Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
21 Mei 2026
A A
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh (Anonymous via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Ancaman nyata kemunduran kota

Hilangnya jangkar ekonomi tadi membuat Peterongan Semarang kehilangan daya tariknya sebagai destinasi belanja. Pemilik modal yang masih punya napas panjang memutuskan angkat kaki. Mereka mencari lahan bisnis yang jauh lebih menjanjikan dan tertata.

Sementara, pelaku usaha yang tak punya pilihan, bertahan di toko dengan sisa-sisa dagangan yang ada. Sedihnya, barang dagangan mereka malah lebih sering dikerubungi debu tebal ketimbang calon pembeli.

ADVERTISEMENT

Bahaya kemunduran kota di Peterongan jelas bukan isapan jempol. Secara psikologis, ketika sebuah kawasan yang pernah begitu lekat dengan transaksi ekonomi skala besar ditinggalkan, maka ada sinyal kuat penurunan kelas. Kalau tidak ada gebrakan dari pemerintah, daerah ini terancam terjerumus dalam nasib tragis.

Bukan tak mungkin, Peterongan akan terus terjebak dalam hiruk-pikuk pasar tradisional. Namun, mati pelan-pelan di sisi komersial modernnya. Tentunya, ini merupakan ironi bagi wilayah yang dulunya pernah jadi raja perdagangan di Semarang.

Mampukah pasar tradisional Peterongan Semarang bisa jadi penyelamat?

Memang, langkah revitalisasi Pasar Peterongan yang sudah berjalan patut diapresiasi. Kini, pasar tradisional tersebut menjadi aset paling berharga yang menjaga eksistensi Peterongan. Namun, seandainya pemerintah mampu menyelaraskan peremajaan pasar dengan pemanfaatan gedung tua bekas Pasaraya Sri Ratu, potensi berubahnya Peterongan menjadi area kumuh bisa ditekan.

Bagaimanapun, menatap gedung Sri Ratu yang kini mati suri memang menyisakan rasa sesak di dada. Bagi warga Semarang, bangunan lawas itu bukan sekadar tumpukan batu bata dan semen. Tapi, monumen keemasan yang pernah membuat Peterongan begitu disegani.

Kalau tidak ada lagi ide untuk menghidupkannya kembali, mungkin menyulapnya menjadi persinggahan para hantu bisa menjadi opsi yang layak. Selain memberi fungsi baru, ini bakal menambah daftar panjang mitos gedung angker di Kota Semarang yang justru sering kali sukses menarik rasa penasaran wisatawan. Toh, pada akhirnya juga bisa mendatangkan cuan.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

BACA JUGA Dulu Pengin Segera Kabur dari Semarang, Kota yang Nanggung dan Membosankan, kini Selalu Kangen Setelah Kerja di Jakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2026 oleh

Tags: pasaraya sri ratupeterongan semarangSemarang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Pasar Sendangmulyo Semarang, Pasar Underrated Penyelamat Warga Komplek Mager seperti Saya Mojok.co

Pasar Sendangmulyo Semarang, Pasar Underrated Penyelamat Warga Komplek seperti Saya

15 Oktober 2025
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co alasan masuk unnes

Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES Semarang, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain

5 September 2025
3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang (Unsplash)

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tuntang, Kabupaten Semarang

21 Agustus 2022
Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

Trans Semarang, Cumi Darat yang Sesungguhnya. Ditungguin Nyembur, tapi kalau Disalip Nyebelin

15 Juni 2024
=Jangan Ngaku Mahasiswa Semarang kalau Belum ke Bandungan Semarang, Tempat Andalan Kegiatan Organisasi Kampus Mojok.co

Bandungan Semarang Tempat Favorit Mahasiswa Semarang

10 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Fakta Menarik tentang Kota Batu yang Jarang Dibicarakan Orang, Salah Satunya Pernah Terkenal dengan Perkebunan Kina

Macetnya Kota Batu kini bikin jengkel, semua gara-gara tata kota yang berantakan!

25 Juli 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
Tuban, Kota Elite Branding Sulit: Kabupaten yang Takdirnya Memang Sulit Terkenal, Diusahain pun Percuma lamongan legen tuban

Legen Tuban kini serba oplosan, tak layak jadi oleh-oleh khas daerah

22 Juli 2026
Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu Mojok.co

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

26 Juli 2026
Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan Mojok.co

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

25 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.