Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Kesan Pertama Saya Menggunakan Minyakita, Minyak Goreng Subsidi Pemerintah

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
8 Agustus 2023
A A
Kesan Pertama Saya Menggunakan Minyakita, Minyak Goreng Subsidi Pemerintah

Kesan Pertama Saya Menggunakan Minyakita, Minyak Goreng Subsidi Pemerintah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Warna minyak gorengnya sedikit kusam

Konon katanya, minyak goreng yang bagus itu bisa kita lihat dari warnanya. Semakin kuning jernih warna minyaknya berarti kualitasnya semakin baik. Karena kalau warnanya kuning jernih, berarti proses penyaringannya baik, sehingga menghasilkan minyak bermutu tinggi.

Akan tetapi berdasarkan pengalaman saya, warna Minyakita kurang kuning jernih. Warna minyaknya cenderung kuning agak sedikit kusam. Saya membandingkan minyak goreng bersubsidi ini dengan minyak goreng merek ternama lainnya di pasaran. Coba deh kalian bandingkan juga, pasti bakal terlihat perbedaan warnanya.

Tak ada promo berlebihan

Umumnya minyak goreng kemasan dipromosikan secara berlebihan. Bukan cuma dipromosikan memiliki kandungan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh, ada juga yang mengatakan bahwa minyaknya aman untuk diminum. Sampai hari ini sejujurnya saya masih nggak mengerti kenapa iklannya harus menampilkan orang minum minyak goreng merek tersebut.

Berbeda dengan minyak kemasan lain, Minyakita justru nggak memberikan promo berlebihan. Bahkan nggak ada iklannya sama sekali di layar kaca. Ya saya tahu sih, ini kan produk subsidi pemerintah, makanya nggak ada iklannya. Namun di bagian kemasan pun minyak ini nggak menonjolkan kandungan vitamin atau apa pun itu yang bermanfaat bagi tubuh kita. Satu-satunya yang menonjol dari kemasan Minyakita hanya harganya.

Hasil gorengnya sama

Walau warnanya kurang cantik—nggak kuning jernih seperti minyak goreng merek sebelah—hasil gorengan Minyakita tetap baik, kok. Berdasarkan penuturan istri saya sendiri, kualitas gorengan dari minyak goreng bersubsidi ini dengan minyak lain sama saja. Nggak ada perbedaan yang signifikan.

Alasan saya menanyakan soal ini ke istri saya bukan cuma karena dia memiliki pengalaman memasak, tapi juga karena saat ini dia menggunakan Minyakita dan minyak merek lain (yang lebih mahal) secara bersamaan. Minyakita digunakan untuk menggoreng makanan jualannya, sementara minyak merek lain dipakai untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Makanya saya cukup yakin kalau istri saya tahu betul hasil gorengan dari kedua minyak tersebut.

Minyakita bisa dipakai untuk menggoreng lebih dari sekali

Beberapa waktu lalu, netizen Twitter ramai membahas kualitas Minyakita. Mayoritas dari mereka berpendapat bahwa kualitasnya sangat buruk. Sekali menggoreng menggunakan minyak goreng bersubsidi ini, warna minyaknya langsung menghitam. Mirip seperti oli bekas.

MINYAK GORENG. Perempuan Sakai di Bengkalis, Riau bersaksi tentang kualitas minyak goreng untuk masyarakat. Padahal, hutan mereka telah habis untuk sawit.

Dari 150 ribu Ha pada 1950, kini orang Sakai tinggal memiliki 207 Ha hutan adat. Itupun terancam jalan tol Duri – Dumai. pic.twitter.com/Sj8MPEWSlu

— Dandhy Laksono (@Dandhy_Laksono) July 25, 2023

Baca Juga:

Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat

Dear Pak Zulhas, Bapak dan Partai Bapak Tolong Jangan Sering-sering Bikin Emosi

Terus terang, istri saya nggak sepakat dengan pendapat tersebut. Berdasarkan pengalaman istri saya, Minyakita tetap bisa dipakai menggoreng hingga dua kali. Nggak sekali pakai langsung menghitam. Namun, memang masa pakainya sedikit lebih pendek ketimbang minyak goreng merek sebelah. Kalau menurut saya sih hal ini cukup wajar mengingat harga jualnya juga lebih murah.

Begitulah kesan saya menggunakan Minyakita. Intinya, kualitas minyak goreng bersubsidi ini biasa-biasa aja sesuai dengan harga jualnya. Satu harapan saya, semoga distribusi Minyakita aman terkendali di seluruh Indonesia, supaya nggak terjadi kelangkaan. Dan tentu saja semoga nggak ada lagi berita soal minyak palsu yang beredar di masyarakat. Kalau bisa, harganya tetap terjangkau seperti sekarang, atau malah lebih murah lagi seperti di Malaysia. Gimana, Ibu-ibu, setuju?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal Konyol yang Terjadi Saat Berburu Minyak Goreng Subsidi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2023 oleh

Tags: minyak gorengminyakitasubsidi
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Minyak Goreng dan "Gorengan" yang Bikin Pusing Terminal Mojok

Minyak Goreng dan ‘Gorengan’ yang Bikin Pusing

19 Maret 2022
Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat Mojok.co

Kasta Merek Minyak Goreng dari Golongan Sultan hingga yang Paling Merakyat

1 September 2024
harga pupuk mahal petani panen susah mojok

Pupuk Mahal, Petani Bisa Apa?

4 September 2021
Minyak Goreng dan Kebiasaan Orang Jepang yang Nggak Suka Menggoreng Terminal Mojok

Minyak Goreng dan Kebiasaan Orang Jepang yang Nggak Suka Menggoreng

6 April 2022
3 Cara Mengakali Harga Telur dan Minyak Goreng yang Nggak Ngotak

3 Cara Makan Telur dan Gorengan meski Harga Telur dan Minyak Nggak Ngotak

29 Desember 2021
minyak goreng

Kok Bisa sih Harga Minyak Goreng Naiknya Ugal-ugalan?

6 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”
  • 10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal
  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”
  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.