Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menghitung Kerugian Finansial Mas Jatmiko di Film ‘Sobat Ambyar’ Netflix

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
27 Januari 2021
A A
Menghitung Kerugian Finansial Mas Jatmiko di Film 'Sobat Ambyar' Netflix terminal mojok.co

Menghitung Kerugian Finansial Mas Jatmiko di Film 'Sobat Ambyar' Netflix terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

“Saras cen bajingan!” begitu batin saya setelah menonton film Sobat Ambyar yang tersedia pada platform Netflix. Setahu saya semua Saras di muka bumi ini baik-baik saja, apalagi saras 008, eh ndilalah ada Saras tipe yang nggatheli pengin tak hiiih.

Sebagai orang yang pernah di posisi Mas Jatmiko, saya paham betul betapa ambyarnya blio ketika Saras memperlihatkan tajinya sebagai fakgurl kenamaan. Mulai dari gerak-gerik, tindak-tanduk, hingga akhirnya kala ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan Jatmiko. Hesss ra karuan.

Para laki-laki yang silih berganti datang ke kedai kopi Jatmiko untuk menemui Saras, seharusnya sudah menjadi peringatan tersendiri. Tetapi, ya namanya dunia, serba wolak-walik dan gothak-gathuk. Awalnya ada di posisi atas, mak mblaaar Jatmiko gantian berada di posisi yang sama dengan para pria yang menangisi kepergian Saras.

Dari semua perjalanan Mas Jat dengan Dek Saras di film Sobat Ambyar Netflix, terdapat hal memilukan selain kata-kata, “Kowe ngekon aku jaga kesehatan, tapi kowe dewe le ngelarani aku, Ras….” Modyar, remok Mas Jat, remoook. Tapi, ya itu tadi, kesaktian Jatmiko mengelola hati bukan satu-satunya faktor, ada lagi satu faktor yang patut diacungi jempol.

Ya, betul sekali, bagaimana Jatmiko mengelola finansial di tengah masa membayar waralaba kedai kopi yang baru ia buat, pun adiknya yang akan lulus SMA dan masuk kuliah. Saras datang di tengah-tengah gejolak ekonomi Jatmiko, membuyarkan semua yang sejatinya sudah buyar. Kebacut tresno, ora ngiro saikine cidro.

Kalau saya jadi Jatmiko, ah, mbuh nggak paham lagi kudu ngapain. Namun, sebagai alumni ambyar, saya mencoba meringkas kerugian finansial Jatmiko selama meladeni Saras “tegone kowe ngapusi”. Begini, Lur.

Pertama, Rp20 ribu untuk nyogok tukang nasi goreng supaya nggak berisik. Biar apa? Biar Saras nggak terganggu dari tidurnya. Segitunya, ya. Tapi, begitulah orang saat kasmaran, kondisi apa saja trabas.

Kedua, kalung emas sing ono gulumu, eh, gulune Saras. Entah belinya di area Pasar Klewer atau di toko barang antik pada umumnya, yang jelas kalung emas itu adalah wujud betapa tulusnya perasaan Jatmiko kepada Saras.

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

6 Rekomendasi Film dan Serial Dokumenter Netflix Terbaru yang Bakal Tayang Februari 2024

Kalau hasil bertanya kepada kawan saya di Solo, kalung modelan begitu di toko oleh-oleh berada di angka Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Tergantung ornamennya, bukan karatnya. Sebab kata kawan saya, itu bukan emas murni. Nggak tahu kalau Emas Jatmiko.

Kata kawan saya yang seorang bakul oleh-oleh itu, bisa saja harganya lebih mahal ketika barang tersebut sudah masuk kategori antik. Katanya, bisa berada di atas angka Rp2 juta. Jadi biar nggak berspekulasi terlalu liar lantaran lokasi Jatmiko membeli kalung itu ada di toko barang antik, maka harga kalung itu ada di kisaran angka Rp2,5 juta.

Kenapa saya bisa yakin itu termasuk kategori barang antik? Sebab ketika wisuda, Saras memakai kalung itu. Bayangkan saja, wisuda itu saat yang sakral, jadi apa pun yang digunakan oleh Saras, anggap saja “ada harganya”.

