Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Mencari Tahu Buku Apa Saja yang Jadi Bacaan Nico Robin dalam Serial One Piece

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
11 Mei 2020
A A
Hah, Serial One Piece Lebih Baik? Padahal Ceritanya Aja Bermasalah!
Share on FacebookShare on Twitter

Para pembaca dan penonton serial One Piece pasti sudah sangat mengenal Nico Robin. Bagi yang tidak mengikuti One Piece saya akan menceritakan latar belakangnya sedikit. Nico Robin adalah salah satu dari dua perempuan yang menjadi kru bajak laut topi jerami. Nico Robin memiliki kemampuan sebagai arkeolog. Untuk saat ini harga buronannya adalah 130 juta berry.

Kisah masa kecil Robin juga diceritakan sangat menarik, lahir di Ohara daerah penghasil arkeolog terbaik semesta One Piece. Sejak kecil Robin telah ditinggalkan ibunya yang juga seorang arkeolog untuk pergi melakukan ekspedisi. Sejak kecil Robin telah belajar ilmu arkeologi di pusat pembelajaran arkeologi yang bernama perpustakaan Ohara. Berkat kehebatannya dalam menyerap ilmu, Robin telah bisa membaca dan memahami poneglyphs (dibaca: prasasti One Piece). Pemerintah dunia tidak menyukai kerja dari arkeolog yang mencoba membaca dan memahami poneglyphs. Singkat cerita para arkeolog dibantai dan tersisa hanya Robin, ini membuat Robin memiliki harga buron awal 79 juta berry. Robin juga mendapatkan julukan iblis Ohara.

Bagi saya, Robin adalah karakter yang dianugerahi kesempurnaan oleh Eiichiro Oda (pengarang One Piece). Mempunyai paras cantik, badan aduhai, keahlian dalam bertarung, dan yang tak kalah penting adalah intelektualitasnya sebagai arkeolog. Saya berpendapat setelah tokoh utama Luffy, Robin adalah karakter yang paling penting dalam serial One Piece. Robin dengan kemampuannya untuk membaca dan memahami poneglyphs, mempunyai peran penting untuk membongkar rahasia dunia atau konspirasi elite global semesta One Piece.

Lantaran kesempuranaan dan peran penting dari Robin, membuat saya mengaggumi karakter ini. Saya juga menjadi penasaran kira-kira buku apa saja yang pernah menjadi bacaan Nico Robin. Setidaknya ada beberapa yang bisa saya jabarkan.

Buku Arkeologi

Robin adalah arkeolog, itu berarti Robin pernah mempelajari ilmu arkeologi. Sepemahaman saya untuk mempelajari arkologi seperti ilmu lainnya ada beberapa buku referensi yang harus dibaca dan dipelajari. Seperti buku Archaeology: The Key Concepts karya dari Colin Renfrew, dan Paul G. Bahn. Selain itu ada juga textbook dari Ancient Lives: An Introduction to Archaeology and Prehistory karya Brian M. Fagan. Mungkin Robin juga membaca A History of Archaeological Thought dari Bruce G. Trigger dan Archaeological Theory: An Introduction dari Matthew Johnson. Saya yakin Robin juga membaca buku arkeologi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan.

Sama dengan ilmu lain, buku arkeologi juga cukup banyak. Arkeologi juga merupakan suatu ilmu yang harus dipelajari cukup lama dan membutuhkan penelitian mendalam. Selain buku textbook, ia juga pasti membaca jurnal penelitian arkeolog terdahulu.

Kamus dan Buku Bahasa

Untuk bisa membaca poneglyphs tentu harus menguasai aksara dan bahasa yang terdapat dari poneglyphs itu sendiri. Dari artikel Kincir, konon yang bisa membaca tulisan ini adalah klan Kozuki dan para arkeolog Ohara seperti Robin. Oleh karena itu saya berasumsi mungkin saja poneglyphs ini menggunakan bahasa dan aksara klan Kozuki. Apa pun itu bahasa ini sepertinya sudah punah dan kemungkinan besar Robin telah bisa menggunakan bahasa tersebut.

