Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Menebak Lokasi Parkir Anak SMP yang Naik Motor ke Sekolah

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
4 November 2022
A A
Menebak Lokasi Parkir Anak SMP yang Naik Motor ke Sekolah Terminal Mojok

Menebak Lokasi Parkir Anak SMP yang Naik Motor ke Sekolah (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

“Teman kakak ada yang berangkat sekolah naik motor sendiri,” begitu lapor si sulung saat saya menjemputnya di sekolah. Mau kaget, tapi nggak jadi. Jangankan anak SMP, anak SD yang sliwar-sliwer naik motor juga ada. Bedanya, anak SD nggak berani bawa motor sendiri ke sekolah. Mereka paling naik motor pas disuruh beli micin sama emak, nyamperin temen buat mabar, atau sekadar muter-muter nggak jelas. Mereka merasa bangga bisa naik motor. Mungkin, mereka berasa lagi cosplay jadi Dilan.

Nah, kalau anak SMP, biasanya mereka sudah mulai berani naik motor ke sekolah. Meski saya yakin banget, bocah-bocah itu pasti melakukannya secara diam-diam tanpa sepengetahuan sekolah. Konyol rasanya jika ada SMP yang memperbolehkan siswanya naik motor sendiri ke sekolah. Masa institusi pendidikan dengan terang dan nyata melanggar UU No. 14 Tahun 1992? Kalaupun ada siswanya yang sudah cukup umur dan punya SIM, saya yakin pihak sekolah akan berpikir ribuan kali dalam hal perizinan membawa motor ke sekolah.

ADVERTISEMENT

Terus, para bocil berseragam putih biru yang kekeuh naik motor sendiri ke sekolah, biasanya parkir motor di mana, ya? Berikut hasil investigasi kecil-kecilan saya untuk menemukan lokasi parkir motor anak SMP.

#1 Pasar

Pasar jadi tempat yang pas untuk numpang parkir motor hingga jam pelajaran berakhir, apalagi jam sekolah anak SMP ini sebelas dua belas dengan jam operasional pasar. Jadi, mereka bisa dengan tenang menitipkan motor di pasar.

Apakah tukang parkirnya bakalan rese bertanya macam-macam, ceramah tentang keselataman berkendara, atau bahkan menolak anak SMP yang numpang parkir ini? Ya jelas nggak, kan yang penting bayar. Paling tukang parkirnya cuma mbatin, “Masih kecil kok udah naik motor?”

#2 Rumah teman

Percaya nggak percaya, rumah teman juga sering dijadikan sasaran numpang parkir oleh anak SMP, apalagi kalau lokasi rumahnya dekat dengan sekolahan. Awalnya, bisa jadi orang tua si teman yang dititipi motor merasa keberatan. Mungkin nggak sreg karena merasa jadi bagian dari konspirasi tipu-tipu. Tapi, mereka bisa apa? Paling menasihati sesekali. Kalau berikutnya masih numpang parkir, ya apa boleh buat? Biasanya mereka akan memilih diam daripada dicap cerewet, apalagi kalau siswa yang numpang parkir sudah akrab banget sama anaknya.

#3 Rumah warga

Ada gula, ada semut. Ada anak SMP bandel bawa motor, maka akan selalu ada pagar rumah warga yang terbuka untuk menampungnya. Lumayan, bisa buat ladang cuan. Jangan salah, buka jasa lahan parkir hasilnya lumayan, loh. Maka nggak heran jika kemudian banyak rumah, terutama yang dekat dengan fasilitas umum, memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk dijadikan lahan parkir. Bahkan ada yang sengaja beli lahan untuk dimanfaatkan sebagai lahan parkir.

#4 Ruko

Ruko juga jadi sasaran anak SMP untuk kucing-kucingan menyembunyikan motor. Jika kebetulan lokasi ruko dekat dengan sekolah, anak-anak ini bisa segera melenggang. Namun, jika kebetulan agak jauh atau ingin membuat alibi, mereka akan keluar dari parkiran ruko dan bergegas mencari angkutan umum.

Baca Juga:

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

Membuat alibi? Maksudnya?

Gini, lho, kalau guru tahu rumah siswa jauh, tentu guru bakal curiga. Anak ini kok rumahnya jauh, tapi berangkat sekolah jalan kaki? Hayo. Maka dibuatlah alibinya, yaitu dengan pura-pura naik kendaraan umum. Cerdas!

#5 Rumah penjaga sekolah

Meski merupakan bagian dari sekolah, ada saja oknum penjaga sekolah yang ambil bagian dalam kenakalan siswa. Misalnya, ada yang diam-diam menyediakan rokok di kantin, ada yang kasih space buat siswa merokok, dan nggak terkecuali mempersilakan siswa untuk memarkirkan motornya di pekarangan rumah—jika kebetulan rumahnya berdekatan dengan sekolah. Ingat, saya bilangnya oknum, lho ya. Penjaga sekolah yang baik hati dan taat aturan juga banyak, kok.

#6 Kawasan perkantoran

Terakhir, tempat yang sering dijadikan sasaran untuk numpang parkir adalah kawasan perkantoran yang berada dekat dengan lingkungan sekolah. Memang sih biasanya di kawasan perkantoran sudah ada tukang parkir yang berjaga, tapi ya nggak masalah. Para tukang parkir ini nggak akan mendadak membacakan isi UU No. 14 Tahun 1992, kok, apalagi sampai nekat melaporkan siswa ke pihak sekolah. Kayaknya yang penting si bocah nggak lupa bayar parkir, deh.

Nah, itulah enam lokasi yang dimanfaatkan siswa SMP untuk menyembunyikan motornya. Memang nggak semua siswa SMP yang naik motor sendiri ke sekolah itu berniat gaya-gayaan. Ada yang terpaksa bawa motor karena nggak ada transportasi publik dari rumah ke sekolah, dan ada juga yang orang tuanya sibuk jadi nggak bisa mengantar jemput mereka ke sekolah. Tapi, kita tentu sepakat hal tersebut nggak bisa jadi pembenaran. Gaslah bapak guru SMP, langsung saja sidak ke-6 tempat di atas, ya!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah yang Sebaiknya Dihindari.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2022 oleh

Tags: Anak SMPMotorParkirSekolah
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Punya Rumah Dekat SMP Negeri Banyak Masalah, Bikin Nggak Betah

Punya Rumah Dekat SMP Negeri Banyak Masalah, Bikin Nggak Betah

8 Februari 2024
tipe motor, Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga

Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga

10 Februari 2020
Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

21 Juli 2022
pengendara motor mojok.co

7 Dosa yang Sering Dilakukan oleh Pemilik Sepeda Motor

24 Maret 2022
Starter Pack Nonton Balapan di Sirkuit Mandalika biar Nyaman dan Asyik terminal mojok

Starter Pack Nonton Balapan di Sirkuit Mandalika biar Nyaman dan Asyik

20 November 2021
Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

24 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci Mojok.co

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

27 Juni 2026
4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang Mojok.co

4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang

28 Juni 2026
Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya Mojok.co

Stereotipe FEB Unila Lampung yang Sebaiknya Jangan Dipercaya, Cuma Bikin Beban Mahasiswanya

30 Juni 2026
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

30 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.