Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Musuh Cavani di Manchester United Bukanlah Kutukan, melainkan Beban

Aulli Reza Atmam oleh Aulli Reza Atmam
12 Oktober 2020
A A
edinson cavani no 7 manchester united mojok

edinson cavani no 7 manchester united mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Kepindahan Edinson Cavani ke Manchester United sudah jelas menyita perhatian dan menjadi perbincangan hangat di bursa transfer musim panas 2020 ini. Bukan cuma tentang bagaimana Cavani bakal menjadi suntikan tenaga baru Manchester United di lini depan, namun juga soal nomor punggung yang dipakainya.

Seperti diketahui, Cavani bergabung dengan Manchester United dan membela klub beken Liga Inggris itu mulai musim 2020-2021. Cavani datang dengan status bebas transfer setelah sebelumnya bermain bagi Paris Saint-Germain di Liga Prancis dan dikontrak dengan durasi satu tahun.

Cavani memilih nomor punggung tujuh untuk dipakai di Manchester United. Inilah yang kemudian menjadi pembicaraan publik. Bukan tanpa alasan, nomor punggung tujuh memang nomor yang bisa dibilang keramat di Manchester United.

Nomor punggung tujuh di Manchester United lekat dengan nama-nama pemain hebat dan legendaris yang silih berganti bermain di sana. Beberapa di antaranya adalah George Best, Eric Cantona, David Beckham, serta Cristiano Ronaldo. Hanya saja, selepas Ronaldo pergi pada 2009, belum ada pemain pemakai nomor tujuh lain yang mampu menorehkan kesuksesan. Sebaliknya, siapa yang memakai nomor tujuh justru kariernya meredup dan tidak mampu tampil cemerlang bersama Setan Merah.

Sebut saja Michael Owen, Angel di Maria, Memphis Depay, dan Alexis Sanchez. Semuanya tidak mampu bersinar dan malah meredup. Padahal tak jarang pemain pengguna nomor tujuh tersebut berstatus pemain top dengan penampilan ciamik bersama klub sebelumnya saat didatangkan Manchester United.

Nomor tujuh akhirnya kini dianggap bagaikan kutukan di Manchester United. Padahal kalau melihat sisi historisnya yang sudah disinggung sebelumnya, tidak sulit untuk menerka nomor tujuh sebetulnya adalah sebuah beban alih-alih kutukan bagi pemain.

Apa yang dialami Antonio Valencia bisa menjadi gambaran. Valencia yang membela Manchester United pada 2009 hingga 2019 awalnya mengenakan nomor punggung 25 kemudian berganti menjadi tujuh pada musim 2012-2013. Nah, saat mengenakan nomor tujuh itulah performanya justru mengecewakan dan pemain asal Ekuador itu pun harus berkutat dengan masalah cedera serta lebih banyak duduk di bangku cadangan. Ujung-ujungnya, Valencia pun memutuskan untuk mengganti nomor punggung lagi menjadi 25 seperti sedia kala.

Kepada media, Valencia mengaku dilepasnya nomor tujuh dan kembali ke nomor 25 tak didasari oleh alasan negatif dan hanya karena nomor 25 dipakainya di awal kiprah bersama Manchester United yang berjalan baik. Namun, dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan Daily Mail, ia juga sempat mengakui bahwa tujuh adalah nomor yang begitu berarti di Manchester United dan yang mengenakannya jelas bukan pemain sembarangan.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Selepas kembali ke nomor 25, performa Valencia menanjak lagi meski juga tidak bisa dibilang istimewa. Untuk diingat, saat itu penampilan Manchester United secara keseluruhan memang menurun sehubungan dengan beralihnya posisi manajer dari Sir Alex Ferguson ke David Moyes yang menghasilkan perubahan permainan tim. Bagaimana bisa kita tidak menebak bahwa menanggalkan nomor tujuh berarti melepas beban berat yang menyertainya?

Cavani sendiri tahu betul ada tanggung jawab besar di balik nomor tujuh di Manchester United. Penyerang asal Uruguay itu sebetulnya menganggap nomor punggung bukanlah hal penting di lapangan. “Namun saat Anda mendapat kesempatan untuk mengenakan nomor tujuh di Manchester United yang telah dipakai oleh sejumlah pemain top yang menjadi legenda di negeri dan klub ini. Itu adalah tanggung jawab yang sungguh bagus untuk diemban.” Ujar Cavani seperti dilansir laman resmi klub.

Jelas bahwa musuh Cavani dengan nomor tujuh miliknya bukanlah sebuah kutukan, melainkan beban. Ia juga punya modal penting untuk melawan musuh tersebut, yakni pengalamannya yang segudang di level tinggi sepak bola Eropa. 

Soal pengalaman, Cavani memang bukan pemain kaleng-kaleng. Pemain yang kini berusia 33 tahun itu punya jam terbang mumpuni di Benua Biru. Mengawali kiprahnya di Eropa bersama Palermo pada 2007 yang berlanjut di Napoli hingga 2013 dan kemudian berseragam Paris Saint-Germain hingga tahun ini. Bersama tiga klub dari tiga negara berbeda tersebut, Cavani tampil sebagai pemain yang begitu diandalkan di lini depan untuk menggedor tembok pertahanan lawan dengan hasil berupa gelontoran ratusan gol.

Pada akhirnya, Cavani mengawali langkahnya di Manchester United dengan menyatakan siap berjuang demi menjadi sosok yang memang layak mengenakan nomor tujuh layaknya Best, Cantona, Beckham, atau Ronaldo. 

“Ya, itu adalah tantangan yang fantastis dan juga tanggung jawab menarik yang saya terima dengan tekad terkuat, dan saya mengatakan bahwa saya akan bekerja sangat keras untuk tampil dengan performa terbaik saya sehingga saya bisa melepas nomor tersebut seperti halnya pemain-pemain yang telah disebutkan.” pungkasnya.

 Sumber gambar: Akun Twitter @SquawkaNews

BACA JUGA Manchester United, eh, Penchester United Pantas Jadi Juara dari Jalur Penalti.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Oktober 2020 oleh

Tags: beckhambestcantonaedinson cavanimanchester unitednomor tujuhronaldo
Aulli Reza Atmam

Aulli Reza Atmam

Hanya seorang anak sekolah.

ArtikelTerkait

4 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Manchester United dan Ini Serius terminal mojok.co

4 Hal yang Sebaiknya Dilakukan Manchester United dan Ini Serius

5 Oktober 2020
Liverpool

Liverpool yang Arogan, Lupa Diri dan Berpotensi Jadi Leicester City Jilid 2

27 Juli 2020
Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

Buang Sial, Sebaiknya Manchester United Ganti Logo Saja

9 Mei 2022
manchester united manchester city liga inggris FFP david pannick MOJOK.CO

Manchester United Ternyata Kalah Kelas dari Manchester City, Si Perusak Anus UEFA

14 Juli 2020
Piala Dunia 2022 Qatar: Piala Dunia yang Serba Terakhir

Piala Dunia 2022 Qatar: Piala Dunia yang Serba Terakhir

16 November 2022
Memburu Frenkie de Jong, Langkah Pertama Revolusi Erik ten Hag

Memburu Frenkie de Jong, Langkah Pertama Revolusi Erik ten Hag

13 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.