Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Muda Mulai Berkarya, Alasan Idol K-Pop Debut di Usia Belia

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
1 April 2021
A A
Muda Mulai Berkarya, Alasan Idol K-Pop Debut di Usia Belia
Share on FacebookShare on Twitter

Saya termasuk fans K-Pop yang gemar ngecekin profil dan biodata grup yang berhasil menarik perhatian. Rasa kepo saya itu muncul lantaran saya pengin tahu umur para idol K-Pop yang mungkin bakal masuk ke dalam bias list saya. Dengan mengetahui umur mereka, saya jadi tahu harus panggil mereka dengan sebutan “oppa” atau “dongsaeng”.

Beberapa waktu lalu, saya mulai kepo dengan boygroup paling bontot dari YG Entertainment, Treasure. Waktu saya cek biodata mereka di internet, saya kaget banget melihat tahun lahir si maknae, So Jung-hwan, yang lahir tahun 2005. Saya yang lima tahun lebih tua ini langsung mbatin, “Kalau nge-bias-in Jung-hwan berarti suka dedek-dedek dong aku?” Sebelum Jung-hwan, saya juga sempat merasa insecure masalah umur waktu memutuskan buat nge-bias-in Yang Jung-won dari boygroup Enhypen. Nggak jauh beda, si leader ini lahir tahun 2004.

Dulu waktu masih awam sama K-Pop, saudara sepupu saya sempat heboh karena Zelo BAP dapet gelar “idol K-Pop termuda” di zamannya. Begitu juga dengan Taemin SHINee yang debut sejak usia 14 tahun dan membuatnya nggak pernah jadi member tertua, bahkan ketika ia debut di sebuah project group bareng junior-juniornya dari SM Entertainment.

Di malam yang syahdu, waktu revisi proposal saya belum saya sentuh tapi saya malah karaokean lagu “Going Crazy” punyanya Treasure, saya jadi mikir, kenapa ya kok idol K-Pop pada debut di usia yang belia banget? Dulu waktu saya seumuran dengan Jung-hwan dan Jung-won, saya masih nangisin nilai ulangan matematika yang di bawah KKM, sementara mereka malah sudah ditangisin banyak cewek karena terlalu berkarisma. Duh.

Jadi gini, Mylov. Banyak idol K-Pop didebutkan di usia yang masih sangat muda karena ada penyebabnya. Sebenarnya sih nggak semua calon idol harus debut di usia belasan tahun. Cuma karena ada alasan bisnis dan lainnya, debut di usia muda punya lebih banyak keuntungan.

Pertama, usia muda berarti fisik masih prima. Mereka yang baru memasuki fase remaja dan dewasa awal punya energi yang lebih kuat dan kondisi fisik yang sehat. Menjadi idol itu menyita banyak waktu dan tenaga. Nggak cuma latihan nyanyi dan dance tiap hari, mereka juga harus hadir di acara televisi, jumpa penggemar, atau konser keliling dunia. Para idol K-Pop yang berusia muda ini diharapkan bisa tahan banting dengan jadwal yang sebegitu sibuknya. Badan mereka juga belum kaku, jadi kalau koreografinya jumpalitan pun mereka nggak bakal ngeluh boyoken dan sebagainya.

Usia muda juga bisa dikorelasikan dengan kemampuan untuk memahami sesuatu dengan lebih cepat alias kemampuan kognitif mereka masih oke. Trainee muda cenderung lebih mudah diajari dan diarahkan.

Kedua, debut lebih awal berarti lebih awet dan menjanjikan di pasar. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya, idol yang berusia muda lebih banyak dilirik fans. Ini karena mereka masih fresh dan cenderung cocok buat dipasangkan dengan konsep apa pun. Dengan mendebutkan idol di usia muda, agensi mengajak penggemar untuk menyaksikan pertumbuhan mereka dari remaja menuju dewasa, kayak saya ngeliat Jung-kook BTS yang debut dari SMP hingga sekarang sudah sedewasa itu.

Baca Juga:

Bagi-bagi Freebies di Konser K-Pop Bikin Trauma dan Nama Baik Fandom Tercemar Gara-gara Oknum K-Popers Tak Tahu Diri

Season Greeting, Merchandise KPop Paling Nggak Penting yang Mending Stop Produksi

Mengingat kontrak agensi dengan artis biasanya punya durasi waktu 7 tahun, idol K-Pop yang debut sejak remaja tersebut diharapkan masih “laku” di pasaran. Misal mereka debut di usia 17 tahun, maka di akhir kontrak usia mereka masih 24 tahun, belum tua-tua amat. Selain itu ada pula anggapan bahwa “the younger the better” dan “menjadi maknae atau anggota termuda dari suatu grup adalah hal yang menguntungkan.” Menjadi muda membuat mereka punya lebih banyak peluang untuk berkarya lebih lama dan menjajal hal baru selain jadi penyanyi.

Terakhir, keburu wajib militer. Cowok-cowok Korea Selatan memang punya kewajiban dan panggilan dari negara buat ikut wajib militer. Kalau para trainee cowok ini debut di usia 20 tahun ke atas, waktu mereka untuk berkarier, ketemu penggemar, dan menghasilkan duit bagi agensi cuma sedikit. Keterbatasan waktu itulah yang membuat agensi buru-buru mendebutkan trainee-nya.

Itulah beragam alasan kenapa ada cukup banyak idol K-Pop yang sudah debut di usia sekolah. Keren banget, ya, mereka sudah bisa menentukan tujuan, bahkan sudah bisa meraih cita-citanya buat jadi seorang idola masyarakat. Kalau kalian di umur 15 tahun lagi sibuk ngapain?

Sumber Gambar: YouTube SMTOWN

BACA JUGA Hal Tidak Biasa yang Saya Alami karena Punya Istri Pemuja Idol Korea dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2021 oleh

Tags: band koreaidolidol koreaK-Popkorean pop
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Fenomena Banyak Idol K-Pop dari Jepang, Orang Korea Sebenarnya Benci atau Sayang_ terminal mojok

Fenomena Banyak Idol K-Pop dari Jepang, Orang Korea Sebenarnya Benci atau Sayang?

29 April 2021
5 Konsekuensi yang Ditimbulkan Gara-gara Kericuhan Konser NCT 127 Semalam Terminal Mojok

5 Konsekuensi yang Bakal Ditimbulkan Gara-gara Kericuhan Konser NCT 127 Semalam

5 November 2022
Debut Girl Group BabyMonster Mengecewakan: YG yang Malas Hanya Daur Ulang Konsep Blackpink Mojok.co

Debut Girl Group BabyMonster Mengecewakan: YG yang Malas Hanya Daur Ulang Konsep Blackpink

30 November 2023
Aegyo Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar terminal mojok

Aegyo: Skill Persuasi ala Idol K-Pop yang Bisa Kamu Coba ke Teman, Keluarga, dan Pacar

2 Agustus 2021
Masa Depan Bumi Bisa Jadi Ada di Pundak Penggemar K-Pop Terminal Mojok

Masa Depan Bumi Bisa Jadi Ada di Pundak Penggemar K-Pop

19 Februari 2022
Ratunya K-Pop Gen 2 Sudah Pasti SNSD, Ini Alasannya

Ratunya K-Pop Generasi 2 Sudah Pasti SNSD, Ini Alasannya

7 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.