Sama seperti belajar bahasa asing lainnya, untuk mempelajari bahasa dari klan Kozuki setidaknya membutuhkan kamus dan buku bahasa. Sama seperti yang kita gunakan jika ingin belajar bahasa Inggris atau bahasa daerah.

Baca Juga:

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

Buku Epigraf

Diketahui pula Robin meneliti benda tertulis seperti poneglyphs, yang berarti Robin juga menguasai cabang ilmu dari arkeologi bernama epigrafi. Untuk menunjang keahliannya mungkin Robin membaca buku epigraf yang sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh poneglyphs. Kemungkinan ia membaca buku epigraf dan sejarah klan Kozuki. Buku ini tentu saja ditulis oleh arkeolog Ohara lainnya yang sempat melakukan penelitian terhadap poneglyphs pada masa-masa sebelumnya.

Buku Petualangan atau Jurnal Petualang Lainnya

Pada episode 131 kalau tidak salah Robin pernah menunjukkan buku yang dia baca. Buku tersebut berjudul The Rainbow Mist I buku yang menjelaskan tentang kabut berwarna. Penulis buku tersebut menceritakan rincian petualangannya di lautan luas. Tidak dijelaskan siapa penulis buku ini.

Dari sini saya berasumsi bahwa Robin juga menyukai buku bertema petualangan, khususnya petualangan lautan. Wajar saja saya rasa karena Robin merupakan kru bajak laut yang berlayar mengarungi lautan luas untuk mencapai Raftel (sekarang dibaca: laugh tale). Oleh karena itu, besar kemungkinan Robin membaca buku tentang eskpedisi Kon-Tiki berjudul The Kon-Tiki Expedition: By Raft Across the South Seas karya dari Thor Heyerdahl. Mungkin juga ia membaca The Four Voyages of Christopher Columbus karya dari Christopher Columbus sendiri. Tidak menutup kemungkinan bila ia juga membaca majalah Lonely Planet.

Pada akhirnya Nico Robin adalah karakter paling penting untuk membongkar sejarah yang disembunyikan dan konspirasi yang terjadi pada semesta One Piece. Untuk itu kemampuan intelektual Robin sangat diandalkan di sini. Orang sepintar Nico Robin saya yakin masih punya banyak bahan bacaan lainnya yang belum bisa saya analisa.

BACA JUGA Lebih dari Komik, One Piece Adalah Sejarah Dunia Kita dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: arkeologBukuNico Robinone piece
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

Wajib Nyumbang Buku sebagai Syarat Kelulusan Itu Perampokan, Bukan Usaha Mencerdaskan!

Wajib Nyumbang Buku sebagai Syarat Kelulusan Itu Perampokan, Bukan Usaha Mencerdaskan!

25 Juli 2023
buah iblis bajak laut one piece

3 Buah Iblis One Piece yang Nggak Berguna di Indonesia

25 Juli 2020
3 Alasan Film Madre Nggak Setenar Filosofi Kopi meski yang Nulis Sama terminal mojok.co

3 Alasan Film Madre Nggak Setenar Filosofi Kopi meski yang Nulis Sama

10 Oktober 2021
Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku! Mojok.co

Alasan Gramedia Tidak Perlu Buka Cabang di Bangkalan Madura, Nggak Bakal Laku!

12 September 2025
Buku ‘Men Are From Mars, Women Are From Venus’ Menyadarkan Kesalahan Para Jomblo terminal mojok

Buku ‘Men Are From Mars, Women Are From Venus’ Menyadarkan Kesalahan Para Jomblo

11 Maret 2021
Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah Mojok.co

Blok M Square, Surga Mencari Kaset Pita dan Buku Murah

20 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.