Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Menebak Kepribadian Pelajar Berdasarkan Isi Kotak Pensil

Siti Halwah oleh Siti Halwah
20 September 2019
A A
kotak pensil

kotak pensil

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut saya, selain buku dan otak, senjata utama seorang pelajar adalah kotak pensilnya. Kotak pensil ibarat kantong Doraemon yang menyimpan banyak benda-benda yang mampu mempermudah hidup Nobita para pelajar. Bayangkan jika kamu berada di kelas Fisika, gurunya killer dan mendadak mengadakan ulangan harian. Sedangkan kamu lupa membawa pulpen. Gawat, kan?

Sejak SD sampai kuliah, saya adalah tipe orang yang selalu kebingungan jika tidak menemukan kotak pensil di dalam tas. Sebelum berangkat ke sekolah, kotak pensil adalah benda pertama yang selalu saya cek, setelah itu tugas-tugas yang harus dikumpulkan. Bagi saya—dan mungkin beberapa pelajar di seluruh Indonesia—kotak pensil ibarat jantung sebuah mata pelajaran. Seperti alat peperangan untuk maju ke medan perang.

Sedangkan, di kali lain sering saya jumpai teman-teman yang berangkat ke sekolah bahkan tanpa membawa pulpen sekalipun. Ia hanya tenang-tenang saja tanpa takut akan ketahuan guru di kelas karena tidak mencatat. Jika sedang apes dan ketahuan, biasanya mereka hanya perlu berdalih kelupaan membawa pulpen dan tidak mendapatkan pinjaman dari teman. Alhasil, guru pun terpaksa meminjamkan meminjamkan pulpennya—dan seringnya tidak dikembalikan lagi. wqwq

Berdasarkan pengalaman saya menjadi seorang pelajar, saya menemukan banyak tipe-tipe pelajar yang bisa kita ketahui hanya dari isi kotak pensilnya. Menurut saya, fungsi dan isi kotak pensil dapat diibaratkan sebagai variabel untuk mengetahui apakah seseorang bertipe A atau B. Nah, berikut ini hasil riset dan penelitian saya dengan judul: “Penggunaan Kotak Pensil Sebagai Sarana Menebak Kepribadian Pelajar”.

Si Perfeksionis

Pelajar tipe perfeksionis biasanya selalu membawa kotak pensil dalam situasi dan keadaan apa pun. Isinya lengkap. Mulai dari hal-hal yang memang dibutuhkan sebagai penunjang proses pembelajaran seperti pulpen, pensil, penghapus, tipe X, spidol, hingga hal-hal yang hanya dibutuhkan sewaktu-waktu seperti lem, selotip, gunting, jangkar, dll.

Mereka biasanya tidak hanya membawa 1 pulpen, tetapi 2-3 pulpen dalam satu waktu dengan varian warna, tipe dan jenis yang berbeda. Begitu pun dengan benda lainnya. Perlengkapannya dapat dua sampai tiga kali lipat. Saya kadang heran, mereka bisa betah membawa perlengkapan sebanyak itu setiap hari. Padahal, buku pelajaran dan PR yang dibawanya sudah cukup memberatkan tas.

Si perfeksionis ini biasanya selalu masuk dalam jajaran orang-orang penting di dalam struktur kelas. Berdasarkan pengalaman saya, mereka biasanya menduduki jabatan antara Sekretaris atau Bendahara kelas. Jadi, perlengkapannya memang harus lengkap karena selalu direpotkan untuk urusan kesejahteraan kelas.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Namun, seiring perkembangan zaman, tipe pelajar perfeksionis ini sudah jarang kita temukan di dalam kelas. Mereka biasanya meletakkan barang-barang keperluan kelas di laci atau loker. Perbandingannya kini hanya 2:32 jumlah siswa di dalam ruang kelas. Sangat minim dan hampir punah. Maka, beruntunglah kamu jika masih sempat menemukan pelajar tipe perfeksionis ini, karena mereka dapat menjadi malaikat penolong jika kita lupa membawa pulpen. Hehe.

Si Minimalis

Akhir-akhir ini anjuran untuk hidup minimalis memang sedang hype di dunia Indonesia. Bukan hanya untuk keperluan rumah tangga, namun juga keperluan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Banyak kita temui pelajar tipe minimalis ini di sekeliling kita.

