Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Mengenal Escorting, Aksi Luhur Ojek Online Indonesia

Ismail Hasan oleh Ismail Hasan
16 April 2023
A A
Mengenal Escorting, Aksi Luhur Ojek Online Indonesia (Unsplash)

Mengenal Escorting, Aksi Luhur Ojek Online Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama menggeluti profesi sebagai ojek online, isi otak saya bukan hanya mencari orderan semata. Waktu dari pagi sampai malam yang terbilang panjang akan sangat sayang apabila hanya digunakan untuk bekerja saja. Belum lagi sistem kerja ojek online yang fleksibel, membuat kita lebih leluasa mengatur antara jam ngebid dengan kegiatan lainnya. Maka dari itu, sebagian waktu saya pergunakan untuk kegiatan yang bermanfaat seperti escorting.

Escorting sendiri merupakan kegiatan sukarela para ojek online, untuk mengawal ambulans sampai ke rumah sakit atau rumah duka. Baik mengantar pasien kritis atau jenazah menggunakan sepeda motor. 

Biasanya, para driver ini bertugas untuk membukakan jalan bagi ambulans yang ingin melintas jalan perjalanan tidak terhambat. Aksi escorting ini sudah tersebar di banyak kota besar seperti wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, hingga Jogja. Escorting juga sudah mempunyai komunitas independen, yaitu URC (Unit Reaksi Cepat) atau TRC (Tim Reaksi Cepat).

Awal mengenal escorting

Saya tidak ingat kapan dan di mana kegiatan kerelawanan ini mulai terkenal di kalangan ojek online. Namun, kalau saya sendiri, kali pertama mengenal escorting sekitar 2019, berawal dari salah satu ajakan teman untuk bergabung dalam sebuah grup WhatsApp. 

Grup tersebut berisi para relawan ambulans, mulai dari tim rescue, driver, dan pengawal. URC atau TRC di ruang lingkup ojek online sendiri ada yang berskala regional daerah dan ada yang skala antar-daerah yang sering disebut URC Nusantara.

URC Nusantara sendiri merupakan kumpulan dari berbagai perwakilan komunitas di berbagai daerah. Lewat grup WhatsApp inilah berbagai komunitas saling berintegrasi. Mereka akan saling berkoordinasi apabila ada pengantaran Jenazah atau rujukan pasien ke rumah sakit tujuan.

Sistem kerja escorting

Misalnya ada jenazah dari rumah sakit di Jakarta akan diantar menuju rumah duka di Jogja. Komunitas URC yang ada di Jakarta akan berkoordinasi dengan mengirim rute perjalanan. Selain itu, URC Jakarta juga akan mengirim sharelive driver ambulans agar dapat dipantau oleh para anggota. 

Selanjutnya, URC Jakarta akan mengawal ambulans sampai perbatasan provinsi dan kemudian akan dilanjut ke URC yang lain, dan begitu seterusnya. Terakhir, ambulans akan dikawal oleh URC Jogja sampai ke rumah duka.

Baca Juga:

Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

4 Sikap Green Flag Driver Ojol yang Bikin Penumpang Nyaman

Sepanjang perjalanan, kita akan sering mendengar voice note para relawan ojek online yang sedang mengantarkan ambulan.

“Dimonitor kembali buat URC Nusantara, ambulans akan segera lepas landas dari rumah sakit. Dimohon untuk dibantu buka-tutup jalannya,” ucap salah satu relawan yang mengawal.

Atau ketika ambulans sudah di perjalanan, grup WhatsApp akan penuh dengan voice note para relawan yang mengantar. “Dimonitor kembali buat URC Nusantara, ambulans sudah memasuki Tugu Ireng Jogja-Magelang, dimohon buka tutup jalannya.”

Saya beberapa kali ikut kegiatan ini. Biasanya, ketika ada ambulans datang dari luar daerah, saya dan relawan ojek online lain sering menunggu di perbatasan provinsi seperti Tugu Ireng. Waktu menunggu disesuaikan di mana ambulans berada. Kadang waktu menunggu bisa sore, bahkan dini hari. Kita harus tetap siap sambil memantau jalannya ambulans lewat sharelive. Kadang ketika estimasi ambulans tiba jogja itu malam, kita beristirahat sejenak agar tidak terlalu lelah.

Kegiatan yang menyenangkan sekaligus menantang

Bagi saya, escorting adalah satu kegiatan sosial yang menyenangkan sekaligus menantang. Menyenangkan karena bisa membantu membukakan jalan bagu ambulans. Beberapa keluarga dari jenazah bahkan mengucapkan terima kasih karena merasa terbantu. Tak sedikit juga mendoakan kami. 

Kegiatan ini juga menantang karena membutuhkan konsentrasi dan koordinasi yang matang. Lantaran dikejar waktu, kami harus berjalan dengan kecepatan rata-rata 70 km/jam. Kita juga harus tau jalan mana yang akan dilalui.

