Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Mengungkap Alasan Tukang Fotokopi Sering Jutek dari Pelakunya Langsung

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
11 Juni 2023
A A
3 Permintaan Paling Aneh yang Muncul di Jasa Fotokopi (Unsplash)

3 Permintaan Paling Aneh yang Muncul di Jasa Fotokopi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Udah fotokopi dikit, ngutang lagi

Kasus yang lain adalah sudah fotokopi dikit, cuma dua lembar, habis 500 perak, eh ngutang lagi. Kami selaku tukang fotokopi itu jadi serba salah kalau dihadapkan pada posisi yang demikian.

Nggak dibolehin ngutang nanti dikira pelit, lah wong cuma 500. Diutangi juga nagihnya bingung, lah wong cuma 500. Nggak ditagih, malah nggak bayar soalnya pembelinya ngeremehin bahkan melupakan. Dan, kalo nggak ditagih itu 500 perak juga duit, lumayan buat nambah bayar listrik. Intinya serba salah banget deh, bingung mau mutusin gimana yang tepat.

Walhasil, setiap ada pembeli yang demikian, pasti saya juengkel banget. Maksud saya, masak iya 500 perak nggak punya? Semiskin-miskinnya orang di desa saya itu pasti bisa beli kopi yang harganya tiga ribuan. Lah fotokopi 500 aja masak iya ngutang? Tolonglah, kami ini bekerja, bukan koperasi utang-utangan.

Fotokopi selembar, nyangkutnya sepuluh lembar

Terkadang, nggak semua kejengkelan seorang tukang fotokopi itu dari para pelanggannya. Perihal mesin fotokopi misalnya. Kadang tuh saya sering banget di tengah menerima fotokopi-an Kartu Keluarga selembar, eh nggak tau kenapa mesin fotokopi-nya macet, bahkan ngerusak sampai sepuluh lembaran kertas. Atau kadang hasil fotokopinya nggak baik sampai sepuluh lembaran. Pokoknya ada aja kerewelan tuh mesin kolot.

Selaku manusia biasa, yang bukan utusan Tuhan, yang nggak ada spesial-spesialnya, tentu saya sangat pengen emosi banget. Lah wong fotokopi selembar biaya 250 perak, tapi ruginya sampai sepuluh kali lipat. Walhasil kejengkelan ini terlampiaskan ke pelanggan yang sebenernya mereka itu nggak salah apa-apa, tapi harus menerima beban ekspresi jutek saya.

Maaf, ya, Pak, Buk, Mas, Mbak.

Ngomongnya dikit biar dianggap gratis

Saya sangat tau bahwa pembeli adalah raja, namun bukan berarti penjual adalah budak yang tenaganya bebas untuk dikuras. Saya tuh sering banget menemui mbak-mbak yang sedang ngerjain skripsi atau tugas kuliah maupun sekolahnya yang ngeprint di toko saya sembari minta tolong ngeditin tugasnya.

“Mas, tolong editin juga ya, dikiiit aja kok,” ucap mbak-mbak pelanggan sembari menimpal senyum yang penuh maksud jahat. Oke, lah saya turutin. Tapi ketika saya turutin, lah kok malah menjalar ke mana-mana editnya. Mulai dari ngerapiin, nyariin referensi, nambahin penjelasan dan lain sebagainya. Ini edit dikit yang lama-lama menjadi bukit.

Baca Juga:

5 Kebiasaan Barista yang Sebaiknya Dihindari supaya Pelanggan Semakin Nyaman

Menakar Total Biaya yang Harus Dipersiapkan untuk Kuliah S2, Hasilnya Bikin Pening Kepala, Tembus 100 Juta!

Ketika saya tarik jasa edit, si mbaknya malah tanya, “Lah kok habis banyak mas?” Saat itu saya mencoba menjelaskan dengan sangat hati-hati, “Iya mbak, sekalian jasa edit.” Seketika itu si mbaknya langsung jutek. Dan, saya pun membalasnya dengan ikut jutek bodo amat.

Ya gimana ya, lagi-lagi saya bukanlah sukarelawan, kawan, atau para buruh tahanan, yang dipekerjakan tanpa bayaran. Bagaimanapun, dianggap sedikit sekalipun, ya tetep ada ongkosnya. Kalau mau gratis ya sana ngemis ke temen-temen kalian.

Betul, semua ini adalah risiko pekerjaan dan usaha yang pasti akan saya temui. Lini bisnis mana pun pasti akan ketemu risiko yang mirip-mirip. Tapi, saya cuman mau ngeluarin uneg-uneg, serta biar kalian bisa ngerti dikit. Dikit aja udah cukup kok.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sisi Gelap Dunia Usaha Fotokopi: Kertas yang Keliatan Sepele Berpotensi Jadi Masalah Nasional

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2023 oleh

Tags: fotokopijutekpelanggan
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat Mojok.co

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat

24 Desember 2023
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

3 Tempat yang Seharusnya Tidak Perlu Ada Tukang Parkir

11 November 2024
Bertahun-tahun Menjadi Pelanggan Setia Berujung Selalu Dikecewakan, Akhirnya Saya Memilih Putus Hubungan dengan Indosat

Bertahun-tahun Menjadi Pelanggan Setia Berujung Selalu Dikecewakan, Akhirnya Saya Memilih Putus Hubungan dengan Indosat

13 Juni 2024
Mempertanyakan Standar Toilet Coffee Shop: Jangan Sampai Antrean di Toilet Lebih Panjang daripada Antrean di Kasir

Mempertanyakan Standar Toilet Coffee Shop: Jangan Sampai Antrean di Toilet Lebih Panjang daripada Antrean di Kasir!

22 Desember 2023
7 Dosa Besar Optik yang Bikin Pelanggan Minggat

7 Dosa Besar Optik yang Bikin Pelanggan Minggat

7 Desember 2023
Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.