Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

Fitri Handayani oleh Fitri Handayani
30 Juni 2026
A A
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten (Dok: Fitri Handayani)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak sekali rekomendasi daerah tempat tinggal yang sudah ditulis di Mojok. Namun, menurut saya Klaten masih jadi daerah yang paling menarik. Kalau kalian ingin tinggal di Kabupaten Klaten, saya merekomendasikan Desa Karanganom Klaten Utara sebagai tempat tinggal yang ideal. 

Sebelum lanjut, mari kita sepakati dulu tempat tinggal ideal itu seperti apa. Kalau ideal yang dimaksud adalah lingkungan yang memungkinkan penghuninya menjaga keseimbangan hidup, Karanganom adalah tempat yang tepat. Di sana kalian bisa slow living, tanpa takut kesulitan akses dan fasilitas publik. 

ADVERTISEMENT

Desa Karanganom sering disebut Karanganom Mudal

Sebagai informasi, di Kabupaten Klaten terdapat dua daerah berbeda yang bernama Karanganom. Perbedaan keduanya terletak pada tingkat wilayah administratifnya. Yang satu merupakan nama sebuah wilayah kecamatan dan satunya lagi adalah nama desa. Mari kita pahami ini dulu.

Kecamatan Karanganom merupakan sebuah wilayah kecamatan yang terdiri dari 19 desa (ada juga Desa Karanganom di sana). Kecamatan Karanganom yang ini sering disebut Karanganom Jatinom karena berbatasan langsung dengan Kecamatan Jatinom di sebelah barat.

Sedangkan Desa Karanganom yang dimaksud dalam tulisan ini adalah desa yang berada wilayah administrasi Kecamatan Klaten Utara. Desa Karanganom yang berada kecamatan Klaten Utara ini sering disebut sebagai Karanganom Mudal untuk membedakannya dengan desa/Kecamatan Karanganom Jatinom. 

Nama Mudal diambil dari nama sebuah dusun yang berada di Desa Karanganom Klaten Utara. Desa Karanganom terdiri dari 22 dusun, salah satunya ya Dusun Mudal itu. 

Luas dan strategis

Desa Karanganom lumayan luas, sekitar 2,35 kilometer persegi. Bahkan, jadi desa terluas di Kecamatan Klaten Utara. 

Selain luas, desa ini juga strategis. Asal tahu saja, Desa Karanganom terletak di sebelah utara Jalan Raya Solo-Jogja. Tepatnya, di wilayah administratif Kecamatan Klaten Utara yang merupakan pusat ibu kota Kabupaten Klaten. Asal tahu saja, ibu kota Kabupaten Klaten adalah Kota Klaten yang terdiri dari Klaten Utara, Klaten Tengah Dan Klaten Selatan.

Baca Juga:

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

Itu mengapa tak sulit mengakses desa ini. Selain dekat dengan jalan utama Solo-Jogja dan dekat pula dengan pusat Kota Klaten. Mau ke pusat pemerintahan kota? Tinggal jalan sedikit ke selatan sudah ada kantor Bupati. Mau hiburan? Tinggal jalan sebentar nonton bioskop ke Klaten Town Square dan Alun-alun Klaten.

Mengakses transportasi publik pun tak kesulitan karena warga bisa langsung ke Stasiun Klaten yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan Desa Karanganom. Hanya sekitar lima menit saja.

Fasilitas pendidikan di Desa Karanganom lengkap

Saya suka heran banyak orang yang mengabaikan fasilitas pendidikan saat mencari tempat tinggal. Padahal hidup di wilayah yang memiliki fasilitas pendidikan lengkap memudahkan kita untuk mengakses pendidikan yang berkualitas. Lingkungan di kawasan pendidikan juga biasanya juga lebih kondusif, memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang tinggi.

Nah, di Desa Karanganom ini terdapat fasilitas pendidikan yang sangat lengkap. Mulai dari tingkat pendidikan dasar sampai dengan tingkat tinggi. Yaitu Universitas Widya Dharma (Unwidha) yang merupakan universitas tertua di Kabupaten Klaten.

Bagi yang belum tahu, Unwidha berada di Jalan Ki Hajar Dewantara Desa Karanganom. Lokasinya mudah dijangkau dari Jalan Raya Solo-Jogja. Jika dari Solo, patokan lampu lalu lintas sebelum Masjid Al-Aqsa ke kiri, masuk sekitar 1,6 kilometer dari jalan utama.

Unwidha Klaten memiliki program studi dan jenjang pendidikan yang lengkap mulai dari ahli madya, sarjana, pascasarjana dan pendidikan profesi. Bagi yang ingin kuliah sambil bekerja jangan khawatir, Unwidha Klaten memiliki tiga pilihan kelas. Yaitu kelas reguler pagi, kelas nonreguler sore dan kelas nonreguler malam. 

