Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Nggak Usah Ngiri dengan Tunjangan dan Kekayaan Anggota DPR, Lama-lama Bikin Gila

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
5 Oktober 2024
A A
Nggak Usah Ngiri dengan Tunjangan dan Kekayaan Anggota DPR, Lama-lama Bikin Gila

Nggak Usah Ngiri dengan Tunjangan dan Kekayaan Anggota DPR, Lama-lama Bikin Gila

Share on FacebookShare on Twitter

Saya mau mengawali tulisan ini dengan fakta yang menyedihkan: mayoritas dari kalian yang membaca ini tak akan pernah bisa sekaya anggota DPR muda yang punya kekayaan miliaran.

Kalian tak terima? Tunggu dulu, tahan dulu amarah kalian. Saya tidak sedang mengejek kalian, wong saya juga termasuk dari kalian. Saya nggak akan pernah sekaya mereka. Bermimpi saja tidak. Soalnya sederhana saja, awalannya saja sudah berbeda.

Para anggota DPR muda tersebut, initial setting hidup mereka udah beda. Mereka terlahir dari keluarga berpengaruh dengan penghasilan yang kelewat tinggi. Sedangkan saya, terlahir dari anak buruh pabrik dan sopir ambulan.

Oh, tidak, saya tidak menyesali fakta tersebut. Saya tak pernah menyesal dilahirkan orang tua saya.

Saya memang kepengin kaya kayak mereka, tapi saya sudah tahu itu nggak mungkin. Alih-alih iri, saya lebih memilih untuk memperbaiki keadaan sekarang. Berat, tapi jauh lebih berat jika saya terbebani rasa iri.

Wajar kalau kalian marah sama anggota DPR

Tapi saya memahami kenapa kabar kekayaan anggota DPR muda tersebut bikin hati kita serasa dicubit. Sekarang adalah masa-masa terburuk dalam hidup rakyat Indonesia. Apa-apa mahal, pajak meningkat, tapi pendapatan jalan di tempat. Saya yakin UMR tahun depan tak akan naik signifikan. Jadi, ya, dunia rasanya makin perih dilihat.

Saya pun ya marah melihat bagaimana bisa orang-orang tersebut, sudah kaya, tapi masih diberi banyak fasilitas yang jujur saja bisa mereka beli sendiri. Uang-uang yang diterima para anggota dewan tersebut, lebih baik dikonversi jadi program untuk rakyat.

Sekarang, lihat, masih banyak anak putus sekolah. Masih banyak mahasiswa yang baru menyentuh kasur pada dini hari karena harus bekerja. Biaya pendidikan meningkat. Bahan bakar isunya akan naik lagi. Harga beras meningkat dari waktu ke waktu. Lalu kau pikir menggaji anggota DPR sekaligus memberi mereka fasilitas fantastis itu bagus? Tunjangan perumahan mencapai 50 juta, gaji fantastis, aduh, apa ini lah.

Baca Juga:

Anggota DPR, Profesi yang Paling Cocok dan Sesuai dengan Gaya Hidup Gen Z

Gaji Anggota DPR Besar Itu Wajar: Sabar, ya!

Saya paham, saya mengutuk. Tapi, kita bisa apa? Pernahkah harapan kita akan hidup lebih baik didengar oleh negara?

Jaga api tetap menyala

Yang bisa kita lakukan sekarang, mau tak mau, menerima nasib. Revolusi mungkin terjadi, tapi sejauh ini, gaungnya malah bikin sesama rakyat bertarung. Masa depan beneran suram.

Mungkin kali ini, kita baiknya menyerah sejenak pada hal-hal tidak menyenangkan, seperti nasib yang tak mungkin seberuntung anggota DPR. Jangan resign dulu, sekalipun bosmu bau dan dia tidak becus. Jangan beli baju lucu di marketplace dulu. Hindari makan makanan mahal, terima dulu makanan yang bisa kalian beli, meskipun rasanya mungkin amburadul.

Kecuali nasi bebek. Selalu sisakan ruang untuk nasi bebek. Dari Madura, untuk Indonesia.

Peluk erat kemarahan kalian dulu. Saatnya kalian berdamai. Tapi, jaga api-api perjuangan kalian tetap menyala. Tuntut para anggota DPR yang terpilih untuk tetap mendengarkan kalian. Segalanya masih bisa membaik, selama api tersebut masih menyala.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Telkomsel, Provider Seluler yang Diskriminatif

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2024 oleh

Tags: anggota dprkekayaan anggota dprtunjangan anggota dpr
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Arteria Dahlan Tak Layak Dapat Gelar Terhormat Bukan Karena Cucu PKI terminal mojok.co

Memang Cuma Yang Terhormat Arteria Dahlan CS yang Tahu, Lainnya Tempe

10 Oktober 2019
bubarkan kpk

Surat Terbuka Untuk Bapak Dewan dan Presiden: Pak Tolong Bubarkan Saja KPK

25 September 2019
Suka Duka Saya Ketika Menjadi Fans DPR RI, Biasmu Siapa, Hyung? terminal mojok.co satir omnibus law UU ciptaker puan maharani Azis Syamsuddin

Suka Duka Saya Ketika Menjadi Fans DPR RI. Biasmu Siapa, Hyung?

13 Oktober 2020
Prestasi DPR Selain Mempersatukan Avatar Korea dan Avatar Anime terminal mojok.co

Prestasi DPR Selain Mempersatukan Avatar Korea dan Avatar Anime

7 Oktober 2020
anggota dpr

Menjadi Anggota DPR yang Terhormat adalah Jalan Ninjaku!

10 September 2019
anggota DPR kontroversial

Anggota DPR Periode Ini Sungguh Asoy, Banyak Nama Kontroversialnya!

3 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.