Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Memimpikan Kejayaan Newcastle United Jika Jadi Dibeli Pangeran Muhammad bin Salman

Muhammad Ikhsan Firdaus oleh Muhammad Ikhsan Firdaus
26 April 2020
A A
newcastle united liga inggris dibeli pangeran muhammad bin salman arab saudi mojok

newcastle united liga inggris dibeli pangeran muhammad bin salman arab saudi mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Walaupun belum pasti, kemunculan berita Muhammad bin Salman akan membeli klub medioker Newcastle United seharusnya bisa membuat penonton Liga Inggris terguncang. Jika benar terjadi maka bisa dikatakan Muhammad bin Salman akan menjadi pemilik klub terkaya di Inggris bahkan di dunia. Melihat latar belakang Muhammad bin Salman, organisasi Amnesty International Inggris sudah menentukan sikap ketidaksetujuannya dengan rencana tersebut.

Di sisi lain banyak pendukung dan penggemar Newcastle yang menerima berita ini dengan perasaan sukacita. Selain sudah muak dengan sang pemilik Mike Ashley, tumbuh harapan Newcastle akan lebih baik dari sekarang. Melihat pengalaman dari Manchester City dan PSG, yang tiba-tiba bisa jadi tim raksasa dunia, Newcastle pun bisa melakukan hal yang sama.

Rasa muak terhadap Mike Ashley dimulai sejak 2007 ketika ia pertama kali menjadi pemilik Newcastle United. Sejak itu para penggemar sudah menunjukan ketidaksukaannya terhadap sang pemilik. Mike Ashley dianggap hanya mencari kekayaan dan tidak peduli dengan klub.

Mike Ashley bahkan dengan berani mengganti nama stadion keramat publik Newcastle yang tadinya bernama St James’ Park menjadi Sports Direct Arena. Juga di bawah kepemimpinan Mike Ashley Newcastle terdegradasi dua kali, yaitu pada 2009 dan 2016. Mike Ashley dianggap pelit mengeluarkan uang untuk transfer pemain. Lengkap sudah rasa frustrasi para penggemar Newcastle terhadap sang pemilik.

Walaupun Muhammad bin Salman belum pasti akan membeli Newcastle, tapi berita-berita gosip transfer Newcastle United sudah begitu membabi buta, pemain dengan nama-nama besar seperti Cavani, Bale, bahkan Vidal sudah digosipkan bisa saja pindah ke Newcastle United. Pelatih Mauricio Pochettino bahkan sudah digosipkan akan bergabung dengan Newcastle United. Luar biasa, bukan?

Perlu diingat dengan potensi Newcastle United sebagai salah satu tim dengan fanbase terbesar di Inggris, tentunya ada harapan agar paling tidak Newcastle United bisa bersaing di 6 besar Liga Inggris.

Sebenarnya selain Manchester City dan PSG, ada klub Spanyol yang dibeli oleh pengusaha kaya raya Timur Tengah bernama Al-Thani, yaitu Malaga. Klub Malaga pernah memiliki musim yang indah ketika mereka mendatangkan pelatih Manuel Pellegrini dan merekrut beberapa pemain bintang seperti Ruud van Nistelrooy dan Santi Cazorla. Malaga bisa berada pada posisi ke-4 di kompetisi nasional bahkan melaju sampai 8 besar Liga Champions. Sayang, saat itu mereka harus kalah dramatis dari Borussia Dortmund. Sekarang Malaga hanyalah tim medioker di segunda division. Bisa dibilang Malaga adalah contoh gagal dari perpindahan tangan kepemilikan suatu klub.

Tapi tenang, contoh gagal hanya ada pada Malaga. Lihatlah Manchester City yang pada tahun kompetisi 2007-2008 masih menjadi tim medioker, tapi setelah diambil alih Syekh Mansour tiba-tiba menjadi tim jagoan papan atas Inggris. Punya skuad mahal, pelatih berkualitas, akademi luar biasa. Lengkap pokoknya.

Baca Juga:

Apakah Konflik Iran-Amerika Bakal Ganggu Ibadah Haji Indonesia?

