Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengenal 3 Macam Tipe Pelanggan Digital Printing

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
15 November 2020
A A
Mengenal 3 Macam Tipe Pelanggan Digital Printing terminal mojok.co

Mengenal 3 Macam Tipe Pelanggan Digital Printing terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Digital printing merupakan sebuah bisnis penting yang mengurus banyak hajat manusia. Pelanggan dari digital printing pun rasanya cukup beragam, mulai dari pegawai kantoran, pengusaha UMKM, bahkan mahasiswa.

Kepentingan setiap pelanggannya tentu berbeda-beda. Ada yang ke digital printing cuma untuk nge-print hitam putih beberapa lembar, ada juga yang mencetak poster tugas kuliahnya, hingga banyak juga yang mau mencetak X-banner untuk kebutuhan promosi usahanya, selain itu ada juga yang mau mencetak gambar di mug, pin, dan media kaca lainnya.

Beragamnya pelanggan yang mengunjungi digital printing, sehingga mereka memiliki ciri khas-nya masing-masing. Nah, berikut ini mari kita mengenal berbagai jenis pelanggan yang bisa ditemukan di sebuah digital printing, khususnya yang berada di Jakarta.

#1 Mahasiswa organisasi atau kepanitiaan

Tipe ini merupakan tipe yang umum ditemukan di beberapa digital printing. Kadang-kadang tipe ini datang ke suatu digital printing, belum tentu menjadi pelanggan dari digital printing tersebut. Loh, udah datang ke tempat digital printing, tapi kok belum jadi pelanggan?

Sederhana, karena kemungkinan mereka baru sebatas bertanya doang, bisa dikatakan belum tentu melakukan transaksi. Biasanya, sebelum melakukan transaksi, orang dengan tipe ini cenderung membanding-bandingkan harga di setiap digital printing. Tidak heran jika mahasiswa organisasi, atau mahasiswa kepanitiaan akan lebih memilih mengunjungi digital printing yang jauh, karena yang terpenting adalah harga murah.

Lantaran saya sendiri pernah menjadi panitia suatu event kemahasiswaan, maka saya sangat mengerti akan tipe ini. Karena memang banyak mahasiswa di suatu organisasi atau kepanitiaan yang ingin membuat banyak barang yang nggak penting-penting amat, seperti kaos, X-banner, lanyard, kartu anggota, tapi masalahnya, dananya dikit banget.

Biasanya orang dengan tipe ini juga akan merekomendasikan digital printing kesukaannya, pada junior mereka di kampus. Digital printing yang sudah bertransaksi dengan tipe ini, kemungkinan akan didatangi lagi, dan lagi.

#2 Pelanggan yang senang datang dini hari

Saya menghabiskan masa anak-anak, dan remaja saya di Samarinda. Di Samarinda, digital printing saat itu hanya buka dari pagi, sekitar pukul 8 dan tutup sekitar pukul 10 malam. Bahkan, ada juga yang buka sama dengan jam kantor, yaitu buka pukul 8 pagi, dan tutup pukul 5 sore. Saat kembali ke Jakarta, saya cukup kaget ketika menyadari bahwa digital printing di Jakarta, sanggup buka hingga 24 jam. Bahkan, saya menunjukkan kekagetan saya pada bapak saya.

Baca Juga:

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

5 Kebiasaan Barista yang Sebaiknya Dihindari supaya Pelanggan Semakin Nyaman

“Tuh digital printing, buka 24 jam. Emang, pukul 2, 3, atau 4 dini hari, ada orang yang mau nge-print ya?” tanya saya kepada bapak.

“Kalau mereka berani buka 24 jam, ya berarti ada aja pelanggannya.” kata bapak saya.

“Iya juga, ya,” saya menjawabnya dalam hati.

Saat sedang mencetak beberapa tugas kuliah di digital printing, saya pernah iseng bertanya kepada desainer grafis, mengenai pelanggan yang mengunjungi digital printing saat dini hari. Saya sangat penasaran, apakah memang benar, ada pelanggan yang datang saat dini hari.

Kurang lebih, desainer grafis tersebut menjelaskan, saat dini hari pelanggan mereka memang tak sebanyak saat siang, sore, atau senja. Tapi, ya tetap ada. Saat dini hari, pelanggannya juga masih beragam, ada yang teridentifikasi sebagai mahasiswa, ada juga yang terlihat seperti pekerja kantoran.

#3 Pelanggan yang nggak terlalu paham dengan printilan digital printing

Saat SMK dulu, saya pernah melaksanakan program Praktek Kerja Industri (Prakerin). Lantaran saya mengambil jurusan Multimedia, maka saya melakukan Prakerin di sebuah digital printing. Saat sedang bekerja, saya sering menerima pelanggan dengan tipe ini.

“Ada yang bisa dibantu, Pak?” tanya saya kepada salah satu pelanggan.

“Mau bikin daftar menu makanan, Mas,” jawab si bapak.

“Desainnya sudah ada, Pak?”

“Sudah.”

“Oh, baik. Ukuran kertasnya, mau yang bagaimana, Pak?”

“Waduh, biasanya berapa, ya?”

“Macam-macam, Pak. Bisa A3, bisa juga A4. Ukuran A4 itu 20cm kali 29cm, kertas yang biasa untuk fotocopy gitu, Pak. Kalau A3, lebih besar dari itu.”

“Ya sudah, A4 saja.”

“Untuk kertasnya, mau kertas yang seperti apa, Pak?”

“Terserah Mas saja, yang penting agak tebal dan awet.”

“Bisa pakai, art carton 310 gsm, nanti bisa dilaminasi, juga, Pak.”

Singkat cerita saya langsung mengatur file desain daftar menu makanan tersebut, dalam waktu yang lumayan singkat. Sampai dengan saat ini, rasanya masih sangat mudah menemukan pelanggan dengan tipe ini.

Memang harus diakui, dunia digital printing itu banyak sekali perintilannya. Jadi wajar saja, jika banyak pelanggan yang memang tidak tahu menahu akan beberapa material cetaknya. Saya pun mulai banyak mengetahui, jenis kertas, dan jenis servis di digital printing karena melakukan program Prakerin. Jika saya tidak melakukan program Prakerin, kemungkinan besar saya juga adalah pelanggan dengan tipe ini.

BACA JUGA Punya Cartridge Canon Tipe 810 dan Tipe 811 Bekas Original? Jangan Dibuang! dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2020 oleh

Tags: digital printingpelanggan
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023

Kami Paham bahwa Pelanggan Adalah Raja, tapi Customer Service Juga Manusia

29 Agustus 2021
5 Alasan Orang Lebih Memilih Ambil Barang di Deretan Belakang Rak Minimarket padahal Barangnya Sama Saja

4 Tipe Orang Goblok yang Ada di Minimarket, Bikin Jengkel Kasir dan Pelanggan Lain!

30 Juli 2024
4 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Tukang Pijat dari Perspektif Pelanggan Terminal Mojok

4 Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Tukang Pijat dari Perspektif Pelanggan

29 Juni 2022
Kesalahan Outlet Frozen Yogurt Sour Sally yang Bikin Pelanggan Kecewa

5 Kesalahan Outlet Frozen Yogurt Sour Sally yang Bikin Pelanggan Kecewa

30 April 2023
Scan Barcode Menu di Kafe, Dalih Efisiensi Jatuhnya Malah Merepotkan Pelanggan

Scan Barcode Menu di Kafe, Dalih Efisiensi Jatuhnya Malah Merepotkan Pelanggan

11 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.