Semasa pandemi,, kegiatan pengawalan ambulans sangat sering dilakukan. Kalian tentu masih ingat suasana pandemi pada masa itu. Suara sirine ambulans sangat sering terdengar. Mencekam. Prokes yang sangat ketat diterapkan dan akses jalan ditutup di berbagai titik.

Saya banyak berbincang dengan teman ojek online sesama relawan. Mereka menceritakan pengalaman selama menjadi relawan ambulans.

“Selama pandemi sangatlah tersiksa. Saya harus menggunakan atribut APD (Alat Pelindung Diri) yang gerahnya minta ampun dari Jakarta hingga Jogja,” ucap salah satu teman yang kebetulan seorang driver ambulans.

Ada juga yang menceritakan perasaan mereka ketika mengikuti kegiatan kerelawanan ini dengan penuh rasa bangga. “Saya senang ikut escorting. Bisa berbuat baik di tengah kesibukan menjadi ojek online. Malah saya ketagihan dengan ini, entah kenapa.”

Menularkan energi positif

Kebanyakan teman yang saya tanya malah ketagihan mengikuti escorting. Bagi saya, escorting adalah kegiatan yang mengandung “energi positif yang menular” sehingga siapa saja yang di dekatnya akan tertular energi positif. Apabila banyak di sekeliling kita berbuat baik, kita juga akan tergerak untuk berbuat baik.

Belum lagi escorting juga terintegrasi sampai ke penjuru negeri. Ini membuat saya bisa saling mengenal relawan ojek online dari berbagai daerah. Ketika pengantaran ambulans telah selesai, biasanya kami ajak para relawan untuk singgah di basecamp komunitas saya untuk ngopi dan beristirahat sejenak. 

Hal ini akan sering kita jumpai di dunia ojek online karena rasa solidaritas sangat kuat. Bukan hanya soal escorting saja, apabila ada seorang taruna ojek online ingin pergi ke suatu daerah, mereka akan singgah ke basecamp komunitas di salah satu daerah tersebut untuk bersilaturahmi. Baik untuk ngopi, ngobrol, istirahat, atau ngecharge hape.

Dari itu semua, saya bertahap mulai merasa sadar bahwa waktu jangan hanya digunakan untuk rutinitas kerja saja. Saya pernah dinasehati salah satu teman ojek online, kata-katanya membuat saya tergugah untuk dapat berbuat baik walau hanya sedikit.

“Mumpung masih ada kesempatan hidup, jangan lelah jadi orang baik. Kelak, kita akan seperti jenazah yang kita kawal itu,” ucapnya.

Penulis: Ismail Hasan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Geliat Ojek Online di Tengah Kemacetan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2023 oleh

Tags: driver ojolescortingescorting ojolojek onlineojol
Ismail Hasan

Ismail Hasan

Seorang ojol yang lagi belajar nulis, lagi suka baca, dan pengin punya bisnis. Membawa semangat kerja keras dan kesantunan dari tanah kelahiran untuk berkontribusi di dunia profesional.

ArtikelTerkait

4 Motor Ojol yang Menyiksa Penumpang, Bikin Badan Pegal-pegal  Mojok.co

4 Motor Ojek Online Paling Nggak Nyaman, Bikin Resah Penumpang

29 Juni 2024
Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

Jangan Merantau ke Kabupaten Blora kalau Nggak Punya Kendaraan Sendiri, Transum di Sini Nyaris Punah!

5 September 2024
Diskursus Cewek Nebeng Pacar Orang di X Jadi Bukti Perlunya Peningkatan Transportasi Umum di Seluruh Wilayah Indonesia

Diskursus Cewek Nebeng Pacar Orang di X Jadi Bukti Perlunya Peningkatan Transportasi Umum di Seluruh Wilayah Indonesia

11 Desember 2024
Ojol di Bangkalan Madura: Tarifnya Mahal, Drivernya Itu-Itu Aja, tapi Menolong Warga karena Transportasi Umum di Sini Nggak Bisa Diharapkan

Ojol di Bangkalan Madura: Tarifnya Mahal, Drivernya Itu-Itu Aja, tapi Menolong Warga karena Transportasi Umum di Sini Nggak Bisa Diharapkan

19 Agustus 2024
pengangguran

Selamat Datang Iptu Triadi di Dunia Pengangguran yang Keras!

13 Agustus 2019
Driver Ojol Harusnya Punya Standar Skill Wajib terminal mojok.co

3 Hal Paling Berkesan Selama Jadi Penumpang Ojol

6 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

Mahasiswa Kelas Karyawan Adalah Ras Terkuat di Bumi: Pagi Dimaki Bos, Malam Dihajar Dosen, Hari Minggu Tetap Masuk

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.