Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Mencermati Logo Baru Ancol yang (Katanya) Nggak Ancol-ancol Banget

Andri Saleh oleh Andri Saleh
25 Juli 2022
A A
Mencermati Logo Baru Ancol yang Katanya Nggak Ancol-ancol Banget Terminal Mojok

Mencermati Logo Baru Ancol yang Katanya Nggak Ancol-ancol Banget (Instagram Ancol Taman Impian)

Share on FacebookShare on Twitter

Dunia desain grafis dihebohkan dengan peluncuran logo teranyar milik Ancol beberapa waktu yang lalu. Seperti biasa, peluncuran logo baru Ancol ini menuai pro dan kontra di kalangan netizen. Ada yang bilang desain logonya bagus dan terlihat kekinian, ada yang bilang desain logonya biasa saja, dan ada juga yang bilang—ini yang paling banyak—desain logonya jelek. Kebanyakan dari mereka justru lebih memilih desain logo yang lama ketimbang desain logo baru Ancol itu.

Logo baru Ancol memang punya tampilan yang sangat jauh berbeda dari logo yang lama. Desain logo yang lama punya konsep cair, fun, dan ceria. Ini bisa dilihat dari pilihan jenis font yang melengkung-lengkung, berwarna-warni, plus dilengkapi dengan ornamen gelombang laut dan lumba-lumba sebagai ikon Ancol. Sedangkan desain logo yang sekarang cenderung flat, minimalis, monoton, dan hanya menggunakan satu warna saja.

Dari tampilan desain logo seperti tadi, makanya nggak heran banyak netizen yang protes dan mengatakan logo baru Ancol ini jelek. Bahkan, ada beberapa yang mengatakan bahwa logonya lebih mirip logo korporat, logo perusahaan start-up, atau logo susu formula. Intinya sih desain logo yang baru ini nggak merepresentasikan Ancol sebagai wahana hiburan yang fun dan mengasyikan.

Eh, tapi sebelum larut dalam euforia menghujat logo baru Ancol, mending kita analisis dulu apakah benar logo yang baru ini separah itu?

Pertama, desain logo baru Ancol nggak merepresentasikan Ancol yang sesungguhnya. Menurut saya, pernyataan ini kurang tepat. Coba deh perhatikan logonya lebih detail lagi. Point of interest dari desain logo baru ini terletak pada huruf A.

Huruf A yang dibuat melengkung ini sebetulnya menyerupai logo Ancol yang lama, yaitu mengambil bentuk pintu gerbang masuk Ancol. Lalu di dalam huruf A tadi ada ornamen bintang laut yang mewakili biota laut di Ancol sebagaimana halnya ornamen lumba-lumba pada desain logo yang lama. Selain itu, pemilihan warna biru tua pada logo sudah melambangkan warna laut. Jadi secara umum, logo yang baru ini sudah cukup merepresentasikan Ancol yang sesungguhnya.

Kedua, desain logo baru Ancol kurang fun dan ceria. Komentar ini juga banyak dilontarkan oleh netizen. Mungkin karena desain logo baru ini menggunakan font yang tegas dan hanya satu warna saja, makanya dianggap kurang fun dan ceria.

Sebetulnya, salah satu latar belakang Ancol membuat logo baru adalah karena ingin bangkit dari keterpurukan. Menurut Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Teuku Sahir Syahali, Ancol mengalami kerugian yang cukup besar ketika pandemi Covid-19 merebak di Indonesia. Di tahun 2020, Ancol mengalami kerugian sebesar 400 miliar rupiah. Sedangkan di tahun 2021, Ancol sudah jauh lebih baik meski masih merugi sebesar 200 miliar rupiah. Nah, di tahun 2022 inilah Ancol berjuang untuk keluar dari tekanan finansial dengan meluncurkan desain logo teranyar yang lebih tegas. Kalau menurut saya, ini hal yang wajar sih kalau desain logonya seperti itu.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

4 Kesulitan Mendesain di Canva, Aplikasi Desain yang Sering Diremehkan Tinggal Tempel

Ketiga, desain logo baru Ancol lebih mirip desain logo perusahaan. Nah, ini yang perlu dipahami oleh semua orang. Meski identik dengan wahana wisata, Ancol itu sebetulnya sebuah perusahaan yang menaungi berbagai macam bisnis.

Dilansir dari website Ancol, setidaknya ada tiga unit bisnis utama yang ada di bawah naungan Ancol sebagai perusahaan. Yang pertama adalah unit bisnis rekreasi yang meliputi Pantai Ancol, Dunia Fantasi, Sea World Ancol, Atlantis Water Adventures, dan sebagainya. Yang kedua adalah unit bisnis properti yang meliputi apartemen, vila, kondominium, dan resort di wilayah Ancol. Sedangkan unit bisnis yang ketiga adalah korporat yang merupakan perusahaan patungan antara Pemprov DKI Jakarta, Ciputra Group, dan yang lainnya. Jadi, kalau ada yang bilang logo yang baru sekarang mirip dengan logo perusahaan, yaaa memang Ancol itu perusahaan, kok.

Kesimpulannya, desain logo baru ini sudah sesuai dengan latar belakang dan nilai-nilai perusahaan yang dimiliki Ancol itu sendiri. Kalau ada netizen yang nggak suka dan bahkan protes dengan desain logo yang baru ya wajar saja. Semuanya balik lagi ke masalah selera masing-masing, kan?

Penulis: Andri Saleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Logo Halal Versi Kemenag Memang Keren, tapi Nggak Sekeren Itu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2022 oleh

Tags: desain grafislogologo AncolNetizen
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

artikel

Alasan Orang Suka Langsung Komen Artikel Padahal Baru Baca Judul doang

26 Mei 2020
sulli

Miliki Banyak Haters, Netizen Adalah Pelaku Pembunuhan Sulli yang Sebenarnya

16 Oktober 2019
Kirana

Wejangan Hidup Ala Kirana Larasati yang Patut Ditiru Oleh Netizen

17 Oktober 2019
jerinx musik hardcore rock post hardcore punk mojok

Jerinx, Nora, dan Kemarahan yang Salah Sasaran

23 Juni 2021
kocheng oren

Fenomena ‘Kocheng Oren’ yang Mendadak Menjadi Primadona di Jagat Media Sosial

10 Agustus 2019
netizen

Ngerasani Netizen, Ngerasani Diri Sendiri

12 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi (Unsplash)

KlikBCA, Layanan Internet Banking Terbaik yang Perlu Dikritisi

17 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.