Ketiga, bensin dari Solo Raya menuju Kebun Teh Kemuning, Karanganyar. Ketika dua insan ini sedang bungah, Jatmiko mengajak Saras untuk jalan-jalan. Mereka pergi ke Kebun Teh Kemuning yang bertempat di Ngargoyoso, Karanganyar. Kata kawan saya yang tinggal di sana, main ke tempat itu dari Solo Raya cukup siapkan dana Rp200 ribu .

Melihat kondisi serba pelik seperti ini, mbok yakin Mas Jat yang bayarin Dek Sar. Dalam kondisi hujan-hujanan, jajan pentol alias bakso adalah sisi melankolis tersendiri. Ya apalagi di tempat ini pula Jatmiko mencium Saras.

Keempat, tiket travel Solo–Surabaya dan tiket bus AKAP Surabaya–Solo. Ketika Saras ke Surabaya guna pulang kampung pasca lulus sidang, Jatmiko menyusul Saras. Nggak diketahui bagaimana cara Jatmiko berangkat ke Surabaya, di film Sobat Ambyar ini nggak begitu dijelaskan. Namun, saya memperkirakan blio naik travel karena kondisi keuangannya masih bisa dikatakan baik-baik saja.

Pulangnya, dalam kondisi ambyar, Jatmiko dipukuli oleh beberapa preman dan ada yang ngambil uang di dompet Jatmiko karena blio nabrak tukang sayur. Dengan kondisi uang yang kempat-kemput, Jatmiko memutuskan naik bus AKAP.

Berapa habisnya? Pengalaman pribadi saya, namun nggak dalam kondisi ambyar macam Jatmiko, begini rinciannya. 

Travel Solo–Surabaya Rp250 ribu, ongkos Gojek ke rumah Saras Rp30 ribu sudah ditambah tips, duit Jatmiko yang diambil bakul sayur ya bisa di angka Rp100 ribu, terus bus AKAP Surabaya–Solo semisal Eka di angka Rp115 ribu.

Totalnya jadi Rp495 ribu dengan catatan Jatmiko nggak makan. Edan po ambyar direwangi makan?

Kelima, keperluan ulang tahun Saras. Ke Surabaya, Jatmiko bawa kue ulang tahun yang ditaksir harganya Rp100 ribu. Pun dengan boneka ukuran dua meteran dengan harga pasaran Rp500 ribu. Dengan uang Rp1,5 juta, Jatmiko membelah Solo ke Surabaya dengan perasaan paling hampa sepanjang sejarah sobat ambyar.

Tapi, semua itu nggak berlaku manakala ada yang lebih ambyar dan bikin sakit hati dan kepala, yakni waktu. Ya, waktu yang dibuang oleh Jatmiko dalam mengumpulkan pundi-pundi uang untuk tokonya, adiknya, dan kehidupannya. Panjang umur Mas Jatmiko. Lha iyo pancen, Mas, remok ati iki yen eling janjine. Ora ngiro jebulmu lamis wae.

Sumber gambar: Intagram Sobat Ambyar

BACA JUGA Ketika Sobat Ambyar Semakin Banyak dan Menyebalkan dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: rekomendasi film netflixsobat ambyar
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

6 Rekomendasi Film dan Serial Dokumenter Netflix Terbaru yang Bakal Tayang Februari 2024

6 Rekomendasi Film dan Serial Dokumenter Netflix Terbaru yang Bakal Tayang Februari 2024

30 Januari 2024
20 Rekomendasi Film Action Terbaik Netflix Bulan November 2023

20 Rekomendasi Film Action Terbaik Netflix Bulan November 2023

16 November 2023
sobat ambyar

Ketika Sobat Ambyar Semakin Banyak dan Menyebalkan

13 September 2019
Wibu di Indonesia yang Terlalu Nyaman Nonton Anime Bajakan kissanime jepang terminal mojok.co

4 Film Spanyol di Netflix yang Seru untuk Ditonton

4 Agustus 2020
'The Queen’s Gambit' Miniseries Catur yang Greget Nggak Ada Lawan terminal mojok.co

‘The Queen’s Gambit’ Miniseries Catur yang Greget Nggak Ada Lawan

5 November 2020
Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

28 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

Jangan Salah! Lebih dari 95% Penduduk Indonesia Tidak Mendukung Kemerdekaan

26 Februari 2026
9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli Mojok.co

9 Kasta Tertinggi Takjil yang Paling Sering Diperebutkan Pembeli

22 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Biaya Merawatnya Sama Sekali Tak Murah

25 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.