Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Netizen Nyinyir Atta Pamer Kemesraan sebagai Pengantin Baru: Bersikap Here and Now Itu Sulit!

Audian Laili oleh Audian Laili
6 April 2021
A A
Netizen Nyinyir Saat Atta Pamer Kemesraan sebagai Pengantin Baru: Bersikap Here and Now Itu Emang Sulit! terminal mojok.co

Netizen Nyinyir Saat Atta Pamer Kemesraan sebagai Pengantin Baru: Bersikap Here and Now Itu Emang Sulit! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah menikah dan jadi pengantin baru, beberapa postingan Atta Halilintar dipenuhi dengan aktivitas hari pertamanya sebagai suami. Dari Aurel yang menyuapkan makanan padanya di sebuah meja makan yang panjang, hingga Aurel yang mengeringkan rambut Atta dengan hairdryer. Intinya, mereka tampak sumringah dalam melakukan aktivitas mereka sebagai pasangan halal di hari pertama.

Tentu saja, nggak sedikit yang “nggak terima” melihat tawa sumringah itu. Beberapa komentar pun muncul. Salah satu yang jamak adalah, “Ya, namanya juga baru hari pertama nikah, baru jadi pengantin baru. Coba kalau udah bertahun-tahun nanti.” Mungkin kita sering mendengar komentar nyinyir semacam ini dalam kehidupan kita, dalam setiap fase yang baru kita jalani. Misalnya, “Ya, namanya juga baru awal kerja, jadi masih penuh tenaga. Coba kalau udah lama.”

Kalimat tersebut merupakan kalimat yang sering terucapkan oleh orang lain yang pengin nyinyir, yang seolah pengin menunjukkan bahwa ia sudah selesai di fase manis itu dan naik kelas ke fase yang lebih berat. Sebuah fase yang belum terjamah oleh para pengantin baru. 

Komentar-komentar semacam itu ternyata membuat saya ketika dulu di awal pernikahan, jadi overthinking terhadap hubungan kami. Apa yang saya alami saat jadi pengantin baru memang terasa sangat manis. Tapi, apa yang menjamin itu akan terus terasa manis? Apalagi dengan munculnya komentar-komentar seperti itu, bukankah nantinya akan terasa berat? Meski kalau ini dipikirkan ulang, sebaliknya, apa yang menjamin bahwa kemanisan yang terjadi di awal akan hilang dan tidak bertahan hingga akhir? Tidak ada, bukan?

Jadi, setelah saya pikir-pikir lagi, apa salahnya ya menikmati momen yang sedang terjadi? Kalau memang kita adalah pengantin baru, lalu apa salahnya mensyukuri momen bersatunya dua insan itu dengan ceria dan bahagia? Kok, sepertinya untuk bisa menikmati sesuatu kita jadi malah fokus memikirkan komentar orang lain?

Kalau memang di awal pernikahan semuanya dirasa lebih mudah dan indah, lantas seseorang memutuskan untuk menikmati itu: salahnya di mana? Masak iya, baru aja menikah dan jadi pengatin baru dia langsung dipaksa mikirin cicilan tupperware, kendaraan, atau rumah? Ya, kan, nggak gitu juga. Maksudnya, bentar, dong, beri waktu seseorang menikmati kebahagiaannya.

Biarin aja seseorang melewatkan momen berharganya dengan caranya sendiri. Udahlah, kita nggak perlu susah-susah ngingetin soal “apa yang akan terjadi nanti”. Percaya, deh, setiap orang akan belajar untuk menjalani proses-proses itu, kok.

Lagian, bukankah menikmati setiap momen yang terjadi saat ini adalah salah satu implementasi konsep here and now? Ini soal bagaimana kita bisa menikmati apa yang terjadi di sini dan saat ini dengan betul-betul hadir dan ada. Tanpa kita peduli bagaimana yang akan terjadi nanti. Hal yang terpenting adalah fokus dengan yang terjadi saat ini. Fokus dengan sesuatu yang memang bisa kita usahakan dan nikmati untuk sekarang.

Baca Juga:

4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru

Jembatan Jirak Gunungkidul: Jadi Tempat Main Pedagang Ternak hingga Saksi Bisu Kisah Cinta Anak Penguasa Kerajaan Jin dengan Manusia

Entah apa yang terjadi dengan Atta, tapi komentar “menakut-nakuti” semacam itu memang menjadi seseorang kesulitan untuk mengerahkan seluruh energinya dalam menjalani apa yang ada saat ini. Pasalnya, energi tersebut justru dikerahkan untuk membayangkan bahkan terlalu banyak merencanakan tentang masa depan yang tampak nggak ada ujungnya itu. Inilah yang kemudian menjadikan kita hidup dengan tidak tenang dan merasa cemas. Belum lagi kalau ternyata kita juga masih diliputi keluh kesah soal kesalahan masa lalu.

Jadi, kalau memang saat ini keduanya lagi asyik masyuk sebagai pasangan suami istri baru. Ya, biarkan mereka menikmati itu. Biarkan mereka merasakan berbagai momen manis saat bersama. Bukannya kita malah bersikap membanding-bandingkan kebahagiaan itu dengan apa yang terjadi setelah lama menikah. Dengan segala kemumetan dan beribu-ribu kali lipat usaha untuk saling menerimanya. Ya, jelas beda, dong, Beb.

Ya, meskipun dengan mengabaikan komentar yang diberikan oleh netizen, sebetulnya apa yang dilakukan Atta Halilintar nggak here and now amat, sih. Pasalnya, mereka posting aktivitasnya di media sosial juga. Kalau saja mereka memang betul-betul menikmati momen dengan namaste, pasti nggak sempet ngobrol sama netizen, deh. Ya kali, pengin asyik-asyikan quality time sama istri, eh malah rieweh cerita aktivitas terkini ke follower-nya. Lah, mohon maaf, nih, yang diajak quality time sebetulnya siapa, ya?

BACA JUGA Menerka Pesan Misterius Presiden Jokowi Saat Hadiri Pernikahan Atta dan Aurel dan tulisan Audian Laili lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 April 2021 oleh

Tags: atta halilintarAurel Hermansyahhere and nowpengantin baru
Audian Laili

Audian Laili

Bisa diajak ngobrol lewat akun Instagram @audianlaili

ArtikelTerkait

5 Hal yang Pantang Dipertanyakan ke Pengantin Baru karena Cuma Bikin Malu Sendiri terminal mojok

5 Hal yang Pantang Dipertanyakan ke Pengantin Baru karena Cuma Bikin Malu Sendiri

12 Maret 2021
Apa Cuma Saya yang Malas Ikutan Giveaway?

Ibu Saya Jadi Fans AHHA PS Pati Gara-gara Giveaway

13 Oktober 2021
awkarin

Awkarin Berbuat Baik, Kok Banyak yang Terusik?

16 Oktober 2019
4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru Mojok.co

4 Pertanyaan Basa-Basi yang Dibenci Pengantin Baru

27 Desember 2024
Atta Halilintar, Tolong Sudahi Konten yang Terus Bahas Urusan Reproduksi Istrimu! terminal mojok.co

Atta Halilintar, Tolong Sudahi Konten yang Terus Bahas Urusan Reproduksi Istrimu!

20 Mei 2021
Pengantin Baru Tebar Benih Ikan di Sungai, Ide Bagus yang Salah Eksekusi

Pengantin Baru Tebar Benih Ikan di Sungai, Ide Bagus yang Salah Eksekusi

6 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.