Bisa dibilang, Unwidha merupakan kampus ideal bagi para pekerja atau karyawan yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu pekerjaannya. Lingkungan kampus Unwidha pun sangat nyaman, bersih dan juga asri, dilengkapi dengan fasilitas ATM centre.

Jadi tidak perlu lagi kuliah jauh-jauh ke Jogja atau Solo karena di Klaten sendiri terdapat kampus yang bagus. Lebih dekat, sehingga bisa hemat waktu dan biaya.

Banyak perusahaan dan industri

Sektor ekonomi di Desa Karanganom juga berkembang karena terdapat beberapa perusahaan dan industri skala besar dan kecil di sana. Salah satunya, perusahaan bidang industri percetakan PT Macanan Jaya Cemerlang dan PT Intan Pariwara. 

Ada juga Perum Bulog Gudang Karanganom yang merupakan gudang penyimpanan logistik milik pemerintah. Jika butuh penginapan, Desa Karanganom juga punya Hotel Pagsis yang nyaman dengan nuansa tradisional Jawa kental. 

Jadi, selain pendidikan, desa Karanganom juga memiliki potensi ekonomi yang bagus. Keberadaan sektor industri di desa Karanganom dapat memperluas akses lapangan pekerjaaan, sehingga dapat menumbuhkan tingkat perekonomian.

Jalan Dr. Soepomo sebagai pusat keramaian

Pusat keramaian Desa Karanganom berada di Jalan Dr. Soepomo. Jalan Dr. Soepomo merupakan ruas utama yang vital. Jalan ini berperan sebagai jalur penghubung antar dusun ke Polres Klaten, jalur ke kampus Unwidha, dan akses ke beberapa pabrik yang berada di Desa Karanganom. Oleh karena itu, jalan ini selalu  ramai dan padat aktivitas lalu lintas kendaraan karyawan dan mahasiswa.

Balai Desa Karanganom yang merupakan pusat pemerintahan desa juga berada di Jalan Dr. Soepomo ini. Selain pusat pemerintahan, terdapat pula pusat perekonomian warga yang tumbuh di kawasan jalan ini. 

Berada di area pemerintahan, area kampus, dan area industri membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Jadi, jangan heran kalau di sana muncul berbagai macam usaha kuliner, kios fotokopi, dan kos-kosan yang buka di sepanjang jalan depan balai desa.

Itulah tadi beberapa alasan mengapa saya merekomendasikan Desa Karanganom sebagai tempat tinggal paling ideal. Tersediannya fasilitas pendidikan dan dekat Kawasan industri membuat kita lebih mudah  mengikuti perkembangan zaman. 

Kalian pensaran? Sekali-kali coba mampir ke desa ini. Tepat sebelah timur lampu lalu lintas utara Masjid Al Aqsa terdapat gapura besar bertuliskan Universitas Widya Dharma. Nah, disitulah letak Desa Karanganom. Jangan lupa juga untuk cicipi aneka kuliner enak di area kampus Unwidha dan di Jalan Dr. Soepomo.

Penulis: Fitri Handayani
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2026 oleh

Tags: Desa KaranganomDesa KlatenKaranganomKaranganom Klatenklaten
Fitri Handayani

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

ArtikelTerkait

Soto Garing Khas Klaten: Ketika Soto Memutuskan Jadi Anti-Mainstream

Soto Garing Khas Klaten: Ketika Soto Memutuskan Jadi Anti-Mainstream

10 Desember 2024
Nggak Perlu Kaget kalau KRL Jogja-Solo Penuh Sesak, yang Paham Transportasi Umum Bukan Cuma Orang Jakarta!

Nggak Perlu Kaget kalau KRL Jogja-Solo Penuh Sesak, yang Paham Transportasi Umum Bukan Cuma Orang Jakarta!

7 November 2023
Logika Aneh di Balik Es Teh Solo yang Bikin Kaget (Unsplash)

Logika Ekonomi yang Aneh di Balik Es Teh Solo, Membuat Pendatang dari Klaten Heran Sekaligus Bahagia

30 November 2025
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
3 Rekomendasi Coffee Shop di Klaten yang Nyaman untuk Nugas Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop di Klaten yang Nyaman untuk Nugas

28 Juni 2023
Stasiun Delanggu Klaten, Stasiun Mungil Andalan Warlok Pelaju Solo-Jogja Mojok.co

Stasiun Delanggu Klaten, Stasiun Kecil yang Besar Jasanya bagi Warlok Pelaju Solo-Jogja

13 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.