Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Nasihat untuk Kamu yang Sedang LDR dari Orang yang Sukses Menjalaninya

Agnes Betania oleh Agnes Betania
21 Maret 2023
A A
Nasihat untuk Kamu yang Sedang LDR dari Orang yang Sukses Menjalaninya

Nasihat untuk Kamu yang Sedang LDR dari Orang yang Sukses Menjalaninya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Run from LDR, run!

“Pak, Mak, aku mau nikah.” kataku kali itu di hari ulang tahun Bapakku.

“Sama siapa?” tanya Bapakku, dengan tidak penasaran.

“Sama pacarku, yang orang Afrika itu,” jawabku mantap.

“Puji Tuhan! Akhirnya setelah dua tahun lebih, doa Mamak dijawab Tuhan,” ucap Mamakku dengan mata yang agak berkaca-kaca.

Semua berjalan dengan begitu lancarnya dari pihak keluarga (walaupun secara administrasi negara ya sulit banget!). Pacarku akhirnya datang ke Indonesia, lamaran, lalu menikah. Dua bulan lamanya doi tinggal di Indonesia sebelum akhirnya kembali lagi ke negara perantauan untuk bekerja.

Senang? Jelas iya. Cinta yang selama ini kami bina (ceilaaahhh) dengan perbedaan budaya, latar belakang, zona waktu, zona wilayah, dan perbedaan lain-lainnya ini memasuki awalan baru, pernikahan. Sedih? Udah pasti. Bayangin aja, 30 bulan lamanya kami tidak bertemu. Padahal waktu itu, kami baru saja naik kelas dari level temenan ke pacaran. Walaupun sudah beda negara namun jaraknya tidak terlalu jauh sehingga masih bisa bertemu tiap akhir pekan.

Gara-gara pandemi, wakuncar tiap minggu sudah tidak mungkin karena border antarnegara ditutup rapat dan akhirnya pacar saya malah pindah ke negara yang lebih jauh lagi karena tuntutan pekerjaan. Dan setelah resmi menikah baru sebulanan, doi kudu balik lagi ke perantauan, tentu saja karena pekerjaan. Naik kelas lagi deh. Dari LDR (Long Distance Relationship) ke LDM (Long Distance Marriage).

Baca Juga:

LDR Tingkat Kabupaten Bantul-Sleman Pelosok Itu Tak Mudah dan Bikin Bokong Kebas, tapi Opo Wae Tak Tabrak yang Menjadi Penghalang

Kenali Apa Itu Breadcrumbing dalam Hubungan, Lebih Parah daripada Ghosting!

Resep berhasil LDR

Lalu, saya mulai ditanyain sama orang-orang di sekitaran saya tentang resep awet membina kasih jarak jauh agar bisa bermuara ke pernikahan. Beberapa orang yang sedang menjalin LDR ini malahan sampe curhat gimana berjuangnya mereka mempertahankan hubungan tipe ini. Karena selain dilanda rindu yang membabi-buta, LDR ini memang salah satu ladang mencari dosa. Benar. Emangnya mbok pikir yang pacaran jarak dekat doang yang bisa bikin dosa?

Dosanya orang-orang LDR ini adalah suuzan sama pasangan. Ya benar. WA nggak langsung dibalas, mikirnya sang pujaan hati lagi sama yang lain. Telepon nggak diangkat, mikirnya sang pujaan hati lagi nongkrong nggak jelas. Padahal ya karena perbedaan wilayah dan waktu (apalagi yang beda waktunya di atas 3 jam), tentu saja jam produktifnya sudah beda. Yang di sini udah ngantuk, yang di sana masih mau main futsal. Yang di sini segar baru bangun tidur, yang di sana baru pulang kerja pengen me time. Hayo! Ngaku kamu yang lagi LDR-an pasti meringisan baca ini!

