Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Mengingat Materi Geografi SMA lewat Drakor Jirisan, Kenapa Nggak?

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
16 November 2021
A A
Mempelajari Kembali Materi Geografi SMA Lewat Drakor Jirisan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Nggak terasa sudah sebulan Jirisan menemani kita di akhir pekan. Hari Minggu kemarin channel televisi kabel Korea Selatan, tvN, baru saya menayangkan Jirisan episode 8. Episode ini menjadi kelanjutan dari episode sebelumnya yang mengisahkan perjuangan para jagawana Gunung Jiri dalam memadamkan kebakaran hutan. Kedua episode ini juga mulai menyingkap tabir misteri roh Kang Hyun Jo yang mendiami Gunung Jiri selama dia terbaring koma di rumah sakit.

Pada beberapa momen, Jirisan ini membahas ilmu mengenai alam, bumi, dan hutan. Jelas dong, namanya juga drama yang mengisahkan soal segala hal yang berkaitan dengan gunung. Secara sekilas, Jirisan juga pernah menyinggung tentang materi Geografi yang pernah saya pelajari di SMA.

Saya merasa cukup relate dengan pembahasan Geografi dalam drakor Jirisan karena di SMA saya termasuk murid jurusan IPS. Saya juga pernah mengikuti olimpiade sains bidang Geografi sampai tingkat provinsi dan pilihan mata pelajaran yang saya ambil saat ujian nasional pun Geografi. Meski sekarang saya nggak lagi mempelajari Geografi secara formal di bangku kuliah, masih ada sisa-sisa ingatan dan pemahaman di otak. Kuy, kita review dikit-dikit tiga materi Geografi yang sempat dibahas dalam drama Jirisan.

#1 Larangan untuk berteduh di bawah pohon

Di episode pertama, diceritakan bahwa Kang Hyun Jo baru saja bergabung ke dalam Tim Jagawana Haedong Gunung Jiri. Dia baru saja sampai di markas besar Haedong ketika ada laporan hilangnya seorang bocah bernama Yeom Seung Hun yang terakhir kali terlihat mendaki ke Gunung Jiri.

Pencarian dilakukan selama berjam-jam dan di tengah badai, mengingat golden time untuk menemukan bocah tersebut hampir habis. Sebagai senior yang lebih memahami medan dan kondisi Gunung Jiri, Seo Yi Gang mewanti-wanti Kang Hyun Jo untuk menjauhi pohon besar dan melarangnya untuk berteduh di bawah pohon. Berteduh di bawah pohon saat badai bisa menyebabkan Hyun Jo tersambar petir.

Nasihat Seo Yi Gang ini memang ada ilmunya. Menurut BMKG, saat dalam kondisi basah, pohon dapat mengantarkan arus listrik sehingga rawan disambar petir. Kalau puncak pohon sudah tersambar, ada kemungkinan petir menjalar sampai ke akar. Bayangin saja kalau Yi Gang nggak ngasih peringatan semacam itu ke Hyun Jo. Masa ya baru hari pertama kerja sudah kena musibah saja?

#2 Korelasi antara kelembapan udara, suhu, dan peluang kebakaran hutan

Di episode ketujuh, kisah berlangsung saat musim panas tahun 2019. Salah satu rutinitas para jagawana di musim panas adalah berpatroli dalam agenda musim pencegahan kebakaran. Di saat briefing, Jo Dae Jin, bos tim Haedong mengungkapkan bahwa pada saat itu kelembapan udara sedang rendah dan angin semakin kencang. Pada saat itulah kemungkinan kebakaran hutan semakin tinggi.

Saat SMA, saya ingat pernah mendapatkan materi mengenai kelembapan udara. Selain menghitung kelembapan relatif, saya pernah mendengar dari guru bahwa kita akan merasa gerah ketika kelembapan udara rendah. Rupanya kelembapan udara yang rendah juga dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan.

Baca Juga:

Dear Maba, Jangan Gabung UKM Mapala kalau Alasannya Cuma Pengin Naik Gunung Aja

Cilacap, Kabupaten Terluas di Jawa Tengah sekaligus Kabupaten yang Paling Membingungkan

Kelembapan udara yang rendah mengakibatkan risiko kebakaran hutan menjadi lebih tinggi. Sebab, ada lebih sedikit kelembapan di udara yang selanjutnya bisa membuat daerah tersebut mudah terbakar. Kelembapan udara yang rendah juga menghambat pembentukan awan sehingga panas matahari bakal langsung menghujam bumi. Suhu yang panas ditambah dengan angin kencang, hasilnya adalah kebakaran hutan.

#3 Angin gunung

Saat SD, saya pernah memperoleh materi soal angin laut dan angin darat beserta pertanyaan kapan waktu yang tepat bagi nelayan untuk melaut. Sewaktu SMA, saya dapat lagi materi tentang angin, tapi kali ini mengenai angin lembah dan angin gunung.

Pada sore hari dan malam hari, suhu udara di wilayah lembah cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah gunung. Angin berembus dari wilayah bertekanan tinggi ke tempat yang tekanannya lebih rendah. Maka di malam hari, berembuslah angin gunung, yaitu angin yang bertiup dari gunung ke lembah.

Waktu terjadi kebakaran kedua di habitat pohon pinus, Park Il Hae mengatakan bahwa pada malam hari angin bertiup dari atas ke bawah, sehingga kebakaran bisa menyebar hingga ke kota. Maksud beliau adalah, kota ini terletak di lembah, sementara titik kebakaran berada di puncak. Angin yang berhembus dari gunung akan membuat api semakin menyebar hingga ke kota.

Keren juga ya Jirisan, selain menyediakan sinematografi yang apik dan cerita yang seru, drama ini juga menyuguhkan pengetahuan. Untuk kalian yang masih SMA dan kebetulan mempelajari Geografi, bisa sedikit me-review materi yang sudah diberikan oleh guru dengan menonton Jirisan. Dan buat alumnus yang sudah lulus dari SMA dan nggak mempelajari Geografi lagi seperti saya ini, Jirisan membantu untuk mengingatkan kembali diri ini pada materi yang sudah lama nggak didalami.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: GeografigunungJirisan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Belajar Geografi sambil Nonton Film 'Harry Potter', Mengapa Tidak? terminal mojok.co

Belajar Geografi sambil Nonton Film ‘Harry Potter’, Mengapa Tidak?

11 Juni 2021
Ngapain Belajar Ilmu Geografi, kan Udah Ada Google Maps Itu Anggapan Keliru Terminal mojok

Ngapain Belajar Ilmu Geografi, kan Udah Ada Google Maps Itu Anggapan Keliru

1 Februari 2021

3 Fakta Soal Jirisan di Kehidupan Nyata

18 November 2021
Keanehan di Bantul Nggak Ada Apa-apanya Dibandingkan Keanehan di Kabupaten Cilacap

Cilacap, Kabupaten Terluas di Jawa Tengah sekaligus Kabupaten yang Paling Membingungkan

13 Mei 2025
geografi

Disorientasi Daerah Dan Pendidikan Geografi Kita yang Di Bawah Rerata

2 Juni 2019
Gaduh Ikon Gunungkidul dan Pembangunan Tugu Tobong Gamping yang Ngadi-ngadi

Mengenal Gunungkidul, Kabupaten (yang Dianggap) Gersang yang Ternyata Dulunya Dasar Laut

27 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

14 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.