Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Pertanyaan yang Memang Wajib Dijawab Kasir saat Pelanggan Berkunjung ke Kafe

Riyanto oleh Riyanto
16 November 2020
A A
kafe kasir menu mojok

kafe kasir menu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya membaca tulisan mas Ahmad Muarifin berjudul 3 Jenis Pertanyaan Terlarang di Kafe, dan saya malah dibuat kemekelen. Lah, soalnya tiga pertanyaan yang konon terlarang ditanyakan di kafe itu menurut saya memang sudah sewajibnya ditanyakan. Dan sebagai seorang kasir kafe, memang sudah wajib untuk dijawab. Bagi pelanggan, mendapatkan info tentang makanan dan minuman yang akan dibeli adalah kebutuhan. Pelanggan nggak mau dong udah beli dan yang datang tidak sesuai ekspektasi.

Makanya, di sini saya akan menjelaskan kenapa tiga pertanyaan yang menurut mas Ahmad itu terlarang, justru sebenarnya teramat sangat penting untuk ditanyakan, dan tentu saja teramat sangat penting untuk dijawab kasir.

Pertanyaan tentang makanan dan minuman paling enak yang mana

Saya bekerja sebagai barista di sebuah kedai kopi di Jogja. Sebagai barista, saya sudah pasti berhadapan langsung dengan pelanggan yang datang. Menyambut dengan sapaan ramah dan senyuman terbaik agar pelanggan merasa nyaman. Setelah itu bagi pelanggan baru, urusan memilih menu memang sangat dilematis, terlebih jika namanya sangat asing.

Biasanya bahkan ada pelanggan yang membutuhkan waktu lama untuk memilih menu, agar jangan sampai salah pilih. Nah, tugas kasir kafe—atau barista—adalah membantu pelanggan menentukan pilihan. Kalau pelanggan nggak nanya menu yang paling enak, sudah tugas kasir—atau barista juga—bertanya duluan. Pertanyaannya simpel, semisal, “Kakak sukanya kopi atau non kopi, Kak? Biar bisa saya rekomendasikan,” setelah itu, pelanggan pasti bakal langsung jawab karena sudah dipancing. Misal pelanggan itu menjawab, “Yang kopi, Mas!”

Setelah sudah mengetahui bahwa pelanggan suka kopi, kasir tinggal melanjutkan pertanyaan semisal, “Suka yang kopi susu atau kopi hitam, Kak?” atau, “Suka yang manis atau yang pahit, Kak?” Pelanggan akan semakin mengerucut pilihannya, sampai akhirnya terpilihlah satu menu.

Ya, sudah menjadi tugas kasir, barista, atau siapa saja yang berada di garis terdepan menyambut pelanggan dan membimbing mereka menemukan pilihan terbaik. Atau kalau pelanggan tanya, “makanan dan minuman paling enak yang mana, Mas?” Itu akan lebih gampang. Jawabannya bisa berdasarkan data makanan mana yang paling laris karena yang paling laris biasanya memang yang paling disukai. Kalau kemudian sudah menjawab menu mana yang paling laris tetapi pelanggan nggak suka, tinggal lakukan proses pertanyaan seperti tadi, menanyakan pelanggan sukanya yang seperti apa, lantas membimbingnya mendapat pilihan terbaik.

Repot? Memakan waktu lama? Ya memang begitu. Hubungan antara pelanggan dan kasir atau barista atau siapa saja yang menyambut memang harus seperti itu agar pelanggan mendapatkan pilihan terbaiknya. Makanya, haram hukumnya pasang muka judes atau malah menunjukkan rasa mangkel karena pelanggan tanya-tanya mulu. Ya memang kalo nggak tau pasti bakal tanya, dan tugasnya yang tau yang menjawab.

Pertanyaan tentang makanan atau minuman mana yang habis

Pertanyaan ini juga sangat penting. Kecuali di kafe menyediakan papan pengumuman menu apa saja yang habis, pertanyaan ini wajib dijawab, dan apabila tidak ditanyakan, maka tugas kasir adalah memberitahukan ketidaktersediaan menu itu. Semata-mata agar pelanggan nggak kecewa karena sudah milih, eh ternyata habis.