Orang-orang makin penasaran karena selain jauh secara jarak, background saya dan pasangan emang berbeda jauh banget!!! Saya ¾ Batak + ¼ Jawa. Sementara suami asli dari Afrika. Sungguh nggak ada benang merahnya sama sekali. Tentu saja ini tidak mudah. Sulit banget malahan.

Setelah self-awarded sebagai ahli LDR, maka izinkan saya menjawab pertanyaan ini untuk khalayak umum. Resep awet membina kasih jarak jauh menurut saya adalah PUTUS. Iya putus hubungan. Run, bestie, run! Iya. Saya nggak lagi bercanda. Ini serius.

Nga ada untungnya

Sekarang, saya kasih kamu waktu 1 menit untuk memikirkan keuntungan dari LDR. Nah! Bener! Nggak ada!

T-tapi kan cinta itu tulus, nggak menuntut untung rugi?

Iya. Benar. Itu nggak salah. Tapi bayangin aja sekarang. Waktu kamu jomblo, hidupmu baik-baik aja. Kemudian punya pacar, lalu karena studi, kerja atau apa pun itu, kalian terpaksa LDR. Saya yakin, nggak ada orang waras yang memang sengaja dengan sukarela menjalin hubungan LDR. Semuanya pasti karena terpaksa. Dan kita semua di sini pasti setuju bahwa sesuatu yang dipaksakan itu biasanya nggak baik.

Lalu, apakah kamu masih bersikukuh untuk membina kasih jarak jauhmu itu? Membina kewarasanmu tentu saja lebih penting daripada membina kasih jarak jauh kamu yang melelahkan itu. Kamu layak untuk dapat perhatian yang cukup dari pacarmu, diapelin tiap minggu, nge-date keliling kota, nonton film baru di bioskop, nyobain kafe-kafe gemas kekinian bahkan candle light dinner di restoran yang mevvah pas anniversary atau ulang tahun.

Belum lagi jika LDR-nya beneran jarak jauh banget dengan perbedaan waktu yang lumayan jauh. Tak tanggung-tanggung, kamu juga akan dituntut untuk mengobarkan waktu tidurmu juga demi bisa teleponan sama si doi. Padahal tidur cukup itu adalah hak paling mendasar untuk tubuhnya dan karena LDR, kamu dengan sadar melepaskan hak itu.

So, kalau masih bisa lari, silakan lari sekencang-kencangnya dan sejauh-jauhnya dari LDR. Kecuali kalau kamu emang sudah nggak bisa lari ke lain hati, apa boleh buat. Hehehe.

Penulis: Agnes Betania
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Panduan Beli Vape Seken untuk Pemula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2023 oleh

Tags: cobaanhubunganLDRsuuzanzona waktu
Agnes Betania

Agnes Betania

Pernah belajar Manajemen Logistik.

ArtikelTerkait

Seni Mencintai Ala Erich Fromm yang Bagus buat Rujukan Yang-yangan terminal mojok.co

Soal Cinta Kita Semua Biadab

31 Mei 2019
Deep Talk After Sex: Seni Merawat Keintiman Bersama Pasangan

Deep Talk After Sex: Seni Merawat Keintiman Bersama Pasangan

15 Juli 2023
pacar menyebalkan

Please, Jangan Jadi Pacar Yang Menyebalkan!

12 Mei 2019
terlalu baik

Menolak Cinta Seseorang dengan Dalih, ‘Maaf Kamu Terlalu Baik Buat Aku’: Maksudnya Gimana Sih?

17 Juli 2019
Membedah Isi Kepala Manusia yang Hobi Menggantungkan Hubungan Asmara terminal mojok.co

Pacar yang Abusive Itu Pantasnya Ditinggalin Bukan Malah Dinikahi

20 Juni 2019
Kalian Marah Teman Kalian Jadian sama Mantan Pacar? Ra Mashok! pernikahan beda agama

Melupakan Masa Lalu dengan Mantan Itu Hil yang Mustahal

25 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa
  • 4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.