Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengenal Papua Lewat Youtuber Paul Shady

Nar Dewi oleh Nar Dewi
10 Mei 2020
A A
Paul Shady

Mengenal Papua Lewat Youtuber Paul Shady

Share on FacebookShare on Twitter

Tak kenal maka tak sayang. Katanya sih begitu. Makanya waktu ketemu seseorang yang cuma saya denger lewat musuhnya, saya lumayan kaget. Seseorang ini, sebut saja namanya Mawar, sering banget diomongin temen saya di tempat kerja. Dari situ, saya mendapat kesan kalau si Mawar sifatnya culas dan sombong.

Eh, waktu ketemu, ternyata dia jauh dari bayangan saya. Setelah agak lama kontak (karena dia rekan kerja yang baru dipindahkan ke cabang saya), saya jadi sadar kalau pandangan saya salah. Dia cuma manusia biasa yang ada sisi baiknya, tapi ada juga sisi buruknya. So so lah. Normal.

Semenjak itu saya belajar bahwa kita tidak boleh langsung menghakimi seseorang dari omongan orang lain. Bahkan meski orang lain itu sahabat kita sendiri. Bisa berabe! Salah-salah kita jadi salah paham padahal kenal aja belum.

Nah, kalau lagi mikir gini, saya jadi ingat kasus separatisme papua yang beberapa bulan lalu marak. Apa hubungannya, Mbak Bro?

Ada dong. Sama seperti rekan kerja saya yang cuma saya kenal lewat orang lain, papua pun sering diperlakukan seperti itu oleh kita yang non papua.

Coba kita instropeksi. Kalau lagi ngomongin Jogja, pasti kita familiar dengan tugu dan orangnya yang ramah. Kalau kita ngomongin batak pasti kita jadi inget Denny Siregar eh maksudnya Claudia Sinaga sampai teriakan horasnya.

Tapi kalau Papua? Kebanyakan cuma bisa jawab Koteka. Paling banter hafal lagu Apuse sama He Yamko Rambe Yamko. Adakah kita kenal tokoh Papua seperti kita kenal Ridwan Kamil dari Bandung? Adakah kita kenal tempat wisata di Papua seperti kita kenal Tanah Lot di Bali? Adakah kita tahu nikmatnya papeda seperti kita tahu kelezatan pempek Palembang?

Orangnya tidak kita kenal… budayanya cuma secuplik yang dikenal… dan alamnya pun tidak kita kenal. Kondisi ini diperparah dengan isu-isu separatisme yang marak. Alhasil waktu ketemu orang Papua sekilas saja, kita langsung berprasangka buruk mikir bahwa mereka itu pengkhianat semua. Padahal orang Papua pun punya pikiran sendiri-sendiri dan tidak bisa digebyah uyah.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Materi SKD CPNS secara Gratis

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama

Cuma kalau disuruh belajar soal Papua, yah, memang susah booo. TV kita Jakarta sentris. Situs-situs berita pun sama saja. Yang di Banyuwangi saja jarang diberitain, apalagi yang di Papua sana.

Terus gimana kita bisa kenal Papua kalau begini caranya? Impossible. Tidak mungkin.

Eits, tapi jangan khawatir man teman. Sekarang di zaman youtube, kita bisa lho mengenal papua lewat youtuber-youtubernya. Meski era youtube ini agak kacau dengan tukang prank, tapi lumayan banyak kok saluran yang isinya oke punya.

Salah satu youtuber favorit saya yang berhasil mengikis stereotip saya ke orang Papua adalah Paul Shady. Pace satu ini membuat beberapa konten yang kadang bikin ngakak, tapi kadang juga bikin sedih.

Salah satu video yang membuat saya bersyukur adalah yang judulnya “Papua New Guinea Bukan Indonesia.” Di situ Paul geleng-geleng kepala karena ada beberapa orang yang mengira papua merdeka dari Indonesia ketika melihat nama negara Papua New Guinea. Kenapa saya bersyukur? Ya, karena saya jadi paham kalau saya bukan orang terbodoh di dunia ini. Wek.

Kali lain, ada juga video berjudul “Kelakuan Ngakak Orang Papua di Internet.” Isinya sebetulnya tingkah aneh-aneh orang Papua yang bikin ketawa. Sederhana sekali. Tapi ayo ngaku, kita pasti jarang liat video viral dari Papua yang kontennya lucu-lucu macam ini, kan?

Masih ada banyak konten lain. Kebanyakan konten yang ringan dan memperkenalkan Papua dari hal-hal yang sederhana. Tapi menurut saya, justru inilah yang penting. Soalnya, tiap kali kita berpikir soal Papua, pasti bayangan kita ekstrim. Ada yang mikir separatis bawa senjata, atau malah suku primitif yang nggak kenal modernisme. Padahal, di papua orangnya beragam. Selain itu, banyak pula orang Papua yang sudah jauh lebih maju.

Tak kenal maka tak sayang. Indonesia ini dari Sabang sampai Merauke. Kalau pulau sebesar Papua saja kita lupakan, gimana caranya kita ngaku sayang Indonesia?

Sumber Gambar: YouTube

BACA JUGA Nomadprostory, Channel Youtube Paling Langka Dunia atau tulisan Nar Dewi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2020 oleh

Tags: rekomendasi channel youtubeyoutuber papua
Nar Dewi

Nar Dewi

IRT suka nulis

ArtikelTerkait

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama terminal mojok

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama

27 Juni 2021
bangun rumah

5 Channel YouTube yang Menginspirasi buat Bangun Rumah di Lahan Kecil dengan Budget Murah

14 Juni 2020
3 Channel Hiking yang Bikin Orang Tertarik Naik Gunung Terminal Mojok

3 Channel Hiking di YouTube yang Bikin Orang Pengin Naik Gunung

21 Desember 2020
Konten YouTube pemuda tersesat Majelis Lucu Indonesia_ Sebuah Harapan dan Alternatif Tontonan Saat Ramadan #TakjilanTerminal30 terminal mojok

‘Pemuda Tersesat’: Sebuah Harapan dan Alternatif Tontonan Saat Ramadan #TakjilanTerminal30

27 April 2021
Nomadprostory

Nomadprostory, Channel Youtube Paling Langka Dunia

8 Mei 2020
7 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Materi SKD CPNS secara Gratis

7 Rekomendasi Channel YouTube untuk Belajar Materi SKD CPNS secara Gratis

21 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.