Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Nggak Suka Kekeyi tapi Bikin Dia Terkenal, Gimana sih?

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
3 Juni 2020
A A
lagu baru kekeyi

Nanya Serius, Emang Apa sih Salahnya Kekeyi?

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian semua para manusia +62 pasti tau Rahmawati Kekeyi Putri Cantik alias Kekeyi, kan? Cewek yang dulu terkenal karena bikin tutorial make up itu pernah dipuji karena berani show up dengan alat-alat make up seadanya. Belakangan, alih-alih dipuji, Kekeyi lebih banyak dihujat. Awalnya sih gara-gara drama cinta settingan antara dia dengan seseorang yang bernama Rio Ramadan. Setelah sekali bikin sensasi kayak gitu, sekarang setiap hari dia jadi bahan bercandaan di mana-mana (ini tentu saja didukung dengan tingkah dia yang semakin ada-ada saja, tidak habis pikir saya).

Begini ya kawan-kawan netijennn yang budiman, jujur saya sendiri pun tidak suka dengan kelakuan Kekeyi-yang-nggak-tahu-kenapa-berseliweran di sosial media saya. Karena saya udah kepalang ilfeel ya saya abaikan saja apa pun yang dia lakukan (meskipun lagi-lagi konten dia tetep nongol di sosial media).

Yang bikin saya kesal adalah, banyak orang-orang yang tidak suka dengan Kekeyi tapi malah secara tidak langsung memberikan dia ‘panggung’. Udah tahu kalau si Kekeyi ini sengaja bikin sensasi biar dapat atensi kita. Ya makin senang lah dia kalau ditanggapi. Hadehhh.

Cara orang-orang mengomentari akun media sosial dia, lalu meledek dia dengan membuat meme di internet itu kan cuman bikin dia makin terkenal aja (walaupun penuh hujatan). Ingat Awkarin? Dia terkenal karena apa? Karena sensasi!

Sekarang Kekeyi mulai masuk ke ranah musik dengan menyanyikan lagu “Keke Bukan Boneka” yang trending nomor satu di YouTube mengalahkan Blackpink, tahu nggak itu berkat siapa? Itu, ya, berkat kalian semua para haters Kekeyi. Apa kalian tidak sadar, atau memang sengaja membuat dia terkenal? Hadehhhh.

Mungkin para warganet tidak paham, kalau media sosial itu cara kerjanya bukanlah melihat karya yang ‘baik-baik’ atau ‘bagus-bagus’, melainkan cuman melihat engagement dari si pemilik akun.

Media sosial baik Instagram, Facebook sampai YouTube itu cuman melihat angka karena itu peluang yang bisa dijadikan uang oleh si pemilik akun. Di Instagram memang nggak ada adsense macam YouTube, tapi untuk endorsment masih bisa. Terus di YouTube walaupun penuh dislike yang dilihat adalah tetap views-nya saja.

Algoritma media sosial memang begitu para netijennn yang budiman, selama si pembuat sensasi tidak melakukan hal-hal yang menebar kebencian macam rasisme, perundungan atau kekerasan nggak akan di take down oleh pihak medsos. Beda soal kaya si Ferdian Paleka, itu mah jelas-jelas bermasalah. Masalahnya, si Kekeyi ini kaya teman tongkrongan yang nggak pernah punya bakat tapi sok cari perhatian. Kita yang sebel sama meledek dia, dianya yang tambah senang karena tujuannya ya, itu! 

Baca Juga:

Pandemi, Kuda Poni, dan Negara yang Hobi Mengurusi Moral

Berita Perselingkuhan Bukan Ladang Penghakiman, Tidak Perlu Merasa Paling Tahu

Sebagai penonton yang bijak, kita mesti tahan diri dan menahan nafsu untuk tidak menghujat dirinya. Kembali lagi ke poin yang saya sudah sebutkan, ingat engagement tidak mengenal ketidaksukaan tapi cuman angka. Kalau memang tidak suka mari tinggalkan, masih banyak konten kreator yang lebih bermanfaat untuk ditonton. Percayalah, walaupun sedikit masih ada.

Berbicara masalah kebencian saya ingat perkataan Nabi Muhammad soal ini, beliau menjelaskan:

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ـ ﺃُﺭَاﻩُ ﺭَﻓَﻌَﻪُ ـ ﻗَﺎﻝَ: «ﺃَﺣْﺒِﺐْ ﺣَﺒِﻴﺒَﻚَ ﻫﻮﻧﺎ ﻣَﺎ ﻋَﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﺑَﻐِﻴﻀَﻚَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻣَﺎ، ﻭَﺃَﺑْﻐِﺾْ ﺑَﻐِﻴﻀَﻚَ ﻫَﻮْﻧًﺎ ﻣَﺎ ﻋَﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﺣَﺒِﻴﺒَﻚَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻣَﺎ»

“Cintailah orang yang kau cinta dengan sewajarnya, boleh jadi suatu hari dia menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah kepada orang yang kau benci sewajarnya, boleh jadi suatu hari dia yang kau benci menjadi orang yang kau cinta” (HR Tirmidzi)

Kalau memang karyanya bagus (walaupun sampai saat ini nggak bagus, sih) apresiasi secukupnya, kalau jelek dan tidak suka ya tinggalin dan nggak suka secukupnya. Ingat pesan nabi, secukupnya! Ini bukan perkataan Baskara loh, ya. Selagi si Kekeyi nggak merugikanmu, ya nggak usah dipantengin dan diamkan saja. Terlalu benci nanti bisa jadi cinta, terlalu cinta pun bisa jadi benci. Nggak ada yang tahu. 

Biar dia tuh mikir dan sadar, kali saja dirinya muhasabah apakah jalan yang ia tempuh itu benar dan baik. Manusia punya hati, bisa berubah toh? Kita doakan saja, sebagai manusia yang masih memiliki kebaikan dari hati kita, eak. 

BACA JUGA Nanya Serius, Emang Apa sih Salahnya Kekeyi? dan tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2021 oleh

Tags: cari sensasiKekeyiSelebgram
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

rektor uny selebgram sutrisna wibawa penurunan ukt penyesuaian ukt unybergerak mojok.co

Gini Amat Rasanya Punya Rektor UNY Nyambi Selebgram seperti Pak Sutrisna Wibawa

8 Juli 2020
Auto Base

Auto Base dan Kecenderungan Bersembunyi di Balik Akun Anonim

24 Oktober 2019
Berita Perselingkuhan Bukan Ladang Penghakiman, Tidak Perlu Merasa Paling Tahu terminal mojok.co

Berita Perselingkuhan Bukan Ladang Penghakiman, Tidak Perlu Merasa Paling Tahu

8 Februari 2021
keke bukan boneka

Membedah Makna Revolusioner Klip Video “Keke Bukan Boneka”

6 Juni 2020
Karakter Anime Cewek yang Cocok Jika Jadi Selebgram terminal mojok.co

Karakter Anime Cewek yang Cocok jika Jadi Selebgram

6 Desember 2020
selebgram

Strategi Marketing Parenting ala Selebgram

20 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.