Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

My Name: Drakor Laga yang Tampilkan Image Lain dari Han So Hee

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
24 Oktober 2021
A A
My Name: Drakor Laga yang Tampilkan Image Lain dari Han So Hee terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Pada 15 Oktober yang lalu, di tengah riuhnya perbincangan tentang Squid Game dan Hometown Cha-cha-cha, Netflix kembali menghadirkan serial drama Korea yang juga menarik untuk ditonton. Mengangkat tema balas dendam, My Name (demikian judul drakor tersebut) tayang dalam delapan episode dan menyajikan cerita bergenre action, crime, dan thriller.

My Name yang saat ini ada di deretan top list Netflix, bercerita tentang Jiwoo (Han So Hee), anak seorang gembong narkoba yang jadi buronan polisi. Kondisi inilah yang membuat kehidupan Jiwoo tidak berjalan baik. Ke mana-mana dia dibuntuti oleh polisi dan di sekolah pun dia dijadikan sasaran bullying. Demi menjaga nama baik sekolah, Jiwoo diminta untuk keluar dari sekolah.

Hingga akhirnya, peristiwa mengerikan itu terjadi. Tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-17, Jiwoo menyaksikan ayahnya (Donghoon, diperankan oleh Yoon Kyung Ho) dibunuh oleh sosok misterius. Lantaran pihak kepolisian tidak berhasil menemukan siapa pelakunya, kasus pembunuhan ayah Jiwoo akhirnya ditutup. Petualangan Jiwoo dalam mengungkap siapa pembunuh ayahnya pun dimulai.

Pada mulanya, ada Mujin (Park Hee Soon)—sahabat sekaligus ketua/pemilik jaringan narkoba tempat ayahnya Jiwoo bergabung—yang menjadi penolong bagi Jiwoo. Mujin lah yang mengajak Jiwoo untuk ikut bergabung dalam organisasinya dengan tujuan membuat Jiwoo menjadi sosok yang tangguh jika ingin mengungkap siapa pelaku pembunuhan ayahnya.

Selanjutnya, atas arahan Mujin, Jiwoo kemudian menyamar dan bergabung di kepolisian. Untuk memudahkan misinya, Jiwoo berusaha kuat agar bisa ditempatkan di departemen narkoba. Di sanalah Jiwoo bertemu dengan Cha Giho (Kim Sang Ho)—pimpinan departemen narkoba di kepolisian, yang tahu dan punya peran dalam kasus pembunuhan ayahnya Jiwoo—dan Pildo (Ahn Bo Hyun), detektif yang nantinya akan menjalin hubungan dengan Jiwoo.

#1 Tema yang umum dan bisa ditebak

Siapa pun pasti setuju bahwa balas dendam adalah tema yang sudah banyak dijumpai dalam berbagai tontonan. Perihal siapa pembunuh ayah Jiwoo pun, pasti sudah banyak penonton yang bisa menebaknya sejak awal.

Namun, adanya hal tersebut bukan berarti drakor ini menjadi biasa-biasa saja. Dalam mengungkap siapa pembunuh ayah Jiwoo, hingga episode akhir, drakor ini tetap menyajikan kejutan-kejutan kecil yang membuat penonton tetap betah untuk mengikuti misi balas dendam Jiwoo.

#2 Han So Hee dengan image barunya

Saya termasuk salah satu dari entah berapa banyak orang yang tertarik menonton serial drakor ini, sejak melihat posternya diunggah di akun Twitter Netflix.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Dalam poster tersebut, terpampang nyata Han So Hee dengan wajah babak belur, ekspresi datar penuh misteri, dan pisau berlumur darah di tangan. Pemandangan ini menjadi image baru dalam karakter yang diperankan oleh Han So Hee, setelah pada dua drakor sebelumnya (The World of the Married dan Nevertheless) dia menjadi sosok feminin.

Dalam drakor ini, Han So Hee memerankan tokoh perempuan petarung. Dia menjadikan kesedihan dan kehilangan sebagai bekal untuk kuat dan berani.

#3 Aksi laga yang sadis

Sejak episode awal, aksi perkelahian yang brutal sudah langsung muncul ketika Jiwoo berhadapan dengan teman kelasnya yang melakukan bullying. Selanjutnya, adegan perkelahian tangan kosong, tusukan pisau, dan penembakan, tidak terelakkan lagi di sepanjang episode.

