Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Netflix Tidak Lagi Diblokir: Sebuah Kelegaan, Sekaligus Kecurigaan

Achmad Bayu Setyawan oleh Achmad Bayu Setyawan
8 Juli 2020
A A
netflix tidak diblokir telkom telkomsel MOJOK.CO

netflix tidak diblokir telkom telkomsel MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Berbahagialah kalian para pecinta streaming. Setelah sekian purnama, Netflix kita tercinta akhirnya sudah tidak diblokir lagi. Menjadi angin segar buat kalian, sebuah kelegaan, karena tidak perlu menggunakan VPN lagi untuk mengakses Netflix, bye-bye VPN. Eh tapi masih butuh buat akses Reddit, ding.

Mungkin kita bertanya-tanya, bahkan curiga. Kenapa blokirnya bisa dibuka dengan mudah? Padahal awal-awal, kan, Telkom keukeuh untuk tetap memblokir Netflix.

ADVERTISEMENT

Ini asumsi menurut saya, jangan tanya ini sumbernya dari mana.

Mungkin pegawai Telkom juga penikmat Netflix

Beberapa waktu yang lalu, anggota DPR mempertanyakan anggaran Kementerian Agama yang menambahkan VPN ke dalam daftar RAPBN 2020. Menurut Wakil Ketua Komisi 8 DPR, fungsi dari VPN biasanya digunakan untuk membuka situs-situs yang diblokir oleh pemerintah, bokep misalnya.

Ini patut dicurigai. Masa kementerian agama sewa VPN yang biasanya digunakan untuk membuka situs bokep. Apa kata dunia nanti.

Padahal, kan, nggak cuma situs bokep doang yang diblokir pemerintah, salah satunya adalah Netflix. Siapa tahu kan pegawai Kementerian Agama suka nonton Netflix. Nah pada saat itu, kehadiran VPN amat krusial.

Mungkin, petinggi atau pegawainya suka nonton Netflix diam-diam, karena layanan yang dibawa Telkom juga ndak update-update amat. Akhirnya pihak Telkom menyerah, jadi daripada kesusahan selalu buka VPN kalau mau nonton Netflix, mending dibuka wae lah sekalian.

Menyadari kualitas tontonan masyarakat

Alasan pemblokiran terhadap Netflix terlihat klise. Beberapa konten Netflix dianggap tidak sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia. Ditambah lagi, RCTI dan iNewsTV mencoba melakukan judicial review terhadap pasal 1 ayat 2 UU Penyiaran yang meminta semua penyiaran termasuk yang berbasis Internet agar tunduk terhadap pasal tersebut.

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

6 Rekomendasi Tontonan Netflix untuk Kamu yang Mager Keluar Rumah Saat Liburan Tahun Baru

Dalih dari penggugat, jika konten yang berbasis Internet tidak ditertibkan, dikhawatirkan akan ada konten yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Warganet pun berkomentar, bahkan melawan.

Apa definisi konten yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945? Ada juga warganet yang menyerang televisi dengan mempertanyakan konten yang ditayangkan di televisi sudah sesuai dengan Pancasila atau norma yang berlaku di Indonesia. Apakah definisi dari konten yang sesuai adalah berita gosip, azab, atau sinetron yang mengajarkan perkelahian atau pernikahan di bawah umur.

Lebih efektif mana, filter umur yang ada di streaming atau tulisan R/BO kecil yang ada di pojok. Lebih mudah mengganti tontonan streaming daripada televisi.

Mungkin alasan ini yang kita harapkan dari pencabutan blokir Netflix. Bisa saja pihak Telkom sadar bahwa: “Ya memang begini kualitas tontonan masyarakat Indonesia. Biar saya selamatkan Indonesia.” Daripada dipaksa untuk nonton acara televisi yang unfaedah dan yang tidak sesuai dengan norma mending dilepasin sekalian aja buat nonton Netflix.

Memperbaiki citra Telkom

Seiring pergantian logo BUMN, Telkom, sebagai salah satu BUMN juga ikut bersih-bersih dari citra negatif. Udah Netflix diblokir, harga paketan Telkomsel yang mihil bingit, pemasangan WiFi yang juga harus sekalian sewa router, komplain WiFi lemot malah dibalas template sama CS “Mohon restart routernya, Kakak!”

Bisa jadi, pencabutan blokir Netflix ini upaya untuk memperbaiki citra Telkom di mata masyarakat. Selain mendapatkan respons baik dari warganet, Telkom juga mendapatkan sentimen bagus dari para pemain saham. Terbukti setelah pencabutan blokir, saham TLKM naik tipis.

Saya, sebagai pengguna produk Telkom, mau bilang kalau bersih-bersih mbok ya sekalian gitu, mulai dari Telkomsel sampai Indihome alias murahin dan cepetin woy!

Butuh duit

Karena dihantam pandemi, masyarakat diharapkan untuk melakukan aktivitas di rumah saja. Apalagi hiburan di rumah kalau ndak Internet, mau nonton film di bioskop juga ditutup. Akhirnya pada nonton online semuanya, dan pemerintah melihat traffic dari beberapa aplikasi yang semakin tinggi selama pandemi misalnya Netflix dan Zoom.

Maka sudah ada wacana dari Ibu Sri Mulyani kalau perusahaan yang selama ini belum tersentuh oleh pajak untuk membayar pajak pertumbuhan pertumbuhan nilai, seperti Zoom, Netflix. 

Dapat dimaklumi pandemi ini menghancurkan ekonomi, tidak sedikit dana yang dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi covid apalagi roda perekonomian juga macet. Jadinya pemerintah melihat peluang untuk mendapatkan dana segar dari pajak.

Pihak yang diincar oleh Bu Menteri harus menyetorkan pajak mulai bulan depan ke Direktorat Jendral Pajak. Lha gimana mau bayar pajak bulan depan kalau sekarang masih diblokir?

Berita itu dimuat bulan Juni, dan sekarang bulan apa? Asik nih ada yang panen cuan. Kata Netflix mungkin: “Asem, baru aja dapet legal, eh udah kena pajek aja kite.”

BACA JUGA Demi Kebaikan, Sebaiknya Pedagang Jangan Menerapkan Tarif Seikhlasnya atau tulisan-tulisan Achmad Bayu Setyawan lainnya di Terminal Mojok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: blokir netflixnetflixtelkom
Achmad Bayu Setyawan

Achmad Bayu Setyawan

Mahasiswa Antropologi UNAIR. Ingin menjadi manusia yang berguna. Bisa diajak berdiskusi melalui ig @setyawan_bayy.

ArtikelTerkait

Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus Terminal Mojok

Sudah Saatnya Netflix Berhenti Merilis Semua Episode Sekaligus

3 Juni 2022
7 Drama Korea Seru yang Tayang Perdana Desember, Ada Alchemy of Souls 2 Terminal Mojok

7 Drama Korea Seru yang Tayang Perdana Desember, Ada Alchemy of Souls 2!

29 November 2022
fear street slasher netflix mojok

Fear Street, Bukti kalau Film Slasher Belum Mati

24 Juli 2021
The Pale Blue Eye, Film Detektif Kelam yang Underrated

The Pale Blue Eye, Film Detektif Kelam yang Underrated

3 Februari 2023
5 Drama Korea Terbaru yang Dijadwalkan Tayang Februari 2023 Terminal Mojok

5 Drama Korea Terbaru yang Dijadwalkan Tayang Februari 2023

25 Januari 2023
5 Hal yang Bikin Malas Nonton Serial Netflix Terminal Mojok

5 Hal yang Bikin Malas Nonton Serial Netflix

17 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

30 Juli 2026
Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.