Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga

Habib Asha Kurniawan oleh Habib Asha Kurniawan
10 Februari 2020
A A
tipe motor, Untuk Kalian yang Berisik Saat Manasin Motor dan Nggak Peduli dengan Tetangga
Share on FacebookShare on Twitter

Mulai saat ini, marilah kita mengawali hari dengan hal yang berkualitas, seperti tidak geber-geber gas saat mesin motor sedang dipanaskan. Sudah sepatutnya mas-mas karyawan dealer motor itu memberikan sebuah edukasi kepada konsumennya, khususnya kepada bapak-bapak. Bahwa kalau manasin motor itu cukup di-starter saja, nggak usah digeber-geber-geber-geber-geber. Puas?!

Pernah nggak Anda manasin motor tapi harus pake kick starter gitu, akibat aki tekor hingga double starter yang rusak? Yang itu, kalau mau nyetarter harus lepas sandal dulu biar langsung, mak gweber! Cukup lega rasanya kalau mesin motor sudah nyala dan cukup didiamkan beberapa menit untuk sekadar membuat mesin panas dan siap untuk diajak kelana.

Sebenarnya, cukup banyak hal yang bisa dilakukan sembari menunggu mesin motor lumayan panas dan siap untuk diajak perjalanan mengantar anak ke sekolah, atau ke taman kota, atau ke taman suaka marga satwa terdekat.

Mungkin, Anda bisa melakukan hal-hal berikut, seperti:

  1. Membersihkan selangkangan motor yang jarang Anda sentuh.
  2. Membantu menjemur cucian yang sudah dicuci sama istri Anda.
  3. Membaca sebuah kolom opini di koran yang Anda beli 2 minggu yang lalu?
  4. Atau justru membaca sebuah artikel tentang bagaimana cara untuk memanaskan mesin dengan baik dan benar.

Hal-hal yang Anda lakukan tersebut dapat dibilang sangat bermanfaat dan bisa membuat diri Anda menjadi sedikit berkualitas. Tapi, ketika Anda sudah tidak mengindahkan hal-hal tersebut dan mencoba untuk melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan. Misalnya:

  1. Menggeber motor.
  2. Menggeber.
  3. Masih kurang, lalu geber lagi.
  4. Hingga, seluruh raga dari motor itu bergetar seperti mendengar lagunya Mbak Vina Panduwinata?

Sungguh, tanpa disadari Anda bukanlah sosok yang baik di mata tetangga Anda. Ditambah lagi, Anda melakukan perbuatan tersebut di pagi buta.

Ya, gimana lagi ya, namanya juga kebutuhan. Gimana kalau motornya nggak dipanasin di jam itu juga, sedangkan Anda harus sampai di tempat kerja sepagi mungkin? Hmm, Anda perlu melakukan kontemplasi sedini mungkin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tapi, tunggu dulu. Bolehkah kita sejenak berfikir ulang bahwa apakah benar manasin motor itu harus digeber-geber? Hingga motornya berubah wujud kayak motornya Satria Baja Hitam?

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Mari simak, penjelasan singkat berikut ini.

Seperti dilansir dalam sebuah artikel yang memuat konten otomotif bahwa kebiasaan yang sering dilakukan orang Indonesia, yaitu geber-geber pada saat mesin dipanaskan—yang tanpa disadari, hal tersebut tidak hanya merugikan ketentraman warga sekitar, tapi juga pada kesehatan motor tersebut.

Wah, jangan-jangan kita kurang melek politik, eh melek mesin motor maksudnya, sehingga banyak kemudharatan yang ditimbulkan atas apa yang kita perbuat selama ini. Benar saja, ada akibat yang ditimbulkan dari perbuatan kita tersebut. Ya, nggeber-geber motor itu.

Mesin motor menjadi aus adalah sebagian akibat yang ditimbulkan atas ulah kita yang kekanak-kanakan itu. Selain itu, BBM yang jadi boros juga salah satu akibat yang ditimbulkan dari kebiasaan yang manasin motor gasnya sering digeber-geber.

Sebenarnya ya, kalau Anda mau sedikit mempelajari sesuatu hal yang kelihatannya sepele, seperti cara membuka dan menutup pintu tanpa mengeluarkan suara bising, mencuci gelas dan piring tanpa memunculkan sebuah suara, ataupun berisik saat manasin motor. Tentu hal ini akan meminimalisir kegaduhan atau mungkin akan mengajarkan kita untuk lebih menghargai sesama pengguna lingkungan. Setidaknya, cukup membantu menjaga ke-kondusif-an lingkungan di tempat Anda tinggal.

Udah nggak usah ngambek, Anda dimaafkan kok. Yang penting kalau punya motor jangan disia-siakan, apalagi egois. Dikit-dikit geber, dikit-dikit geber. Huft.

Mungkin bisa jadi kalau selama ini Anda tidak menyadari kalau tetangga rumah Anda itu sedang pusing dan sakit gigi . Dan mendoakan Anda dengan doa yang jelek-jelek saking keselnya.

Pokoknya mulai belajar dari hal-hal kecil yang tanpa Anda sadari itu sangat berguna apabila Anda mau untuk sedikit meluangkan waktu untuk belajar. Misalnya, dengan melihat tutorial cara memanaskan mesin motor yang baik dan benar di kanal YouTube. Oke, ya?

BACA JUGA Hal-Hal yang Sebaiknya Disalip Para Pemotor di Jalan atau tulisan Habib Asha Kurniawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2020 oleh

Tags: berisikdipanaskangeber-geberMotor
Habib Asha Kurniawan

Habib Asha Kurniawan

Mahasiswa yang sering baca artikel di Mojok hingga lalai tugasnya sebagai mahasiswa.

ArtikelTerkait

Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa Mojok.co

Menebak Motor yang Dikendarai Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh ketika Dewasa

26 Juni 2024
Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah! Mojok.co

Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah!

23 November 2023
oli motor sports spakbor ergonomi nggak nyaman mojok

Malas Ganti Oli Motor? Siap-siap sama Seabrek Masalah yang Bikin Kantong Jebol Ini

10 November 2020
Mencuci Motor, Aktivitas Sepele yang Membuat Kendaraan Lebih Awet Mojok.co

Mencuci Motor, Aktivitas Sepele yang Membuat Kendaraan Lebih Awet

24 Desember 2023
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih?

27 November 2025
Jalan Raya Karangkobar: Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang Mojok.co

Jalan Raya Karangkobar, Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang

11 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung

22 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

Nasib Peterongan Semarang: Dulu Pusat Cuan, Sekarang Terancam Jadi Kawasan Kumuh

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.