Dalam aksi perkelahian yang sadis dan melibatkan Jiwoo, penonton akan melihat Han So Hee dengan karakter perempuan petarung. Menyerang dan bertahan, tangan kosong ataupun dengan pisau atau pistol, semuanya disajikan oleh Han So Hee sebagai Jiwoo.

Akting Han So Hee yang sedemikian mengagumkan, tentu tidak lepas dari peran karakter lain yang juga lincah dan tampak sealami mungkin dalam aksi laga yang berdarah-darah.

#4 Sisi dramatis

Awalnya, penonton mungkin akan dibuat iba atas apa yang dialami oleh Jiwoo. Menjadi korban bullying dan kehilangan ayah—sebagai satu-satunya keluarga yang dimiliki—jelas bukanlah hal yang mudah untuk dilalui. Namun, bagaimana kerapuhan membuat Jiwoo bertransformasi menjadi sosok yang kuat, pada kenyataannya menjadi hal lain dan poin utama dalam drakor ini.

Selain itu, kisah persahabatan antara Donghoon dengan Mujin adalah bagian penting yang juga menampilkan sisi gelap dan dramatis. Dalam hubungan persahabatan layaknya persaudaraan yang mereka jalani, ada makna tentang kejujuran dan pengkhianatan yang tersirat.

Hubungan antara Jiwoo dan Pildo yang terjalin dari benci menjadi cinta adalah pemanis yang muncul menjelang episode akhir. Hubungan mereka ini juga jadi contoh atas kalimat “baru juga memulai, sudah harus berakhir”. Baru bahagia sebentar, sudah harus kehilangan lagi. Nyesek sekali.

Bagi saya yang selama ini selalu kebingungan untuk memutuskan mau menonton drakor yang mana, menonton My Name melahirkan rasa kepuasaan tersendiri. Aksi laga yang sadis, tapi seru, ditambah teknik sinematografi yang keren, benar-benar memanjakan mata saat menonton drakor ini.

Hal yang juga menarik adalah tentang hubungan ayah-anak yang diangkat. Dalam hal bacaan maupun tontonan, saya termasuk seseorang yang gampang mewek kalau disajikan cerita tentang manisnya hubungan ayah-anak. 

Setiap kali Jiwoo flash back saat menghabiskan waktu bersama ayahnya, hingga bagaimana dia harus kehilangan ayahnya saat hubungan dengan ayahnya sedang berjarak, di situlah saya tidak bisa menahan air mata. Terlebih setelah tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi pada ayahnya Jiwoo, duh… ambyar sudah.

Meskipun saya bukan pencinta drakor sejati (karena jumlah drakor yang saya tonton masih sedikit), izinkan saya merekomendasikan drakor ini, jika kalian suka cerita bergenre action, crime, dan thriller.

Tontonlah My Name dan temukan misteri di balik judulnya.

Sumber Gambar: Akun Instagram Netflix

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2021 oleh

Tags: drama koreaHan So HeeMy Name
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

4 Web Series Korea Seru Buat Kamu yang Sibuk tapi Pengin Nonton terminal mojok

4 Web Series Korea Seru Buat Kamu yang Sibuk tapi Tetap Pengin Nonton

4 November 2021
Rekomendasi 5 Drama Korea Satu Episode yang Bisa Ditonton di YouTube Terminal Mojok

5 Rekomendasi Drama Korea Satu Episode yang Bisa Ditonton di YouTube

25 Juli 2022
16 Drama Korea yang Harus Kamu Tonton sebelum 2022 Berakhir Terminal Mojok

16 Drama Korea yang Harus Kamu Tonton sebelum 2022 Berakhir

10 Desember 2022
5 Drama Korea Kawin Kontrak yang Menarik untuk Ditonton terminal mojok

5 Drama Korea Kawin Kontrak yang Seru untuk Ditonton

27 Desember 2021
Drakor D.P. (Deserter Pursuit)_ Beragam Isu dalam Cerita Kelam Dunia Militer Korea Selatan terminal mojok

Drakor D.P. (Deserter Pursuit): Mengangkat Beragam Isu Melalui Cerita Kelam Dunia Militer Korea Selatan

5 September 2021
5 Drama Korea dengan Ending Ter-lucknut

5 Drama Korea dengan Ending Ter-lucknut yang Bikin Geregetan

28 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.