Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Menakar Total Biaya yang Harus Dipersiapkan untuk Kuliah S2, Hasilnya Bikin Pening Kepala, Tembus 100 Juta!

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
26 November 2024
A A
Menakar Total Biaya yang Harus Dipersiapkan untuk Kuliah S2, Hasilnya Bikin Pening Kepala, Tembus 100 Juta!

Menakar Total Biaya yang Harus Dipersiapkan untuk Kuliah S2, Hasilnya Bikin Pening Kepala, Tembus 100 Juta!

Share on FacebookShare on Twitter

Mengenyam pendidikan adalah sebuah kemewahan. Terlebih bila mencapai jenjang pascasarjana. Saking istimewanya, orang berpendapat kuliah S2 tak ubahnya kamuflase mereka yang gagal berkompetisi di bursa kerja.

Di luar opini tersebut, nyatanya meraih gelar magister memang butuh banyak dana. Tak perlu muluk-muluk, biaya kuliah S2 dalam negeri saja sudah menipiskan isi dompet. Prediksi pengeluaran berikut mungkin bisa dijadikan potret kasar anggaran wajib guna mengambil studi lanjut.

Belum resmi diterima, rincian biaya awal kuliah S2 sudah membuat pusing kepala

Pengorbanan pertama calon mahasiswa S2 adalah membeli formulir pendaftaran. Meski belum pasti diterima, mereka tetap perlu membayar biaya pendaftaran untuk keperluan seleksi program. Besarannya tentu berbeda sesuai kebijakan masing-masing universitas. Biasanya, harga yang dipatok berkisar antara 200 ribu sampai satu juta rupiah.

Bila lolos, mereka akan dihadapkan pada pelunasan uang pangkal. Beruntung, sejumlah institusi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak membebankan biaya ini. Namun, sebagian perguruan tinggi lain masih menarik uang pangkal antara satu hingga empat juta.

Tak cukup sampai di situ, ada SPP matrikulasi yang perlu dipikirkan. Nilai yang diajukan berada pada angka satu sampai sebelas juta, tergantung ketetapan setiap universitas. Menggunakan asumsi paling ringan, tahapan pertama ini sudah memaksa calon mahasiswa S2 menggelontorkan dana kurang lebih 2,2 juta rupiah.

Nominal pembayaran terbesar ada di UKT per semester

Penderitaan finansial demi menyandang gelar tak berhenti di sana. Menilik angka UKT yang disodorkan setiap enam bulan, jauh lebih mengerikan. Walaupun nominalnya bervariasi menurut disiplin ilmu yang dituju, rata-rata biaya UKT ini berada di kisaran belasan juta. Agar lebih mudah dihitung, angka 10 juta rupiah dapat dijadikan patokan.

Tanpa menyertakan waktu matrikulasi, masa studi normal menuntaskan program magister adalah empat semester. Jika dikalikan dengan perkiraan UKT sebesar 10 juta rupiah per semester, keseluruhan biaya kuliah S2 yaitu 40 juta rupiah. Sialnya, jumlah ini belum termasuk kebutuhan membeli buku cetak, fotokopi, dan perintilan perkuliahan lainnya.

Biar nggak kaget, biaya hidup pakai acuan UMK Jogja saja

Perkara pengeluaran sehari-hari pantang dilupakan. Andaikata tidak menyewa kos dan masih ditopang orang tua soal makan, seorang mahasiswa pascasarjana tetap membutuhkan uang saku. Misalnya saja untuk sekadar isi pulsa, transportasi, maupun biaya sosial.

Baca Juga:

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

Sebagai Warga Kelas Menengah, Saya Percaya kalau Kuliah S2 Bisa Mengubah Hidup Saya, tapi Tolong Ini Jalannya Lewat Mana ya?

Mari gunakan UMK Jogja yang kerap dijadikan bulan-bulanan sebagai rujukan biaya hidup. Penggambaran uang saku 2,5 juta per bulan ini merupakan hitungan paling pahit. Pengambilan referensi tersebut adalah pilihan paling frugal yang bisa dilalui seorang mahasiswa S2. Anggap saja seseorang dengan otak super cemerlang sukses membereskan kuliah S2 selama empat semester saja. Satu semester 6 bulan, berarti per semester butuh 15 juta untuk biaya hidup. Tinggal kalikan 4 saja. Praktis, dana 60 juta adalah nominal minimal demi menyambung hidup dengan mode survival.

