Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Memprediksi Calon Anggota Bajak Laut Topi Jerami Selanjutnya

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
6 September 2020
A A
memprediksi calon anggota bajak laut topi jerami one piece yang baru mojok.co

memprediksi calon anggota bajak laut topi jerami one piece yang baru mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Membicarakan kisah Bajak Laut Topi Jerami ini tak akan pernah usai selama fans masih rajin membuat teori yang membuat cerita ini kian seru. Bahkan ada gosip bahwa Oda Sensei suka membaca teori liar yang bergulir di internet sebagai “kawan diskusinya” untuk melanjutkan alur cerita One Piece. Tak jarang pula, beberapa teori membuat sebagian fans menjadi kesal karena melewati ambang batas.

Dalam tulisan ini saya ingin mengajak kalian melupakan kata-kata Luffy yang terpatri kepada 10 anggota saja. Dalam kata itu, tersemat sebuah narasi yang sifatnya kondisional. Luffy menyebutkan “paling tidak” atau “paling sedikit 10 orang”. Bukan berarti Luffy saklek dengan 10 nakama saja, namun paling sedikit 10 nakama dan bisa saja lebih dari 10, namun tidak kurang dari 10.

Masuknya Jinbe dalam Bajak Laut Topi Jerami tidak menutup kemungkinan pencarian Luffy akan nakama. Melihat Luffy itu orangnya nggumunan, bahkan Carrot saja secara eksplisit ia tawarkan menjadi nakama, tidak mungkin ia berhenti untuk terus melengkapi kepingan puzzle yang dibutuhkan regu ini.

Memang, beberapa sektor penting sudah Luffy dapatkan. Semisal hal primer seperti koki, dokter, navigator, sektor penyerangan, hingga arkeolog. Bahkan, sektor yang tampaknya tidak terlalu penting seperti musisi yang diisi oleh Brook, menjadi sentral. Coba bayangkan ketika semua kru Topi Jerami wafat, di depan pusara megah mereka berdiri Brook si tengkorak abadi seorang diri, memainkan biolanya, dengan sebuah lagu yang menyelipkan kepedihannya, kesedihan, sekaligus kerinduan.

Oda Sensei tidak pernah main-main. Pun semisal kru Topi Jerami bertambah, nama-nama ini tentu akan memiliki andil besar dalam membantu Luffy menyikap tabir abad kekosongan dan Laughtale yang penuh tanda tanya. Luffy setidaknya butuh kru dengan kapasitas ini: negosiator yang punya kedudukan dan didengar orang banyak.

Mengapa negosiator? Jawabannya adalah musuh Luffy dan kolega ke depan bukan hanya kroco penguasa satu daerah seperti Doflamingo atau Crocodile, melainkan Pemerintah Dunia. Hadirnya sosok yang punya kedudukan dan didengar orang banyak bisa berdampak baik ke depannya. Ia bisa mendapatkan koalisi bukan hanya dari bajak laut dan armadanya, namun juga dari negara-negara yang terlibat dalam Reverie. Melihat syarat tersebut, ada tiga nama yang punya kapasitas.

Calon anggota Bajak Laut Topi Jerami #1 Kozuki Oden

Ya, silakan tertawa, namun Oden yang saya maksud bukanlah Oden yang legendaris itu, melainkan orang yang ingin mewarisi sosok layaknya Oden, yakni Yamato. Saya yakin banyak yang memprediksi nama Yamato. Namun dengan alasan kurang kuat seperti kisah masa lalu Yamato dengan Ace. Mengapa Yamato? Jelas, ia anaknya seorang Yonko. Menguasai beberapa tempat dan tentunya terpandang.

Namun, nama Yamato hanya bisa masuk sekitar 20 persen saja menengok namanya yang masih asing di dunia luas. Mungkin wilayah jajahan Kaido tahu, namun jika di luar teritori itu, apakah suara Yamato akan didengar? Apa harus selamanya ia menyerupai sosok agung Kozuki Oden demi eksistensi di dunianya?

Baca Juga:

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Seandainya Masih Hidup, Mungkin Begini Tanggapan Gus Dur terhadap Pengibaran Bendera One Piece

Calon anggota Bajak Laut Topi Jerami #2 Boa Hancock

Wanita kuat ini tentu memiliki kuasa, suaranya didengar, dan memiliki kedekatan spesial dengan Luffy. Pun, sebelum bentrok Wano, ia menjadi sorotan lantaran Coby datang untuk menyerang Amazon Lily. Saya ragu jika Hancock akan bentrok dengan Luffy menengok keduanya punya kedekatan dengan Luffy.

Sama seperti Yamato, teori ini hanya kuat 20 persen menengok nama Hancock hanya kuat di dunia underground. Memang tidak diketahui ia punya kedekatan dengan raja-raja dunia atas atau tidak, namun tetap saja label Hancock sebagai bajak laut akan memberatkan dirinya sebagai negosiator.

Calon anggota Bajak Laut Topi Jerami #3 Nefertari Vivi

Tingkat kekuatan teori 70 persen. Vivi menjadi sosok sorotan ketika debut Im Sama, ia pernah mengikat diri kepada kru Topi Jerami. Ditambah, Alabasta yang sedang bergejolak dan sebuah gosip berembus bahwa Sabo dan Vivi akan berjumpa. Vivi menjadi incaran tingkat internasional dan Alabasta tentu akan luluh lantak jika dihabisi oleh Marine. Ikut sekaligus pelarian bersama Topi Jerami adalah hal terlogis.

Vivi juga negosiator ulung. Ia kenal dengan negara-negara atas. Ia juga paham betul seluk beluk underground jagad One Piece. Ditambah, kapasitas Vivi akan terkoneksi dan mengikat diri untuk mencari relasi, sangat terlihat kala ia menyamar masuk sebagai anggota Baroque Works.

Ya, itu hanya asumsi saya. Lagi-lagi, teori hanya mandek sebagai teori manakala Oda Sensei sudah mutlak menentukan. Nah, kalau pendapat kalian bagaimana? Setuju atau ada nama-nama lain yang lebih pantas dan ingin kalian tawarkan?

BACA JUGA Hah, Serial One Piece Lebih Baik? Padahal Ceritanya Aja Bermasalah! dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: one piece
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Seandainya Magellan Menjadi Kepala Penjara di Indonesia

Seandainya Magellan Menjadi Kepala Penjara di Indonesia

23 Desember 2019
sulong form wano kaido arc mojok

Sulong Form Nekomamushi dan Deklarasi Perang dari Luffy: Review One Piece Chapter 987

8 Agustus 2020
Kartun Barat Itu Bagus, tapi Kalah Kreatif Dibanding Anime terminal mojok.co

Seberapa Pentingkah Anime dan Manga Dibuatkan Film Live Action?

31 Januari 2020
one piece

One Piece Bukan Sekadar Komik, Dia Maha Karya!

23 Oktober 2019
Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya dragon

Buggy Memang Pantas Jadi Yonko, dan Ini Alasannya

21 Juni 2022
Membayangkan Jinbe Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

Membayangkan Jinbe Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia

22 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.