Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menu Katering Pernikahan Sunda dan 4 Hidangan Wajib yang Selalu Muncul

Fajar Hikmatiar oleh Fajar Hikmatiar
14 Januari 2021
A A
Menu Katering Pernikahan Sunda dan 4 Hidangan Wajib yang Selalu Muncul terminal mojok.co

Menu Katering Pernikahan Sunda dan 4 Hidangan Wajib yang Selalu Muncul terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi para pemburu kuliner, undangan pesta pernikahan menjadi sesuatu yang ditunggu. Apalagi jika tahu bahwa yang mengadakan resepsi adalah kawan atau tetangga dan membuat acara yang tidak sederhana. Hal ini pasti jadi sasaran empuk untuk menikmati segala sajian menu katering pernikahan. Jangankan makan di tempat, kadang sekalian kode-kode minta dibungkus untuk dibawa pulang ke rumah walaupun ngamplop nggak tebel-tebel amat.

Line-up yang menjadi sajian umum di menu katering pernikahan Sunda biasanya terdiri dari, nasi hangat (kalau apes, kebagian pas sudah lumayan dingin), berbagai olahan daging seperti rendang, semur, gulai, berbagai olahan ayam, kentang balado (bisa dipotong dadu atau diiris berbatang), bihun, capcay, dan lain-lain yang kadang selalu sama di setiap acara. Saya jadi curiga ada buku saku mengenai panduan menyajikan menu katering pernikahan bagi masyarakat Sunda.

Berbagai menu tambahan lain sebagai pelengkap biasanya terdiri dari, kerupuk, sop atau es buah, batagor atau siomay, bakso, buah-buahan, kue basah, seblak (saya pernah menemukan), dan berbagai camilan lain yang khusus disediakan bagi mereka yang sedang diet makanan berat.

Sebagai kondangan hunter, saya cukup sering membandingkan menu-menu yang disajikan di setiap acara nikahan yang saya datangi. Ada beberapa menu yang menjadi favorit hingga saya merasa ini wajib ada di setiap resepsi pernikahan. Kalau saja ada yang absen, sedikit mengurangi kenikmatan ketika menyantapnya.

Menurut survei yang saya lakukan secara tidak sengaja, dengan metode pengamatan sehabis bersalaman dengan mempelai, saya akan berikan contoh-contoh makanan yang wajib ada di acara pernikahan.

#1 Asinan

Asinan yang dimaksud adalah asinan buah-buahan yang dibuat dengan cara pengacaran. Asinan sejenis ini cukup mudah ditemui di wilayah Bogor dan Priangan Barat (Sukabumi dan Cianjur).  Sebagai makanan khas, asinan merupakan salah satu menu katering pernikahan Sunda yang wajib ada.

Buah-buahan yang digunakan biasanya terdiri dari mangga muda, pepaya, bengkoang, nanas, dan buah-buahan tropis lainnya. Perpaduan rasa antara asam dari kuah cuka, asin, manis, dan pedas sangat cocok dinikmati sebagai hidangan penutup untuk menemani ngobrol dengan tamu-tamu lain.

#2 Kerupuk udang

Walaupun bisa digantikan varian kerupuk lain, tapi kerupuk udang adalah idaman bagi pemburu kuliner di acara pernikahan. Seperti ada yang kurang rasanya kalau tidak bisa menemukan kerupuk udang di meja prasmanan.

Baca Juga:

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

Sebagai pelengkap hidangan, kerupuk udang cukup umum digunakan di acara resepsi pernikahan Sunda. Kalau saja kehadiran kerupuk udang itu absen, tentu saja akan membuat para tamu undangan–yang fanatik terhadap kerupuk udang–ngedumel sendiri karena ketidaklengkapan santapan yang disajikan. Pasalnya, paling nikmat itu ketika nyocol kerupuk udang dengan kuah rendang, beuhhh, ngeunah pisan, lah!

#3 Es krim

Ini adalah dessert idaman bagi banyak orang setelah makan besar. Dari mulai anak-anak sampai ibu-ibu rela mengantre di depan stan es krim yang biasanya dijaga bapak-bapak berkumis, memakai topi, dan baju batik coklat lengan pendek yang biasanya hanya hadir sampai pertengahan acara.

Paket es krim yang digunakan biasanya hampir sama di berbagai daerah. Seperti telah memiliki pakem, perpaduan warna dan rasa seperti rasa coklat yang diwakili warna coklat, vanila yang diwakili warna putih, dan strawberry yang diwakili warna pink menjadi menu yang umum tapi penuh peminat di setiap acara nikahan. Tidak heran kalau gubuk es krim ini kadang tidak tersedia sampai acara selesai karena selalu ludes di pertengahan acara.

#4 Kambing guling

Menu ini dapat saya katakan raja terakhir soal urusan peminat. Kambing guling merupakan idaman dari setiap idaman para tamu undangan. Bayangkan saja, saya pernah datang ke acara pernikahan yang ketika pasangan pengantin baru memasuki area pelaminan, orang-orang sudah berdiri dengan piring masing-masing di depan stan kambing guling. “Yang nikah kami, lho, bukan kambing!” mungkin begitu ucap sang pengantin.

Keberadaan kambing guling ini merupakan sasaran empuk bagi para penikmat kuliner. Tidak jarang timbul raut wajah kecewa apabila tidak kebagian porsi yang diharapkan. Meskipun kurang sehat karena tingginya kolesterol, tapi tetap saja, primadona tetap menjadi primadona.

BACA JUGA Saya Bukannya Antimenikah, tapi Punya Pertimbangan yang Kompleks dan tulisan Fajar Hikmatiar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2021 oleh

Tags: menu katering pernikahanSunda
Fajar Hikmatiar

Fajar Hikmatiar

Cuma mas-mas biasa yang hobi banget nonton bola.

ArtikelTerkait

Reaksi Saya sebagai Orang Sunda Saat Dipanggil Mas terminal mojok.co

Reaksi Saya sebagai Orang Sunda Saat Dipanggil Mas

2 Desember 2021
sunda maunya dipanggil aa bukan kang mang mojok

Memahami Panggilan ‘Mang’ di Sunda agar Nggak Salah Kaprah

11 Desember 2020
jawa dan sunda

Gagalnya Pernikahan Hayam Muruk dan Dyah Pitaloka, Membuat Kisah Percintaan Jawa dan Sunda Dihantui Cerita Masa Lalu

22 Juni 2019
Residu Perang Bubat yang Banyak Dijadikan Alasan Menolak Pernikahan MOJOK.CO

Residu Perang Bubat yang Banyak Dijadikan Alasan Menolak Pernikahan

3 Agustus 2020
Menelaah Logika Berpikir Lord Rangga Sunda Empire terminal mojok.co

Sebagai Orang Sunda, Saya Malu dengan Tingkah Lord Rangga

25 Mei 2021
Suku Sunda Nggak Kuat Merantau Itu Anggapan Sesat (Unsplash)

Benarkah Orang Suku Sunda Nggak Punya Nyali untuk Merantau seperti Suku Lain?

28 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.