Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengkaji Mental BreadTalk dan Penyebab-Penyebabnya

Lulu Erzed oleh Lulu Erzed
3 Oktober 2019
A A
Mental BreadTalk

Mental BreadTalk

Share on FacebookShare on Twitter

Trending Twitter selalu ada-ada saja. Tagar #mentalbreadtalk per tanggal 03 0ktober 2019 pukul 11.00 berhasil menduduki urutan ke-4 trending di Twitter. Berawal dari salah satu tweet beserta gambar screenshot yang terunggah dua hari lalu, 01 Oktober pukul 8.07 pm milik akun @fellowcancer

pernah gak kalian diputusin tapi dibutuhin tapi ngusir pic.twitter.com/5SZknE0jZe

— July (@fellowcancer) October 1, 2019

Sederhana. Karena typo saja bisa jadi trending. Padahal biasanya kaum berfollowers dengan angka menengah ke bawah berjuang mati-matian bikin tweet yang sok asik, sok melankolis, dan kesok-sokan yang lainnya hanya dalam rangka memperjuangkan dapat RT dan likes banyak. Hayo ngaku~

Mencoba memposisikan diri menjadi si pemilik beranda obrolan tersebut. Mungkin dalam hatinya, “Lo tau nggak sih? Gua baru dapet musibah diputusin dan dalam keadaan sedang lapar gini malah jadi bahan candaan kalian?”

Dugaanku, kalau si korban diputusin perempuan. Kok perempuan? Dilansir dari data dari Depkes tersebut mengatakan bahwa “perempuan dua kali lebih banyak terkena gangguan jiwa ringan dibandingkan laki-laki.”

Roti Depresi 😔

Mental Breadtalk: Suatu kondisi dimana mental terasa lembut, empuk, dan gampang disobek. pic.twitter.com/iQ4CXrPhVh

— Hanip | ☁️ (@wolfyterra) October 3, 2019

Definisi Mental BreadTalk yang ditulis beberapa netizen dengan akun Twitter pribadi, rata-rata serupa menuliskan definisinya seperti itu. Nggak salah juga sih. Kenyataan memang benar adanya kalau roti merk BreadTalk memang kayak gitu. “Lembut, empuk, gampang disobek”. Harganya worth it sama rasanya pula.

Tapi kenapa mendadak berubah nama jadi Roti Depresi? Udah ah, pokoknya netizen nggak pernah salah~

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Mari beralih. Sebenarnya yang dimaksudkan dalam obrolan tersebut jelas breakdown bukan BreadTalk. Memang begitu kan, beberapa orang sering mengalami lapar saat dalam kondisi galau. Bener nggak? Jadi ya salah ketik tersebut memang perlu dan harus dimaklumi.

Sebenarnya apa sih mental breakdown?

Mengutip dari BrightQuest Treatment Centers, mental breakdown adalah istilah gangguan mental mengacu pada krisis yang dirasakan dalam kesehatan mental atau emosional seseorang. Sangat sering, gangguan mental terjadi dalam kehidupan seseorang ketika stres dan tekanan yang mereka alami telah meningkat sedemikian rupa sehingga mereka tidak bisa lagi mengatasinya.

Penyebab yang mendasari gejala gangguan mental ini sangat bervariasi. Beberapa di antaranya:

  1. Suasana hati yang tertekan, termasuk kesedihan, keputusasaan, dan rasa bersalah
  2. Kurang motivasi dan kehilangan minat pada aktivitas dan hal-hal lain
  3. Perubahan signifikan dalam pola harian, seperti tidur, nafsu makan dan makan, atau perawatan diri
  4. Penyakit fisik dan kelelahan
  5. Penarikan dan isolasi sosial
  6. Kesulitan dengan fokus, konsentrasi, dan pemikiran jernih
  7. Kekhawatiran dan kecemasan yang tidak hilang atau traumatis
  8. Berpikir delusi dan halusinasi

Berdasarkan Riskesdas 2007 disebutkan, rata-rata nasional gangguan mental emosional ringan, seperti cemas dan depresi terjadi pada penduduk berusia 15 tahun ke atas, dengan presentase mencapai 11,6%.

Dr. Deborah Serani, PhD, seorang professor di University of Adelphi pun menyatakan, bahwa gangguan mental bisa muncul akibat kombinasi faktor biologis, sosial, dan lingkungan. Serani juga mengatakan bahwa gangguan mental ini muncul karena masa remaja adalah masa di mana otak berubah sampai tingkat yang tinggi.

Halooo, putus cinta ya yang dibawa kenangannya aja. Mbok nggak usah sampai bawa-bawa roti~

Eits, belum selesai. Mau flashback ke Mental BreadTalk lagi nih, ada yang baru lagi. Laporan terakhir dari pemilik akun pada tweet terakhir di utasnya yang viral ini memberi klarifikasi. Kalau ternyata …

dipost sesuai izin teman saya. dia gak nyesel dan gak malu. emang lagi rada2. maaf ya kawan kawan🤟🏽

— July (@fellowcancer) October 3, 2019

Hanya bercanda dong kata Mas Avior. Hidup kadang begitu memang. Sini udah serius-serius, eh dibercandain. (*)

BACA JUGA Bercilukba dengan Bilven, Si Bapak Arsip Nasional atau tulisan Lulu Erzed lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2021 oleh

Tags: Mental BreadTalkmental breakdownPacaranputusTwitterviral hari ini
Lulu Erzed

Lulu Erzed

ArtikelTerkait

Kenapa Selalu Ada Orang yang Posting Foto Selfie pada Hashtag yang Sedang Trending di Twitter?

Kenapa Ada Orang yang Posting Foto Selfie pada Hashtag yang Sedang Trending di Twitter?

23 Januari 2020
dunia perempuan

Mengungkap 5 Istilah-istilah Rumit dalam Dunia Perempuan dengan Pendekatan Dekonstruksi

29 Juli 2019
mantan menikah dengan sahabat

Rasanya Punya Mantan yang Menikah dengan Sahabat Sendiri

12 April 2020
Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat Terminal Mojok

Nasi Minyak, Makanan Enak tapi Jahat

20 Januari 2023
konsensus nomor ponsel

Konsensus Juga Tentang Nomor Ponsel, Sayang

18 Mei 2019
Netizen Twitter Adalah Antagonis Paling Kejam dan Fakta-fakta Lainnya Kenapa Becandaan di Twitter Nggak Laku Dibawa ke Facebook?

Netizen Twitter: Antagonis Paling Kejam dan Fakta Lainnya

15 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.