Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Wejangan Hidup Ala Kirana Larasati yang Patut Ditiru Oleh Netizen

Fariza Rizky Ananda oleh Fariza Rizky Ananda
17 Oktober 2019
A A
Kirana

Kirana

Share on FacebookShare on Twitter

yaa biarin aja sih jen, hidup2 dia. Kadang yg bener buat lo kan ga harus diikutin netizen se dunia.

yaa biarin aja sih jen, hidup2 dia. kadang yg bener buat lo kan ga harus diikutin netizen se dunia.

— Kirana Larasati (@_kiranalara) August 5, 2019

Sindiran, eh bukan sindiran lagi sih itu, pukulan telak yang dilayangkan Kirana Larasati kepada seseorang yang namanya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi pamornya, Jenny Jusuf, sedang viral-viralnya di Twitter kali ini. Tweet-nya yang ikonik tersebut kembali diungkit warga Twitter karena peristiwa lucu tersebut ternyata terulang kembali kedua kalinya. Kali ini dengan tweet yang lebih singkat, padat, dan jelas: “Jen? :)”

Jenny Jusuf sendiri, selain terkenal sebagai penulis skenario film-film laris Indonesia, dikenal sebagai seorang yang “rajin berkomentar” di laman Twitternya. Tidak jarang ia menyamber tweet orang dan ia komentari sesuka hati dan jidatnya. Maaf ya mbak Jen, emang faktanya begitu sih. Makanya mbak Kirana jadi gemes juga kan. hehe. Untuk selanjutnya, saya akan memanggil Jenny ini sebagai Mbak Jen, panggilan kesayangannya dari warga Twitter.

Mbak Jen ini menurut saya adalah salah satu representasi dari segolongan orang di Twitter yang emang kadang suka membuat gemes warga Twitter dengan cuitannya. Walau seringkali niat Mbak Jen baik kali ya untuk saling mengingatkan antar sesama umat manusia.

Saya juga kadang menjadi jengkel sendiri ketika mendapatinya di balasan-balasan tweet yang viral. Bukan sesuatu yang salah sih membela sebuah keadilan, toh sila kelima Pancasila kan memang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Namun, sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik, bukan? Apalagi jika keluar dari konteks dan malah menjustifikasi sesuatu yang tidak benar, seperti blunder yang kadang dilakukan Mbak Jen ini di Twitter.

Netizen se-dunia yang budiman, adakalanya kita harus berhenti sejenak untuk berkontemplasi mengenai peristiwa Kirana dan Mbak Jen ini. Bagai kutub utara dan selatan di sebuah magnet, keduanya mewakili kutub yang saling berseberangan dan tidak bisa bersatu. Walaupun, katanya, Mbak Jen dan Kirana ini tetap berteman di dunia nyata, namun bagi warga Twitter keduanya tetap menjadi ikon perseteruan seru untuk disimak. Bahkan meme yang menggelitik dibuat oleh warga Twitter untuk mengenang peristiwa bersejarah ini.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Selama Kasus Baru Ditangani kalau Viral, Jangan Harap Imbauan untuk Tidak Share Video Bullying Akan Digubris Orang-orang

Berkaca dari komentar Kirana tersebut, tidak baik jika kita terlalu mengurusi kehidupan orang lain, apalagi membandingkannya dengan standar yang kita miliki yang orang lain belum tentu miliki. Contoh sederhana, kita tentu akan jengkel jika seseorang mengkritisi atau bahkan mengolok-olok sesuatu yang kita sukai. Pada dasarnya semua orang pasti merasa seperti itu. Berlaku juga untuk orang-orang yang menyukai lagu dangdut yang tidak jarang kalian cemooh, untuk para Kpopers dan wibu yang sering kalian caci maki, dan identitas-identitas yang seringkali justru memecah belah persatuan.

Intinya semua orang punya hak yang setara satu sama lain untuk menikmati hidupnya dengan caranya masing-masing. Tanpa interupsi standar orang lain. Ada tujuh milyar manusia yang hidup di bumi sekarang ini. Dengan banyaknya manusia tersebut, mustahil untuk memiliki jalan kehidupan serta standar hidup yang sama, bukan? Tidak perlu merasa superior, tidak perlu merasa paling keren dan high-class, semua manusia di bumi ini juga tidak akan peduli dengan rasa banggamu itu apalagi jika kerjaanmu mengolok-olok orang yang berbeda.