Baca Juga:

Menu Underrated Solaria: Porsi Banyak, Harga Terjangkau, dan Rasa Nggak Mengecewakan

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

Apabila pelanggan tanya makanan atau minuman mana yang habis, berarti tugas kasir justru lebih mudah karena tinggal menyebutkan mana saja yang habis. Akan lebih susah apabila pelanggan nggak nanya, karena kasir harus menjelaskan dulu menu mana saja yang tidak tersedia. Skenario yang terjadi apabila pelanggan nggak tanya tentang menu mana saja yang habis adalah kasir akan menjelaskan seperti ini, “Mau pesan makanan atau minuman yang seperti apa, Kak? Biar bisa saya rekomendasikan. Tapi, sebelumnya mohon maaf, untuk menu X, menu X, dan menu X, sedang tidak tersedia saat ini ya, Kak. Bisa saya rekomendasikan menu yang ini barangkali?” Dengan menerangkan seperti itu, pelanggan tidak akan langsung kecewa apabila menu pilihannya habis karena kasir akan langsung merekomendasikan menu yang barangkali mirip atau sesuai dengan kesukaan pelanggan. Maka, menjawab pertanyaan menu mana yang habis itu sangatlah penting dan nggak terlarang sama sekali untuk dilakukan.

Pertanyaan tentang makanan dan minuman yang nggak ada

Oke, yang satu ini sebenernya memang ngaco. Tapi, sejauh yang saya ketahui, biasanya yang tanya model beginian adalah mas-mas atau mbak-mbak humoris yang pengin bercanda. Hal ini justru bagus karena sudah pasti pelanggan itu membuka kesempatan untuk ditawari. Makanya, guyonan seperti itu bisa dibalas dengan guyonan juga semisal, “Yang nggak ada Sop Iga Brontosaurus, Kak. Es Kopi Berlian Neptunus juga sedang kosong. Mungkin mau saya rekomendasikan menu yang ini saja?” setelah itu akan terjadi proses dialog yang seru dengan pelanggan sampai akhirnya pelanggan humoris itu menentukan pilihannya.

BACA JUGA Beberapa Jenis Tukang Parkir yang Menyebalkan dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2020 oleh

Tags: kafekasirKopimenupelanggan
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

5 Menu Red Flag di Warung Nasi Rames. Jangan Pesan Menu Ini kalau Kerjaanmu Cuma Rebahan!

5 Menu Red Flag di Warung Nasi Rames. Jangan Pesan Menu Ini kalau Kerjaanmu Cuma Rebahan!

5 September 2023
6 Minuman Non-Coffee Starbucks Berikut Wajib Kamu Coba Terminal Mojok

Pengin Nongkrong di Starbucks, tapi Nggak Mau Minum Kopi? 6 Minuman Non-Coffee Starbucks Berikut Wajib Kamu Coba

4 Juli 2022
5 Dosa Pelanggan Rumah Makan yang Bikin Orang Lain Kesal Mojok.co

5 Dosa Pelanggan Rumah Makan yang Bikin Orang Lain Kesal

10 Oktober 2024
Menghabiskan Makanan di Kafe atau Restoran Bukan Hal yang Kampungan, Itu Namanya Menghargai Makanan dan Usaha Orang

Menghabiskan Makanan di Kafe atau Restoran Bukan Hal yang Kampungan, Itu Namanya Menghargai Makanan dan Usaha Orang

1 September 2024
Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap "Suci"

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap “Suci”

12 Maret 2025
4 Teknik Penjualan yang Harus Dikuasai Kasir biar Omzet Melejit, yang Terakhir Jarang Dipraktikkan

4 Teknik Penjualan yang Harus Dikuasai Kasir biar Omzet Melejit, yang Terakhir Jarang Dipraktikkan!

23 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.