Mereka biasanya hanya membawa kotak pensil dengan isi; 1 pulpen, 1 pensil, 1 penghapus, 1 tipe X. Sangat minimalis dan sesuai kebutuhan dirinya sendiri. Pelajar minimalis sangat bertanggung jawab terhadap barang-barangnya. Jadi, jika kamu meminjam satu saja benda mereka, setelah selesai, usahakan segera dikembalikan. Jika tidak, mereka akan menagihnya.

Pelajar tipe minimalis ini selalu mempersiapkan semuanya dengan tepat sasaran, sesuai takaran kebutuhannya sendiri. Sepintas, mungkin memang terlihat sedikit egois karena tidak menyediakan ruang bagi orang lain untuk bergantung. Namun, mereka mengajarkan bahwa sebagai pelajar, kita harus selalu bertanggung jawab untuk keperluan kita masing-masing tanpa bergantung pada orang lain. Luar biasa sekali.

Si Santuy

S-a-n-t-u-y. Pelajar tipe ini selalu dikaruniai ketenangan jiwa yang berlebihan dan sering membuat orang lain iri. Mereka dapat dengan tenang melenggang ke sekolah tanpa khawatir akan kena razia kotak pensil—karena selama ini memang tidak pernah ada razia semacam itu. Isi tas mereka biasanya selalu ringan, seolah tak pernah ada beban hidup yang memberatkan.

Mereka biasanya juga tidak pernah memiliki kotak pensil. Buat apa? Pulpen saja selalu langganan pinjam ke si Perfeksionis. Kadang juga hanya ada satu pulpen di tas mereka, sudah. Hanya itu saja dan mereka tetap beraktifitas tanpa perlu merasa cemas dan khawatir. Betapa tenang dan sejahteranya jiwa mereka.

Pelajar tipe santuy mengajarkan kita bahwa sama seperti hidup, proses pembelajaran perlu untuk dinikmati. Mereka selalu percaya bahwa pertolongan selalu datang dari mana saja. Meski berangkat ke sekolah tanpa pulpen, mereka selalu yakin akan mendapatkan pinjaman saat mencatat nanti. Sungguh sebuah keyakinan yang hakiki.

Tipe-tipe kepribadian pelajar di atas hanya sebagian kecil yang sering saya temui dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kalian menemukan tipe yang lain, silakan melanjutkan penelitian saya ini. Sekian. (*)

BACA JUGA Yang Paling Nyesek Dari “Harusnya Aku yang di Sana” atau tulisan Siti Halwah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2019 oleh

Tags: kepribadiankotak pensilMahasiswaMasa SekolahmenebakpelajarSiswatebakan
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Kalau Bikin Kajian Strategis BEM, Tolong Referensinya Jangan Makalah Anak SD kastrat BEM kampus makalah APA style mojok.co

Pengalaman Saya Ngejokiin Tugas Mahasiswa Sastra Indonesia

14 April 2020
Kepribadian Orang bisa Ditebak Melalui Cara Mereka Melewati Polisi Tidur mojok.co/terminal

Kepribadian Orang Bisa Ditebak Melalui Cara Mereka Melewati Polisi Tidur

10 Maret 2021
Jurusan Agroteknologi Terbentuk dari Sederet Kesalahapahaman yang Perlu Diluruskan Mojok.co

Jurusan Agroteknologi Terbentuk dari Sederet Kesalahapahaman yang Perlu Diluruskan

21 Mei 2025
10 Tabiat Dosen yang Wajib Diwaspadai Mahasiswa Baru agar Selamat di Dunia Perkuliahan Mojok.co

7 Tabiat Dosen yang Wajib Diwaspadai Mahasiswa Baru agar Selamat di Dunia Perkuliahan

27 Agustus 2025
Seminar Proposal Itu Menguji Calon Skripsi Mahasiswa, Bukan Dosen Pembimbing. Jangan Terlalu Bergantung! (Mojok.co)

Seminar Proposal Itu Menguji Calon Skripsi Mahasiswa, Bukan Dosen Pembimbing. Jangan Terlalu Bergantung!

1 Desember 2023
5 Tempat di Malang yang Bikin Mahasiswa Alumni Bernostalgia Terminal Mojok

5 Tempat di Malang yang Bikin Mahasiswa Alumni Bernostalgia

7 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.