Jadi, apakah wejangan hidup ala Kirana ini bisa dipahami? Saya rasa momen seperti ini sangat pas untuk mengemas opini saya dengan cara yang lebih “informal” dan jenaka. Ya, intinya, wejangan dari saya sendiri adalah, mari bersikap “bodo amat” dengan standar hidup orang lain. Bodo amat saya kasih kutip karena maksudnya adalah menghargai dan tidak lantas menghakimi dengan asal. Jangan kayak Mbak Jen ya, Netizen. Kan kadang yang bener buat lo nggak harus diikutin oleh netizen sedunia.

Saya pribadi berharap agar Kirana melanjutkan keseruan membalas tweet Mbak Jen, sebagai netizen yang haus akan keributan, saya juga selalu memantau perkembangan isu ini. hehe. Semangat buat Kirana dan Mbak Jen, perseteruan kalian membawa angin segar bagi kehidupan maya netizen, di Twitter utamanya. (*)

BACA JUGA Berkaca dari Kasus Sulli: Netizen Memang yang Terbaik Untuk Urusan Merusak Kesehatan Jiwa Orang Lain atau tulisan Fariza Rizky Ananda lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2019 oleh

Tags: jenny jusufkirana larasatiNetizenviralwejangan
Fariza Rizky Ananda

Fariza Rizky Ananda

ArtikelTerkait

couple goals

Tren Couple Goals: Hubungan dan Kemesraan yang Selalu Dipamerkan

13 Agustus 2019
video klip

Video Klip Lagu Itu Penting Nggak Sih?

8 Juli 2019
Song Joong Ki Umumkan Pernikahan, Netizen Mending Nggak Usah Ikut Campur deh Terminal Mojok

Song Joong Ki Umumkan Pernikahan, Netizen Mending Nggak Usah Ikut Campur deh

1 Februari 2023
Mencicipi Pecel Pawon Mbah Minah, Kuliner Blora yang Viral karena Jualan Langsung di Dapur Mojok.co

Mencicipi Pecel Pawon Mbah Minah, Kuliner Blora yang Viral karena Jualan Langsung di Dapur

14 Januari 2024
faceapp agechallenge

Tanpa Bantuan FaceApp, Nanti Kita Juga Bakal Tua Sendiri

18 Juli 2019
kebebasan berpendapat

Kebebasan Berpendapat di Media Sosial Bagian 2: Bodo Amat adalah Cara Bermedia Sosial Paling Benar

22 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jakarta Stop Berpikir Pindah ke Purwokerto, Kota Ini Tidak Cocok untuk Kalian Mojok.co

Orang dari Kota Besar Stop Berpikir Pindah ke Purwokerto, Kota Ini Belum Tentu Cocok untuk Kalian

11 Desember 2025
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir

Jangan-jangan, Kita Ini Sebenarnya Butuh Tukang Parkir dan Nggak Benci sama Mereka

8 Desember 2025
3 Hal Soal Lamongan yang Jarang Dibahas Banyak Orang Mojok.co

3 Hal Soal Lamongan yang Jarang Dibahas Banyak Orang

9 Desember 2025
4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget Ketika Hidup di Solo Mojok.co

4 Hal yang Membuat Orang Salatiga seperti Saya Kaget ketika Hidup di Solo

12 Desember 2025
Drama Puskesmas yang Membuat Pasien Curiga dan Trauma (Unsplash)

Pengalaman Saya Melihat Langsung Pasien yang Malah Curiga dan Trauma ketika Berobat ke Puskesmas

14 Desember 2025
Kasta Tumbler dari yang Wajib Dibeli sampai yang Harus Dihindari, Harga Mahal Belum Tentu Terjamin Kualitasnya

Kasta Tumbler dari yang Wajib Dibeli sampai yang Harus Dihindari, Harga Mahal Belum Tentu Terjamin Kualitasnya

8 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • Elang Jawa Terbang Bebas di Gunung Gede Pangrango, Tapi Masih Berada dalam Ancaman
  • Raja Dirgantara “Mengudara”, Dilepasliarkan di Gunung Gede Pangrango dan Dipantau GPS
  • Bola GPS Jadi Teknologi Mitigasi Sumbatan Air Penyebab Banjir di Simpang Lima Semarang
  • Putus Asa usai Ditolak Kerja Ratusan Kali, Sampai Dihina Saudara karena Hanya Jadi Sarjana Nganggur
  • Dalil Al-Qur’an-Hadis agar Tak Merusak Alam buat Gus Ulil, Menjaga Alam bukan Wahabi Lingkungan tapi Perintah Allah dan Rasulullah
  • Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.