Awas, ada pengeluaran tersembunyi sepanjang pengerjaan tesis

Pengeruk isi dompet yang tak kalah besar berikutnya terkait serba-serbi pengerjaan tesis. Sebuah anugerah jika data yang dibutuhkan guna menyelesaikan penelitian berupa data sekunder. Sementara, tidak sedikit riset yang menuntut perolehan data primer. Artinya, mahasiswa akhir tersebut kudu siap menyisihkan dana penelitian untuk observasi serta pengadaan kompensasi bagi responden.

Mereka yang memilih ilmu sosial mungkin lebih beruntung ketimbang mahasiswa yang harus melaksanakan penelitian di laboratorium. Terkadang, alat dan bahan uji coba tidak disediakan kampus. Akibatnya, mereka mengusahakan secara mandiri guna menindaklanjuti hipotesis risetnya. Biaya kuliah S2 jadi begitu membengkak gara-gara ini.

Anggaran tak terduga lainnya di tahap ini berkenaan dengan kesehatan. Sebagaimana yang dipahami, mahasiswa yang tengah berusaha merampungkan skripsi rentan mengalami tekanan mental. Kadang kala, hal ini memengaruhi kondisi fisik dan psikis mereka. Sekurang-kurangnya, satu juta rupiah akan melayang demi kewarasan yang terus terjaga.

Menjelang tamat S2, persiapan dana kelulusan wajib dikalkulasi

Gong dari semua anggaran biaya kuliah S2 tersebut adalah saat kelulusan tiba. Salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah biaya wisuda. Untuk program pascasarjana, sederet perguruan tinggi menentukan angka 500 ribu sampai satu juta rupiah.

Mau menyewa jasa makeup artist dan studio guna mengabadikan momen? Cadangkan saja satu juta rupiah untuk jaga-jaga. Namun, ingat, jumlah ini belum termasuk bila hendak merayakan kelulusan dengan menjamu teman-teman seangkatan. Sebut saja angka dua juta sebagai penutup proyeksi biaya kuliah S2.

Setelah menelaah dari berbagai aspek, akumulasi sebesar 100 juta lebih menjadi jawaban total biaya paling cekak untuk memenuhi ambisi meraih gelar magister. Itu pun dengan catatan prosesnya lancar tanpa hambatan keuangan serta didukung kemampuan otak yang mumpuni. Jika memang tidak ada urgensi dan safety net yang mencukupi, sebaiknya keputusan melanjutkan studi ditelusuri kembali.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Kuliah S2, Cuma Buang-buang Waktu dan Duit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2024 oleh

Tags: biaya hidupbiaya kuliah s2fotokopikuliah s2Tugas Kuliah
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Pengalaman Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah: Ternyata Ada Sisi Gelapnya!

Pengalaman Publikasi Artikel di Jurnal Ilmiah: Ternyata Ada Sisi Gelapnya!

22 Desember 2023
3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Jurusan S2 dengan Prospek Kerja Cerah dan Paling Dibutuhkan Dunia Kerja

3 Oktober 2025
5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Jokowi kalau Jadi Pensiunan di Solo Mojok.co kota solo umk solo

Solo Memang Tidak Seistimewa Jogja, Tidak Semanis Bandung, tapi Menawarkan Ketenangan dan Ketentraman

27 Juli 2024
Mahasiswa kok Sambat Tugas Kuliah Melulu, Terus Ngapain Kuliah?

Mahasiswa Nggak Ngumpulin Tugas Kuliah karena Kesibukan Pribadi Itu Sama Sekali Nggak Bisa Diterima!

28 Juni 2023
Wahai Bapak Ibu Dosen, Kenapa Sering Sekali Mengganti Jam Kuliah Online Sih? terminal mojok.co

Bapak dan Ibu Dosen, Anjuran Kampus Itu Kuliah Online Bukan Ngasih Tugas

27 Maret 2020
6 Beasiswa yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa karena Berpotensi Menjebak

6 Beasiswa yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa karena Berpotensi Menjebak

28 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
12 Istilah Hujan yang Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo” Mojok

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

30 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.