Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Panduan Menjadi Programmer Biar Nggak Cuma Bisa ‘Hello World’ Terus Menyerah

Maulana Hanif Al-Faqih Rojichan oleh Maulana Hanif Al-Faqih Rojichan
9 Mei 2025
A A
Panduan Menjadi Programmer Biar Nggak Cuma Bisa 'Hello World' Terus Menyerah
Share on FacebookShare on Twitter

Tuntutan zaman menyebabkan banyak terjadi perubahan dalam kehidupan sehari-hari dan berdampak akan kebutuhan saat ini. Salah satunya adalah terciptanya berbagai macam profesi baru. Hal ini menjadikan kita bebas memilih pekerjaan apa yang kita sukai.

Contohnya adalah programmer. Programmer adalah pekerjaan yang berkutat pada sebuah kode yang menjadikannya banyak dicari oleh perusahaan besar. Tak bisa dipungkiri, gajinya pun juga sangat menggiurkan. Banyak perusahaan berani membayar mahal untuk mendaoatkan seorang programmer karena peranannya yang seringkali cukup vital.

Kebebasan Programmer

Menjadi seorang programmer menjadikan kita memiliki kebebasan untuk mencurahkan ide kita. Kita bisa mengimplementasikan ide yang kita miliki ke dalam sebuah program yang kita buat. Seorang programmer pun bisa bebas bereksplorasi dengan dirinya sendiri, bekerja secara freelance atau mendirikan sebuah startup?

Namun menjadi seorang programmer tidak semudah memasak mie instan yang hanya butuh waktu 5 menit—tidak semudah dan secepat itu. Proseslah yang akan menjadi saksi hidup perjalanan kamu. Terlebih bahasa pemrograman itu berbeda jauh dengan bahasa manusia.

Namun semua itu bisa dipelajari. Nyatanya sekarang sudah banyak orang berhasil menjadi seorang programmer. Yang terpenting hanya diperlukan sikap konsisten serta landasan niat yang kuat. Jika kamu tertarik kamu bisa mulai belajar dari sekarang.

Tetapkan Tujuan Sebelum Memulai

Pastikan dulu sebelum belajar tentukan tujuan kita belajar menjadi seorang programmer. Karena cabang keilmuannya terdiri atas beberapa jenis, kamu bisa fokus sebagai app developer atau web developer. App developer pun nantinya dibagi lagi, ada iOS, Android, atau desktop.

Jika kamu sudah menentukan tujuan kamu, proses belajar mu pun akan lebih terarah dan lebih mudah. Karena bahasa pemrograman punya fungsi yang berbeda-beda. Jadi jika kamu sudah punya tujuan yang spesifik kamu hanya perlu mempelajari bahasa fundamentalnya saja, baru setelah itu pelajari bahasa pengembangannya.

Contohnya seperti ini, saya ingin menjadi seorang app developer untuk android. Maka yang harus saya persiapkan adalah pengetahuan saya tentang bahasa pemrograman Java, XML, dan database. Java berfungsi sebagai otak sebuah program, XML untuk UI(User Interface) pada tampilan program kita, dan database jika ingin program kita terintegrasi dengan basis data. Baru setelah itu kita pelajari bahasa pengembangannya seperti Kotlin, namun Java merupakan landasan utama yang harus dan wajib dipelajari dulu.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Belajar di banyak Media

Setelah itu baru kita cari media belajar, karena ada berbagai macam cara tersedia untuk kita belajar sebuah bahasa pemrograman. Seperti pepatah banyak jalan menuju ke Roma, begitu pula yang terjadi dengan belajar pemrograman. Kita bisa pakai buku, video, online course, dan bahkan bergabung dengan bootcamp. Banyak juga tutorial atau panduan yang sudah tersedia di internet.

Untuk website online course, ada Dicoding, Codepolitan, dan Sekolahkoding. Referensi Bahasa Inggris kalian bisa coba Udemy atau Udacoding. Untuk bootcamp, Codepolitan juga menyediakan kelasnya. Untuk video kalian bisa coba mencari di YouTube.

Nah berikut ini saya mau kasih sedikit tips untuk kalian yang ingin memulai atau sedang belajar bahasa pemrograman:

1. Buat jadwal rutin

Belajar dengan rutin setiap hari walau hanya 1 jam jauh lebih maksimal daripada kalian belajar seminggu sekali dengan durasi 6 jam. Karena dengan belajar setiap hari akan membentuk kebiasaan dalam diri kita dan terbiasa dengan bahasa pemrograman  itu sendiri.

2. Fokus pada 1 bahasa pemrograman

Untuk kita yang masih awam, berfokuslah pada 1 bahasa pemrograman dulu. Jangan langsung mempelajari beberapa bahasa pemrograman sekaligus. Lebih bagus lagi kalau kita pelajari dulu bahasa fundamental nya baru bahasa pengembangannya dari bidang yang ingin kalian tekuni.

3. Baca dokumentasi

Bahasa pemrograman biasanya memiliki dokumentasi yang bisa kalian baca, karena penjelasan mengenai syntax dan sebagainya ada semua pada dokumentasi tersebut. Hanya saja memang dokumetasi menggunakan bahasa inggris, kalian bisa manfaatkan google translate untuk coba memahaminya jika kalian masih kesulitan.

4. Gabung dengan komunitas

Ikuti komunitas yang ada di kotamu, atau kamu bisa bergabung melalui komunitas yang tersedia di media sosial. Seperti Telegram atau Facebook. Gabung komunitas punya keuntungan sendiri jika kalian sedang budreg bisa diskusi. Atau mungkin saja kalian bertemu dan berkenalan dengan orang yang sama-sama sedang belajar seperti kalian? Dia justru bisa menjadi teman diskusi kamu.

Nah bagaimana, sudah mulai tertarik menjadi programmer? Selamat berjuang!

 

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: AndroidBahasa pemrogramanlapangan pekerjaanPemrogramanProgrammer
Maulana Hanif Al-Faqih Rojichan

Maulana Hanif Al-Faqih Rojichan

Pelaku homeschooling, doyan utak-atik code, suka nanjak gunung.

ArtikelTerkait

iPhone 11 masih worth it untuk 2023 (Unsplash)

iPhone 11 Bukan Tandingan Android Terbaru 2023

23 Mei 2023
Pengalaman Sial Pakai Samsung M11, Saya Jadi Ingin Segera Ganti HP Mojok.co

Pengalaman Sial Pakai Samsung M11, Saya Jadi Ingin Segera Ganti HP

28 Juni 2024
pembaruan update iphone fitur baru ios 14 mojok.co

4 Karakter Orang yang Nggak Cocok Pakai iPhone

13 Agustus 2021
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026

Hal-hal Menyebalkan di iPhone yang Bikin Saya Mikir untuk Kembali ke Android

23 Mei 2021
iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal (Unsplash)

iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal

12 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

29 Januari 2026
Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Tapi Tumbal Orang Tua (Pexels)

Generasi Sandwich Bukan Pahlawan, Kami Adalah Tumbal Romantisasi “Bakti Anak” yang Terpaksa Menjadi Dana Pensiun Berjalan Bagi Orang Tua yang Gagal Menabung

27 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto” Mojok.co

Dear Aktor Ibu Kota, Tidak Semua Dialog Bahasa Jawa Harus Berakhiran O seperti “Kulo Meminto”

25 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan
  • AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah
  • Menjadi Guru BK Capek Mental dan “Tak Menghasilkan”, Memilih Resign dan Kerja Kantoran Meski Harus Mengubur Cita-Cita

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.