Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Menghitung Waktu yang Dibutuhkan Pembakar Mobil Via Vallen untuk Sampai di TKP

Imron Amrulloh oleh Imron Amrulloh
3 Juli 2020
A A
pelaku tersangka pembakar mobil via vallen kebakaran mojok.co

pelaku tersangka pembakar mobil via vallen kebakaran mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini semua orang bahkan saya sendiri sedang mengikuti berita tentang pembakaran mobil Via Vallen yang dilakukan oleh orang tidak dikenal yang sekarang jadi terkenal. Seperti yang sudah diberitakan media, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 3 dini hari, Selasa lalu (30/6). Polisi secara sigap menangani kasus ini. Berbekal rekaman CCTV dari rumah Via, polisi langsung membekuk tersangka pembakar mobil Via Vallen yang ternyata bukan berasal dari wilayah Jawa Timur apalagi dari Sidoarjo. Menurut keterangan polisi, tersangka berasal dari Cikarang, Jawa Barat.

Yang menarik, tersangka menuju Sidoarjo, Jawa Timur dengan cara ngeteng alias nebeng truk. Jarak dari Cikarang menuju rumah Via Vallen di Kalitengah, Sidoarjo adalah sejauh 760 km. Demikian estimasi yang saya dapat dari Google Maps. Masih menurut Maps, perjalanan dapat ditempuh 8 jam 19 menit jika mengendarai mobil, 16 jam jika naik sepeda motor, serta 6 hari jika jalan kaki terus-menerus. Pertanyaannya adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan jika perjalanan tersebut dilakukan dengan nebeng truk?

Saya pernah melakukan perjalanan dengan nebeng truk atau biasa disebut dengan istilah ngrembol atau rembol, singkatan dari kere nggrombol. Berbekal pengalaman itu, saya akan mencoba menghitung estimasi waktu yang dibutuhkan tersangka pembakar mobil Via Vallen untuk sampai di Sidoarjo.

Mari asumsikan tersangka (P) mengawali perjalanan pada pagi hari pukul 06.00. Sebab, karena biasanya truk-truk dari timur berangkat pada pagi hari setelah bongkar muatan semalam. Saya asumsikan tersangka naik truk tronton alias truk yang memiliki bak di belakangnya, bukan truk letter L ataupun truk peti kemas. Sebab, truk leter L dan truk peti kemas yang menuju ke timur biasanya membawa muatan sehingga sopir tidak mau membawa orang lain selain kenek dan sopir cadangan.

Sebuah truk kosong biasanya berjalan 40-70 km/jam. Begitu keluar dari kawasan industri Cikarang, medan langsung berubah menjadi jalan tol, maka truk diperkirakan akan berjalan dengan kecepatan maksimal. Namun, sopir truk akan memilih rute kombinasi agar efisien secara biaya sehingga saya asumsikan lagi, truk pertama yang ditumpangi tersangka melaju pada 50 km/jam. Truk tersebut akan berjalan secara konstan selama kurang lebih enam jam sebelum berhenti pas tengah hari untuk makan siang.

Pada pemberhentian pertama, jarak yang sudah ditempuh sejauh 300 km. Artinya, truk tersebut sudah sampai di sekitar Pemalang, Jawa Tengah. Saat istirahat siang ini sopir dan kernet akan istirahat cukup lama. Hal tersebut akan memaksa si penebeng, yaitu P, harus berganti truk lain untuk melanjutkan perjalanan. P melanjutkan perjalanan setelah istirahat satu jam di tempat pemberhentian truk itu, artinya sudah jam 13.00. P akan mudah mendapatkan truk pengganti di sini.

P menumpangi truk dengan kecepatakn 30 km/jam karena jalur pantura sangat ramai dengan truk. Setelah berjalan selama 5 jam jam P akan sampai di Semarang, di Semarang P harus turun karena truk mengarah ke Ambarawa sedangkan P harus tetap di Pantura, ia turun dari truk kira-kira pukul 18:00. Di Semarang P akan menginap semalam, hal itu karena sopir truk tidak akan mengambil resiko dengan menaikkan penumpang pada malam hari, belum lagi sopir truk cenderung memilih perjalanan pada siang hari.

Setelah menginap di Semarang, P melanjutkan perjalanan pada pukul 07.00 karena bangun kesiangan setelah sehari sebelumnya sangat kelelahan. P mendapat truk yang mengarah ke timur melalui jalur utara melalui Demak-Kudus-Rembang dan seterusnya. Truk tersebut berjalan 40 km/jam sebelum akhirnya istirahat siang di sekitaran Lasem setelah menempuh jarak 150-200 km.

