Menguak Alasan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea yang Nggak Ngadi-ngadi – Terminal Mojok

Menguak Alasan Totalitas Akting Aktor dan Aktris dalam Drama Korea yang Nggak Ngadi-ngadi

Artikel

Avatar

Nonton drama Korea jadi hobi saya sejak lama. Dibanding sinetron, saya memang lebih banyak menghabiskan waktu untuk nonton drakor. Bagi saya, drakor lebih memiliki daya tarik dan nilai plus sendiri untuk dinikmati. Selain visualnya yang oke (baca: para aktor dan aktris yang good looking, ehehehe), jalan cerita yang disuguhkan drakor pun menarik. Apalagi didukung dengan akting para aktor dan aktris Korea yang ciamik. Wah, hari gini siapa yang bakal menolak nonton drakor, sih?

Namun, ada satu pertanyaan yang kadang mengganjal saat nonton drakor. Kok bisa para aktor dan aktris begitu total penampilannya? Coba saja lihat betapa gregetnya akting para aktor dan aktris dalam drama The Penthouse. Siapa yang nggak emosi melihat Joo Dan-tae dan kroni-kroninya melakukan kejahatan sejak The Penthouse Season 1 hingga sekarang menyelesaikan season 2? Atau saat melirik akting para aktor muda seperti Cha Eun-woo dan Hwang In-yeop dalam True Beauty yang bikin para K-Popers khususnya kaum drama lovers menjerit kesenangan tiap kali muncul scene mereka berdua. Kenapa coba mereka bisa begitu totalitas dalam berakting? Beneran nggak ngadi-ngadi, loh!

Pertama, hampir sebagian besar aktor dan aktris Korea merupakan lulusan jurusan akting atau perfilman. Sebut saja nama-nama seperti Ji Chang-wook yang merupakan jebolan Universitas Dankook jurusan Performing Arts, Ha Ji-won yang lulus dari jurusan Film dan Televisi Universitas Dankook, Hyun Bin yang lulus dari Universitas Chung-Ang jurusan Film dan Teater, hingga So Ji-sub yang pernah mengenyam pendidikan di jurusan Akting Universitas Chungwoon.

Baca Juga:  Lesung Pipi dan Kisah di Baliknya

Latar belakang para aktor dan aktris yang merupakan jebolan jurusan akting atau perfilman ini menurut saya turut memengaruhi kemampuan akting mereka. Tentu mereka sudah belajar teori dasar-dasar akting atau hal-hal seputar seni peran di bangku kuliah dulu. Jadi, nggak heran kalau para aktor dan aktris yang muncul dalam drama Korea begitu ciamik penampilannya.

Kedua, industri film dan drama di Korea sudah tertata dengan baik. Ini yang menjadikan para aktor dan aktris yang muncul baik di drama maupun film memang benar-benar mereka yang memiliki bakat. Nggak ada ceritanya orang yang viral karena suatu hal atau skandal lantas ditawari main drama atau film dan tadaaa… jadi aktris atau aktor gitu saja. Selain industri film yang sudah tertata dengan baik, saya rasa casting yang ketat turut memengaruhi totalitas para aktor dan aktris di Korea dalam berakting.

Ketiga, Korean netizen yang terkenal kritis. Sering dengar kan berita bahwa Kornet a.k.a Korean netizen begitu kritis dan cenderung kejam dalam menyampaikan sesuatu? Bahkan, ada beberapa idola yang tak kuat menerima cercaan dari para netizen. Lantaran nggak mau mengecewakan dan nggak ingin mendapatkan komentar-komentar yang kurang baik, tentu saja para aktor dan aktris Korea berusaha menampilkan akting terbaik mereka ketika memerankan suatu peran dalam drama. Makanya mereka totalitas banget dalam penampilannya.

Baca Juga:  Memperebutkan Gelar Ibu Ideal dalam Drama Korea 'Birthcare Center'

Nah, itulah beberapa alasan yang dapat menjawab pertanyaan mengenai totalitas aktor dan aktris dalam drama Korea. Memang sih Indonesia sendiri juga sudah memiliki beberapa aktor dan aktris yang benar-benar mencurahkan segalanya dan total dalam berakting. Mungkin Indonesia juga bisa belajar dari industri film dan drama Korea agar kelak industri film dan sinetron kita dapat mengikuti kesuksesan drama Korea.

BACA JUGA Nikmatnya Hidup Jika Pasangan Kita Penonton Setia Drama Korea Selatan dan tulisan Intan Ekapratiwi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
8


Komentar

Comments are closed.