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

PSG juga sama, jangankan di Liga Champions, di Liga Prancis saja sebelum kedatangan Nasser al-Khelaifi hanyalah medioker. Ya, sekali-sekali masuk papan atas Liga Prancis, tapi ya lebih sering papan tengah bahkan papan bawah.

Mungkin nantinya akan banyak penonton Liga Inggris yang akan kesal melihat Newcastle United menjadi tim yang ujug-ujug jago, bisa bersaing di papan atas Liga Inggris, bahkan bisa bersaing di Liga Champions.

Memang sulit mencari cerita tim-tim dengan keuangan pas-pasan bisa bersaing secara konsisten terus-menerus di papan atas. Leicester City juara Liga Inggris tahun 2016, Atletico Madrid juara Liga Spanyol 2014, Borussia Dortmund juara Liga Jerman tahun 2017, tapi setelah itu tim-tim tersebut kembali dibayang-bayangi tim kaya raya.

Klub yang sudah lama menjadi klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona, butuh duit banyak untuk tetap mempertahankan kedigdayaannya. Bisa dilihat dari berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk gaji pemain dan mendatangkan pemain baru.

Sebagai fan Newcastle United tentu saja saya berharap kalau nanti Muhammad bin Salman bisa mengangkat derajat sepak bola Newcastle United. Mungkin 4 tahun mendatang Erling Håland akan menjadi top skor Liga Inggris bersama Newcastle United.

Di tahun berikutnya Newcastle harus away ke Allianz Arena untuk melakoni laga semi final Liga Champions. Donnarumma mendapatkan penghargaan Golden Glove Premier League bersama Newcastle United sekaligus membawa Newcastle United juara English Premier League untuk pertama kalinya. Indahnya saat-saat itu.

Mau bagaimanapun ini semua belum pasti, Muhammad bin Salman bisa saja tidak jadi membeli Newcastle United. Kalaupun jadi dibeli bisa saja ternyata Muhammad bin Salman tidak memedulikan Newcastle United.

Sumber gambar: nufc.co.uk

BACA JUGA Hah, Serial One Piece Lebih Baik? Padahal Ceritanya Aja Bermasalah! dan tulisan Muhammad Ikhsan Firdaus lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 April 2020 oleh

Tags: Arab Saudiinggrisliga inggrismuhammad bin salmannewcastle unitedSepak Bola
Muhammad Ikhsan Firdaus

Muhammad Ikhsan Firdaus

Pemuda yang memiliki cita-cita dapat mengunjungi berbagai negara di Asia.

ArtikelTerkait

Menolak Judi Bola Bukan karena Haram, tapi karena Nggak Tahu Aturan Mainnya terminal mojok

Menolak Judi Bola Bukan karena Haram, tapi karena Nggak Tahu Aturan Mainnya

27 Juni 2021
Mumpung Gratis Selama PPKM, Berikut Rekomendasi Film Klasik Indonesia di Mola TV Terminal mojok.co

Dear Mola TV, Percuma Punya Konten Beragam kalau Gangguan pada Jam Prime Time

24 Oktober 2021
Nasib Pramugari di Tengah Pandemi: Terjebak di Negeri Asing dan Bermain Bersama Kucing pesawat terbang

Nasib Pramugari di Tengah Pandemi: Terjebak di Negeri Asing dan Bermain Bersama Kucing

26 Mei 2020
Arsenal Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi MOJOK.CO

Arsenal dan Nilai yang Pupus, Saga Mesut Ozil dan Posisi Kia Joorabchian

14 Agustus 2020
Efek Positif Timnas Indonesia yang Luput dari Perhatian, Kafe-kafe Sepi Jadi Hidup Lagi erick thohir prabowo shin tae-yong pssi

Efek Positif Timnas Indonesia yang Luput dari Perhatian, Kafe-kafe Sepi Jadi Hidup Lagi

16 Oktober 2024
Menghitung Penghasilan Kojiro Hyuga di Juventus

Menghitung Penghasilan Kojiro Hyuga di Juventus

17 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.