Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Mengenang Keunikan HP Jadul sebelum Android Menyerang

Irhas Mafaza oleh Irhas Mafaza
12 Agustus 2023
A A
Mengenang Fitur Unik HP Jadul sebelum Android Menyerang

Mengenang Keunikan HP Jadul sebelum Android Menyerang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagus-bagusnya smartphone zaman now, itu ada karena HP zaman dulu yang kini sudah gugur karena kalah dalam persaingan pasar. Belajar dari kekurangan yang ada di HP jadul, smartphone zaman sekarang seperti Android dan iPhone mampu merangsang peningkatan konsumsi teknologi hingga semaju sekarang ini.

Melalui tulisan ini saya ingin mengajak jamaah mojokiyah pergi ke museum ingatan bersama kenangan akan HP jadul yang dulu pernah menemani kita. Bila kita membahas satu per satu sepertinya nggak bakal selesai dalam satu tulisan saking banyaknya merek HP jadul yang dulu ramai di pasaran. Kali ini saya akan membahas fitur unik yang bahkan mungkin aneh dan nggak dimiliki smartphone masa kini.

Bentuk HP jadul kebanyakan unik dan nyeleneh

Saya mulai dari bentuk HP jadul yang akan selalu kita ingat. Bayangkan HP berbentuk balok dengan layar kecil dan keypad besar berwarna-warni (seperti Nokia). Ada juga HP yang bentuknya bulat seperti telur. Ada yang bodinya besar, tombol dan layarnya kecil, tipis ringan. Bahkan ada juga yang di-slide ke samping mirip laci meja seperti Nokia E75 yang pernah saya miliki dan punya antena (kebanyakan merek Cross).

Saya jadi berpikir, betapa kreatif dan inovatifnya produsen HP pada masa itu. Padahal dulu HP dibuat untuk teleponan dan SMS-an, namun bentuknya dibuat seunik mungkin.

Baterai HP jadul bisa dilepas

Dulu, saya nggak tahu ada teknologi bernama powerbank. Sebab, saya—dan mungkin juga sebagian dari kalian—memilih untuk memiliki 2 baterai sebagai cadangan serta membawa charger ketika bepergian. Lagi pula HP jadul terkenal karena baterainya yang awet walaupun nggak semua. Dan uniknya, baterai HP pada masa itu masih bisa dilepas sehingga kita bisa mengganti baterai dan memasukkan baterai cadangan yang pastinya sudah terisi penuh.

Ada lubang untuk aksesori gantungan

Dulu, saya suka sekali menggantungkan aksesori berbentuk kalung yang mirip untuk ID card ke HP saya. Hal itu saya lakukan agar HP bisa dikalungkan ketika saya bepergian. Ada juga beberapa teman perempuan yang suka menggantungan berbagai aksesori menarik ke HP jadul mereka.

Sayangnya, HP Android zaman sekarang sudah nggak dilengkapi lubang untuk menggantung aksesori ini. Kadang, saya harus memakai hardcase tertentu agar bisa memakaikan aksesori gantungan pada HP saya.

Banyak aksesorinya

Selain bentuk HP jadul yang bermacam-macam, aksesori untuk HP zaman dulu juga banyak ragamnya. Kreativitas pengguna terlihat jelas dari wujud HP-nya. Ada HP yang polos dan nggak pakai aksesori apa pun hingga HP dengan casing bergambar dan stiker lampu sinyal. Khusus stiker lampu sinyal ini, saya ingat betul dulu kalau ada SMS atau telepon masuk, stikernya bisa menyala. Canggih betul.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Walaupun kenangan menggunakan HP jadul terasa begitu indah, tapi kalau ditawari untuk memakainya kembali, sejujurnya saya enggan. Sebab, HP jadul punya banyak keterbatasan. Misalnya sinyal yang lemot karena masih EDGE (2G), minim hiburan karena permainan dalam HP masih alakadarnya, baterai mudah kembung, dll.

Begitulah kilas balik mengenai HP jadul. Sebagai Gen Z, saya baru mulai merasakan nikmatnya memiliki HP mungkin sejak tahun 2006. Itu hanya beberapa tahun sebelum BlackBerry merajalela, yang kemudian digulingkan oleh iPhone dan Android yang terus bersaing hingga kini.

Penulis: Irhas Mafaza
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengenang Ponsel BlackBerry dan Kepopulerannya Dulu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2023 oleh

Tags: AndroidHP androidHP jadul
Irhas Mafaza

Irhas Mafaza

Ilustrator asal Purwokerto yang nulis kalo lagi hiatus.

ArtikelTerkait

pembaruan update iphone fitur baru ios 14 mojok.co

Mau Spesifikasinya Bagusan Android, iPhone Tetep Jadi Pilihan Utama!

27 September 2021
Jasa Screenshot iPhone, Bisnis yang Lebih Nyeleneh dari Sewa iPhone dan Nyelenehnya Lagi, Saya Ikutan Nyoba android

Setelah 3 Tahun Pakai iPhone, Saya Paham Kenapa Remaja Lebih Memilih iPhone ketimbang Android

29 Maret 2024
iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal (Unsplash)

iPhone Memang Overrated dan Penggunanya Bakal Menyesal

12 Maret 2023
GoTo Menjawab Keresahan para Penyandang Buta Warna dengan Meluncurkan Fitur Terbaru di Aplikasi Gojek dan Tokopedia 

GoTo Menjawab Keresahan para Penyandang Buta Warna dengan Meluncurkan Fitur Terbaru di Aplikasi Gojek dan Tokopedia 

2 Desember 2023
Jasa Screenshot iPhone, Bisnis yang Lebih Nyeleneh dari Sewa iPhone dan Nyelenehnya Lagi, Saya Ikutan Nyoba android

Image iPhone sebagai Hape Terbaik Itu Udah Kuno, Saya Aja Tetep Pilih Android walau Punya Uang Segepok

16 Juli 2024
Panduan Menjadi Programmer Biar Nggak Cuma Bisa 'Hello World' Terus Menyerah

Panduan Menjadi Programmer Biar Nggak Cuma Bisa ‘Hello World’ Terus Menyerah

9 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Aktif Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal Mojok.co

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

11 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nekat ke Jakarta Hanya Modal Ambisi sebagai Musisi, Gagal dan Jadi “Gembel” hingga Bohongi Orang Tua di Kampung
  • Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta
  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.