Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mie Dokdok vs Mie Goreng, Enak Mana?

Nar Dewi oleh Nar Dewi
23 April 2020
A A
Mie Dokdok vs Mie Goreng, Enak Mana?
Share on FacebookShare on Twitter

Pengalaman ngekos di Jogja membuat saya melek dengan berbagai makanan khas anak mahasiswa rantau di sini. Salah satu makanan yang tak bisa saya lupakan kelezatannya adalah mie dokdok. Dulu, tiap sore di bulan-bulan pertama ngekos, saya pasti lari ke warung burjo buat menikmati santapan lezat nan penuh micin itu.

Segelas es teh tak luput selalu menemani santapan tersebut. Saya pun merasa bersemangat lagi setelah lelah bekerja seharian! Sayangnya, kurang dari 6 bulan sejak saya ngekos, warung burjo tersebut tutup. Kabarnya, si pemilik warung pindah ke daerah utara yang lebih ramai dengan mahasiswa. Hiks.

Bagi yang tidak tahu, mie dokdok ini emang punya kuah banyak. Rasanya kombinasi manis dengan sedikit asin. Kadang ada cabainya juga asalkan request ke akang Burjonya dulu. Selain itu, sajian mie ini juga ditambah dengan kerupuk udang kecil-kecil. Rasanya maknyus banget. Lezat tiada tara. Namun, karena burjo langganan saya tutup, mie dokdok pun menjadi semacam kenangan bagi perut ini. Dan tiap memikirkannya, si perut pasti krucuk-krucuk.

Kadang karena kelewat rindu, saya menyempatkan diri mampir di warung burjo yang agak jauh. Namun, karena males jalan, akhirnya saya terpaksa puas dengan warmindo biasa yang dijual ibu kos sendiri.

“Loh, kenapa nggak bikin mie dokdok sendiri?” Mungkin ada pembaca yang bertanya begitu. Masalahnya, agak lama bagi saya buat menyadari kalau ternyata mie yang begitu saya sukai itu ternyata mie goreng yang dimasak ala mie rebus. Hmmm, sungguh aneh. Sulit dipercaya! Ya maaf, kalau saya lemot. Hihihi.

Dulunya, saya pikir mie dokdok ini sejenis varian mie khusus yang sulit dicari. Teman sayalah yang akhirnya membuat saya sadar. Dia ketawa ngakak waktu saya bilang pengin nitip beliin Indomie rasa dokdok waktu ia mau ke minimarket.

Si teman yang nyebelin tapi baik hati itu kemudian menjelaskan bahwa ternyata mie ini dibikin dari mie goreng, baik itu Indomie goreng atau Mie Sedap goreng. Bebaslah pokoknya asal mie goreng. Namun, memang kuahnya sengaja dibanyakin. Bumbu yang lain seperti kecap juga dibanyakin biar rasanya makin nendang.

“Lha emangnya kamu nggak pernah lihatin akangnya bikin mie?” tanya dia. Saya geleng-geleng kepala sok imut. Warung burjo yang biasa saya datangi itu hampir selalu berjubel sama mas-mas. Saya jadi agak gimana gitu kalau nunggu di dalem. Makanya saya selalu nunggu di luar dan baru masuk kalau akang burjonya manggil.

Baca Juga:

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

Ngomong-ngomong, masakan buatan akang burjo ini kalau dipikir inovatif banget, lho! Bayangin, pabriknya Indomie dan Mie Sedap sudah susah-susah memproduksi mie yang dibuat khusus sebagai mie goreng. Eh, ini sama akang-akang burjo malah diubah lagi jadi mie rebus.

Namun, harus saya akui bahwa inovasi itu sukses. Rasa mie goreng rebus eh mie dokdok bener-bener beda dari mie goreng biasa. Saya bahkan yakin kalau varian rasa mie dokdok ini dipasarkan dalam kemasan khusus, pasti banyak orang Indonesia yang suka.

Membuat mie dokdok ternyata juga nggak susah-susah amat. Sekalinya tahu bahwa ia ternyata mie goreng yang direbus, saya langsung membuatnya sendiri.

Oalah, ternyata emang cuma Indomie goreng dimasak pakai kuah banyak. Titik, nggak pakai teknik aneh-aneh. Nggak pakai sulap atau pesugihan dan segala macemnya. Pokoknya cuma dikasih kuah, dan kecap lebih banyak biar rasanya seimbang. Beres deh, bisa hemat beberapa ribu rupiah tiap sore.

Lantas, enak mana? Mie dokdok atau mie goreng?

Saya sempat berdebat dengan teman saya mengenai enak mana antara mie dokdok dengan mie goreng biasa. Kalau saya sih jujur, milih mie dokdok 100%. Saya tak tahan dengan kuahnya yang gurih dan kriuk kerupuknya. Sedangkan teman saya rupanya lebih menyukai Indomie goreng biasa. Ia malah berkelakar kalau mie dokdok ini semacam penistaan. What? Why? How?

Ya memang sih, mie dokdok ini semacam penyimpangan dari mie goreng. Tapi kalau enak, kenapa tidak? Jadi gimana nih, pembaca sekalian? Mau ikut tim mana? Tim mie goreng biasa atau tim mie dokdok alias mie goreng berkuah?

BACA JUGA Pop Mie Adalah Teman Perjalanan Jauh yang Hakiki atau tulisan Nar Dewi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2020 oleh

Tags: burjomie dokdokmie goreng
Nar Dewi

Nar Dewi

IRT suka nulis

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

30 September 2025
Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

4 Januari 2026
Kasta Mie Goreng Instan Paling Enak, Indomie Bukan di Urutan Pertama!

Kasta Mie Goreng Instan Paling Enak, Indomie Bukan di Urutan Pertama!

15 Januari 2025
Ilustras speaker mojok.co

Tak Ada yang Menyebalkan dari Nongkrong di Burjo Kecuali Playlist Lagunya

26 Maret 2022
3 Burjo Terbaik Dekat UNS yang Punya Menu Andalan Enak dan Murah Meriah Mojok.co

3 Burjo Terbaik Dekat UNS yang Punya Menu Andalan Enak dan Murah Meriah

10 Agustus 2024
gorengan

Kelakuan Para Pembeli Gorengan: Lain yang Dipegang, Lain Pula yang Dibeli

29 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.