Baca Juga:

Kecamatan Duduksampeyan, “Desa” di Ujung Kota Gresik yang Dipenuhi Polusi Kendaraan Muatan Berat

3 Dosa Travel Vlogger yang Sering Bikin Penonton Kecewa

Karena sopir truk mengatakan akan ke Surabaya, P memutuskan menumpang sang sopir hingga Surabaya. Setelah istirahat dua jam, sopir dan P melanjutkan perjalanan menuju Surabaya dengan masih mempertahankan kecepatan 40 km/jam dan akan terus dilanjutkan tanpa berhenti-berhenti lagi. Setelah berjalan selama 4 jam 30 menit, truk pun sampai Surabaya. Itu artinya waktu telah menujukkan pukul 18:30. Keadaan tersebut kembali memaksa P untuk istirahat semalaman di Surabaya.

Pada pukul 07.00 seperti hari sebelumnya, P sudah mendapatkan truk untuk melanjutkan perjalanan menuju Sidoarjo yang bakal memakan waktu satu jam karena jalanan dalam kota terkenal macet. Setelah menempuh perjalanan dari Surabaya, akhirnya P sampai di Sidoarjo. Namun ia masih punya PR untuk menuju Kalitengah, lokasi rumah Via Vallen. P memutuskan naik ojek pangkalan dengan estimasi waktu 30 menit.

Setelah membahas lika-liku perjalanan tersangka pembakar mobil Via Vallen, mari kembali ke pembahasan awal, yaitu estimasi waktu yang dibutuhkan P untuk mencapai Sidoarjo dari Cikarang.

Jika dilihat dari gambaran di atas, yaitu:

Cikarang-Pemalang 6 jam ditambah istirahat menjadi 7 jam
Pemalang-Semarang 5 jam
menginap di Semarang 13 jam
Semarang-Lasem 4 jam ditambah istirahat 2 jam
Lasem-Surabaya 4 jam 30 menit
menginap di Surabaya 12 jam 30 menit
Surabaya-Sidoarjo 1 jam
Sidoarjo Kota-Kalitengah 30 menit

maka didapatkan hasil 49 jam 30 menit untuk mencapai Kalitengah dengan nebeng atau ngrembol.

Perjalanan yang sangat panjang tersebut tentu berlipat-lipat kali durasinya dibandingkan naik sepeda motor bahkan mobil. Namun, perjalanan tersebut masih lebih baik daripada jalan kaki yang bisa menempuh waktu selama 6 hari tanpa istirahat.

BACA JUGA Menghitung Jumlah Waktu yang Dihemat ketika Menggunakan Fitur Autotext dan tulisan Imron Amrulloh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2020 oleh

Tags: perjalanantravelingtrukvia vallen
Imron Amrulloh

Imron Amrulloh

Seorang pengangguran baru yang sedang mencoba dan terus mencoba.

ArtikelTerkait

5 Film yang Jangan Kamu Tonton ketika Naik Kapal

5 Film yang Jangan Kamu Tonton Ketika Naik Kapal

4 Mei 2022
Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya! terminal mojok.co

Enak Saja, Wisata Bandungan Itu Bukan Melulu soal Prostitusi ya!

10 Maret 2021
Semua Lagu Akan Koplo Pada Waktunya dan Semua Orang Akan Joget Bareng Karenanya

Semua Lagu Akan Koplo pada Waktunya dan Semua Orang Akan Joget Bareng Karenanya

1 November 2019
sopir jasa angkut Seumur hidup, saya belum pernah merasakan ngompreng truk di lampu merah. Dan kali ini, momen itu datang dan saya tidak mau melewatkannya.

Ingin Lancar dalam Perjalanan Jarak Jauh? Ikuti Truk

23 Oktober 2020
Tempe Kemul, Bukan Mendoan dan Tempe Tepung. Ini Tempe Aliran 'Keras' terminal mojok.co

7 Makanan Khas Wonosobo Selain Mi Ongklok yang Nggak Kalah ‘Nylekamin’

5 Oktober 2020
Perjalanan Melawan Aerophobia, Ketakutan Luar Biasa untuk Naik Pesawat takut naik pesawat kecelakaan pesawat terminal mojok.co

Perjalanan Melawan Aerophobia, Ketakutan Luar Biasa untuk Naik Pesawat

19 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buat Anak Organisasi Mahasiswa, Berhenti Bolos Masuk Kelas, Kegiatanmu Tidak Sepenting Itu!

Wajar Banget kalau Mahasiswa Sekarang Mikir 2 Kali Sebelum Masuk Organisasi Mahasiswa

7 Januari 2026
Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang innova reborn diesel

Saya Akhirnya Tahu Kenapa Innova Reborn Diesel Dipuja Banyak Orang, Beneran Sebagus Itu!

7 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026
5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Mitos Kebumen yang Bikin Orang Luar Mikir Dua Kali sebelum Berkunjung

5 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.