Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
24 Desember 2023
A A
Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat Mojok.co

Derita Jadi Penjahit, Sepi Pesanan hingga Bau Pakaian yang Menyengat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ibu saya bekerja sampingan sebagai penjahit. Sebagai anaknya, saya paham betul tetek bengek pekerjaan yang sudah dilakoni bertahun-tahun ini. Tidak heran kalau jumlah penjahit semakin hari semakin sedikit. 

Tulisan Mbak Fitri Handayani yang berjudul Menjahit Pakaian ke Penjahit Itu Merepotkan, Mending Beli Pakaian Jadi juga menjelaskan betapa kesulitannya dia mencari penjahit di desanya. Dalam tulisan itu, dia harus repot-repot ke desa sebelah demi menjahitkan pakaian. Menurutnya, menjadi penjahit memerlukan skill, ketelatenan, dan kesabaran. Tiga hal yang membuat banyak orang tidak mampu bertahan di pekerjaan ini. 

ADVERTISEMENT

Saya mengakui tiga hal itu memang diperlukan penjahit. Namun, sebagai pekerjaan yang berbasis service atau jasa, tantangan menjadi penjahit lebih dari itu. Sehari-hari mereka harus berhadapan dengan berbagai macam manusia yang tidak semuanya menyenangkan. Mungkin itu mengapa banyak orang yang memilih menutup usahanya, tidak kuat menghadapi tekanan pelanggan. 

Pesanan ke penjahit tidak menentu

Sudah jadi rahasia umum, banyaknya toko-toko pakaian online perlahan menyingkirkan toko-toko pakaian offline dan penjahit. Dibanding menjahitkan pakaian, membeli pakaian di toko online jauh lebih praktis. Tidak perlu perlu keluar rumah, model beragam, ukuran pakaian sudah tertera jelas. 

Itu mengapa orderan pelanggancenderung sepi kecuali waktu-waktu tertentu. Penjahit biasanya kebanjiran orderan menjelang tahun ajaran baru dan Lebaran. Pada momentum itu, penjahit bisa mengantongi pendapatan lebih dari upah minimum. Namun ingat, hanya periode-periode itu saja. Bulan-bulan lain ya sepi. 

Di balik pendapatan yang melejit, banyak pelanggan rese yang ingin orderannya didahulukan. Padahal mereka jelas tahu, di musim tahun ajaran baru dan Lebaran, pesanan sedang puncak-puncaknya. Dikira penjahit robot yang tidak perlu istirahat kali ya? 

Pelanggan ngeyel

Aduh pelanggan jenis ini sungguh sulit mengatasinya. Biasanya pelanggan datang dengan desain tertentu yang mereka inginkan. Apabila desain dirasa kurang cocok, ibu saya akan memberi saran atau mengingatkan. Sebab, dari kacamata penjahit, ada beberapa desain yang memang tidak cocok dengan bentuk badan tertentu. 

Biasanya pelanggan ngeyel ini tetap memaksa dibuatkan pakaian sesuai desain yang diinginkan. Ketika sudah jadi, mereka biasanya akan protes dan menyalahkan penjahit yang kurang pintar menyiasati. Padahal sudah sejak awal pelanggan tersebut diwanti-wanti. 

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

Kejadian semacam ini sudah berkali-kali menimpa ibu saya. Itu mengapa amarah pelanggan sudah tidak diambil hati. Namun, bukan berarti ibu saya tidak mengalami masa-masa sulit karena kasus semacam ini ya.  

Pakaian pelanggan bau

Saya tidak habis pikir dengan para pelanggan yang tega menjahitkan pakaian kotor. Beberapa kali ibu saya menerima pesanan memperbaiki ukuran pakaian, tapi pakaiannya dalam kondisi bau. Menerima pesanan seperti ini, ibu biasanya mencuci pakaian itu terlebih dahulu. Setelah itu baru menjahitnya sesuai permintaan.

Menerima pesanan semacam ini benar-benar menguras waktu dan energi. Namun, tidak mungkin juga menolaknya karena takut menyinggung perasaan pelanggan. Akhirnya, mau tidak mau, ibu terpaksa menjadi tukang cuci selain jadi tukang jahit. Menurutnya, lebih baik seperti itu daripada menjahit dalam keadaan pakaian kotor dan bau. 

Di atas beberapa tantangan menjadi penjahit di masa sekarang, tidak mudah kan? Bukan hanya bermodal skill, ketelatenan, dan kesabaran dalam menjahit baju. Mereka juga perlu mahir menghadapi para pelanggan-pelanggan menyebalkan.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjahit Baju Pemula

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2023 oleh

Tags: pakaianpelangganpenjahitpenjahit pakaian
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern Mojok.co

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

5 Desember 2025
Strategi Starbucks Mempertahankan Loyalitas Pelanggan Terminal Mojok

Strategi Starbucks Mempertahankan Loyalitas Pelanggan

13 Juni 2022
Menjahitkan Pakaian ke Penjahit Itu Merepotkan, Mending Beli Pakaian Jadi

Menjahitkan Pakaian ke Penjahit Itu Merepotkan, Mending Beli Pakaian Jadi

20 Desember 2023
Bertahun-tahun Menjadi Pelanggan Setia Berujung Selalu Dikecewakan, Akhirnya Saya Memilih Putus Hubungan dengan Indosat

Bertahun-tahun Menjadi Pelanggan Setia Berujung Selalu Dikecewakan, Akhirnya Saya Memilih Putus Hubungan dengan Indosat

13 Juni 2024
Rekomendasi Sarung Berdasarkan Spesifikasi Role dalam Game MOBA

Wow! Motif Sarung Ternyata Bisa Menggambarkan Usia Seseorang

10 Juni 2020
7 Dosa Coffee Shop yang Sebaiknya Dihentikan Terminal Mojok

7 Dosa Coffee Shop yang Sebaiknya Dihentikan

17 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
4 Tempat di Kota Malang yang Butuh Direlokasi karena Memiliki Masalah Terus Berulang

Selamat Datang di Kota Malang, Kota Pendidikan yang Gang Sempitnya Menjadi Sirkuit Uji Nyali Para Pengendara

29 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026
Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera Mojok.co

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

28 Juni 2026
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

30 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.