulis: Butet RSM
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Jika Anda Mendengar OST Kartun 90-an dan Merinding: Selamat Anda Sudah Tua. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2022 oleh

Tags: 90-ankartunsoundtrack
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

4 Episode Upin dan Ipin yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya Mojok.co

4 Episode Upin dan Ipin yang Mengecewakan

1 Februari 2024
Teruntuk Kaum Penggemar Teori Konspirasi Upin & Ipin, Kalian Kenapa? terminal mojok.co

Teruntuk Kaum Penggemar Teori Konspirasi Upin & Ipin, Kalian Kenapa?

19 Januari 2022
upin ipin indonesia mojok.co

Alasan Saya Nggak Pernah Bosan sama Upin Ipin

11 Mei 2020
Menelaah Pesan Moral yang Terselip dari Kartun Berikut

Menelaah Pesan Moral yang Terselip dari Kartun-Kartun Berikut

25 Januari 2020
8 Tokoh di SpongeBob Squarepants yang Punya Karakter Buruk terminal mojok.co

8 Tokoh di SpongeBob Squarepants yang Punya Karakter Buruk

25 Desember 2021
3 Kesamaan Upin Ipin dengan Si Unyil

3 Kesamaan Upin Ipin dengan Si Unyil

26 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.