Mengintip Perbedaan Blogger Indonesia Zaman Dulu dan Zaman Sekarang – Terminal Mojok

Mengintip Perbedaan Blogger Indonesia Zaman Dulu dan Zaman Sekarang

Artikel

Hilman Azis

Kebanyakan orang yang gemar menulis pasti punya blog pribadi. Ya, blogging masih menjadi hobi bagi banyak orang walaupun saat ini lebih banyak orang yang membuat video dan mengunggahnya ke YouTube. Bagaimanapun, selama masih banyak orang yang mencari informasi lewat internet, maka blogger akan tetap dibutuhkan. Walau kini para blogger, khususnya di Indonesia, harus bersaing ketat dengan media besar untuk dapat nangkring di halaman pertama pencarian Google.

Blog sendiri sudah ada sejak dunia internet memasuki tahun 2000-an dan sejak saat itulah jumlah blogger terus bertambah. Nah, ada beberapa perbedaan antara blogger zaman dulu dan zaman sekarang, khususnya di Indonesia. Blogger zaman dulu adalah blogger yang muncul sekitar 10 tahun lalu atau bahkan sebelum tahun 2010.

Kelakuan blogger zaman dulu

Blogger zaman dulu adalah orang yang mengenal internet di saat internet belum seumum sekarang. Blogger zaman dulu beraktivitas ketika warnet masih ramai di Indonesia. Motivasi blogger zaman dulu adalah untuk mengekspresikan diri dan mempublikasikan tulisannya. Blogger zaman dulu banyak menggunakan platform Blogspot yang gratisan dan jarang ada yang menggunakan domain sendiri. Lebih banyak menggunakan subdomain blogspot.com.

Kebiasaan lainnya dari blogger zaman dulu adalah sering melakukan blog walking atau saling berkunjung ke blog orang lain, berkomentar, menjalin pertemanan, dan berharap akan balik dikunjungi. Tidak lupa juga saling bertukar link agar dapat saling menambah backlink.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Tidak Menjadi Blogger untuk Cari Uang

Ada juga kebiasaan menarik lainnya dari blogger zaman dulu, yaitu sibuk menghias tampilan blog yang berujung blog menjadi terlihat norak dan loading-nya berat. Contohnya kursor yang keluar bintang-bintang saat kita gerakkan, memasang aneka widget yang sebenarnya tidak berguna, hingga memasang pemutar musik. Sebuah kebiasaan yang terlihat lucu jika kita pikirkan lagi saat ini~

Kelakuan blogger zaman sekarang

Mari kita bandingkan dengan kelakuan blogger zaman sekarang. Motivasi blogger zaman sekarang kebanyakan adalah ingin menghasilkan uang. Tidak heran jika ada orang yang sebenarnya tidak suka menulis, namun memaksakan diri untuk mempunyai blog dengan tujuan mendapatkan penghasilan. Apakah itu salah? Tentu saja tidak. Selama masih bisa membuat tulisan yang berkualitas dan bermanfaat, maka motivasi nge-blog untuk mendapatkan uang itu sama sekali tidak salah.

Blogger zaman sekarang juga lebih memilih untuk menggunakan domain sendiri lantaran ada anggapan menggunakan subdomain sudah ketinggalan zaman. Terlebih harga sebuah domain memang tidak terlalu mahal. Blogger zaman sekarang sangat terobsesi dengan Google AdSense, padahal penghasilan dari blog bukan hanya dari Google AdSense saja.

Blogger zaman sekarang memang lebih pintar dalam mengatur tampilan blog. Mereka membuat blog terlihat lebih simpel dan lebih fokus pada kecepatan blog untuk menunjang SEO. Akan tetapi di sisi lain, para blogger ini juga sudah jarang melakukan blog walking. Kenapa? Karena blogger zaman sekarang lebih fokus pada SEO dan berusaha meningkatkan trefik dari pengunjung organik, pengunjung yang datang dari mesin pencari.

Baca Juga:  Keumalahayati, Inong Balee, dan Akhir Tragis Cornelis de Houtman

Sisi gelap dari blogger zaman sekarang adalah saling berkompetisi satu sama lain. Ya, nge-blog dengan tujuan menghasilkan uang akan menciptakan ambisi yang besar dan mengharuskan berkompetisi satu sama lain dengan blogger lainnya. Blogger yang punya hati iri dengki akan melakukan sabotase kepada blog yang dianggapnya sebagai kompetitor. Sabotase tersebut bisa dilakukan dengan cara jingling, yaitu upaya mengirimkan visitor bot kepada blog korban menggunakan software tertentu. Dengan trefik bot yang banyak, maka blog tersebut beresiko untuk hilang dari pencarian Google.

Upaya tidak terpuji lainnya adalah dengan melakukan bom klik kepada iklan AdSense di blog korban dan berujung pada banned akun Google AdSense. Sungguh perbuatan tidak terpuji, tapi faktanya memang ada yang begitu di dunia blogging saat ini.

Itulah sedikit pembahasan tentang perbedaan blogger zaman dulu dan sekarang. Apakah kamu seorang blogger yang pernah merasakan keduanya? Atau malah kamu adalah seorang blogger yang pernah menjadi korban iri hati blogger lainnya seperti yang saya sebutkan di atas?

BACA JUGA ‘Bintang di Surga’ Milik Peterpan Adalah Album Indonesia Paling Fenomenal dan Sulit Dilupakan dan artikel Hilman Azis lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
8


Komentar

Comments are closed.