Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Membongkar Identitas Fake Account yang Sering Intip Instastory

Farahiah Almas Madarina oleh Farahiah Almas Madarina
16 Januari 2023
A A
Misteri Fake Account yang Sering Muncul di Daftar Viewer Instastory

Membongkar Identitas Fake Account yang Sering Intip Instastory (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, sebagian besar dari kalian pernah menjumpai fake account yang tiba-tiba nangkring sebagai penonton di Instastory kalian.

Dulu, saya cuek dan nggak pernah memikirkan fake account yang tiba-tiba suka muncul tiap saya mengunggah Instastory. Tapi, lama-kelamaan saya jadi penasaran. Sebenarnya siapa sih di balik fake account ini dan kira-kira punya kepentingan apa sampai rasa-rasanya rajin sekali memantau akun Instagram milik orang lain. Lucunya, sebagian dari akun bodong ini nggak follow akun Instagram saya, namun selalu gercep jadi penonton pertama Instastory saya.

Setelah saya amati, ternyata fake account ini pintar sekali menghias profil mereka agar terlihat “hidup” bak akun betulan. Mulai dari nama dan foto profil yang terlihat normal, feeds Instagram yang meyakinkan, bahkan mengisi bio dengan lokasi tempat tinggal menggunakan kode-kode biro perjalanan seperti “CGK” atau “JOG-SBY”—yang menurut saya—malah lebih mirip rute bus patas. Saya curiga, jangan-jangan selama ini mereka memang bagian dari agen Rosalia Indah atau malah Sugeng Rahayu.

Akun-akun bodong ini bisa berkamuflase menjadi apa saja. Bisa sebagai akun bisnis yang jumlah likes di feeds nggak sinkron dengan jumlah pengikutnya, sebagai orang asing yang 90% following-nya ternyata mbak-mbak hijaber Indonesia, atau bahkan sebagai akun repost jokes bapack-bapack.

Bila benar-benar diamati, di balik segala penyamaran fake account tersebut, sebenarnya terdapat alasan yang mendasari seseorang menggunakan fake account untuk berselancar di Instagram. Bisa jadi mereka adalah sosok yang kita kenal, tapi bisa juga ternyata orang yang sama sekali nggak kita kenal. Saking banyaknya kemungkinan yang bisa terjadi, saya mengelompokkan mereka ke dalam beberapa kategori berikut.

#1 Mantan dari Pacar

Saya kira banyak dari kita yang secara nggak langsung bersuuzan terhadap mantannya pacar maupun mantan gebetannya pacar saat tiba-tiba akun Instagram kita ramai diserbu oleh fake account. Wajar kok, apalagi kalau akun-akun tersebut men-stalking kita sesaat setelah kita update foto bersama doi.

Biasanya, mereka menggunakan akun palsu karena ingin melihat update kehidupan kita di Instagram tanpa menunjukkan identitas asli mereka. Meski mereka mungkin hanya penasaran, tetap saja bakal ada rasa gengsi kalau sampai kegep—atau malah nggak sengaja mengirim “like”. Makanya pakai fake account dan jadi penonton pertama Instastory kita adalah jalan ninja mereka.

#2 Hater

Sebagai manusia biasa yang nggak luput dari kesalahan, mungkin kita pernah nggak sengaja menyakiti hati orang lain. Atau kalaupun kita nggak pernah terlibat masalah dengan orang lain, kadang tetap saja ada orang yang “nggak suka aja” dengan apa pun yang kita bagikan di media sosial.

Baca Juga:

3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan

4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive

Nah, tipe orang seperti ini nggak menutup kemungkinan bisa menggunakan fake account untuk memata-matai kehidupan orang lain di media sosial. Sebaik apa pun kita terhadap orang lain, belum tentu mereka akan bersikap baik pula. Walau jika kita nggak mengenalnya secara personal, orang lain tetap bisa memiliki rasa iri maupun dengki. Buktinya, banyak sekali akun-akun bodong yang berkomentar julid di akun-akun selebgram. Kalau bukan karena penyakit hati, untuk apa mereka repot-repot menggunakan akun bodong saat menghakimi orang lain?

#3 Mantan yang belum move on

Saya mendengar banyak cerita dari teman-teman saya mengenai mantan mereka yang belum bisa move on hingga membuat fake account demi bisa berinteraksi dengan sang mantan pacar. Biasanya, mereka nggak punya pilihan lain sebab seluruh akses media sosial mereka di-block dan teman-teman mereka nggak bisa diandalkan untuk menyambung komunikasi.

#4 Secret admirer

Di zaman serba digital sekarang, menjadi secret admirer merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Dulu, jadi secret admirer harus benar-benar memiliki keahlian khusus untuk bergerak secara diam-diam agar nggak ketahuan. Sementara sekarang, orang-orang bisa dengan mudahnya “bersembunyi” di balik fake account.

Tanpa membutuhkan banyak waktu, sebuah akun baru bisa diciptakan hanya dengan beberapa kali klik dan mengisi data pribadi. Data ini pun juga bisa dipalsukan tanpa proses verifikasi yang benar.

#5 Orang yang berniat flirty

Eits, jangan salah. Meski terdengar cukup judgmental, hal itu benar adanya. Di antara fake account yang suka mengintip Instastory, saya pernah menemukan identitas asli mereka yang ternyata sudah memiliki pasangan atau bahkan memiliki anak dan keluarga yang (terlihat) bahagia.

Iya, memang sah-sah saja kok kalau mereka mau punya banyak akun palsu. Yang bermasalah itu ketika mereka—yang sudah punya pasangan itu—memiliki intensi untuk berselingkuh di belakang pasangan mereka dan dengan sengaja menebar pesona maupun mengirimkan rayuan gombal kepada orang lain. Selain mengkhianati kepercayaan pasangan, hal itu juga bisa merugikan orang lain yang menjadi korban.

#6 Orang random

Kalau bukan berasal dari lima kategori di atas, berarti fake account tersebut bisa jadi adalah orang random yang iseng mampir ke Instagrammu. Mungkin saja dia nggak sengaja lihat akunmu muncul di beranda explore-nya dan mengintip Instastory-mu, atau sebenarnya dia adalah akun bot yang berpotensi mengirim spam maupun phising sebagai serangan siber.

So, tetap waspada dan hati-hati ya, Gaes. Nggak perlu terlalu oversharing mengenai kehidupan pribadi agar informasi dan data-data pentingmu nggak mudah disalahgunakan oleh mereka yang berniat jahat. Kita nggak pernah tahu kan gimana karakter asli orang-orang asing di dunia maya. Kalau mereka saja bisa menggunakan fake account untuk menguntit profilmu, nggak menutup kemungkinan pula mereka bisa melakukan hal-hal berbahaya lainnya.

Jangan lupa maksimalkan fitur Instagram yang bisa kamu gunakan untuk memproteksi akun dan memfilter orang-orang asing yang berusaha masuk ke akunmu. Bahkan kalau perlu, kamu juga bisa mengunci akunmu dan me-report akun-akun yang mencurigakan.

Penulis: Farahiah Almas Madarina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ironi Orang Indonesia, Gemar Beropini tapi Pakai Akun Palsu.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2023 oleh

Tags: akun palsufake accountinstagramInstastory
Farahiah Almas Madarina

Farahiah Almas Madarina

Magister Sosiologi yang banting setir ke dunia digital marketing. Menulis di Terminal Mojok sejak 2021 dan saat ini aktif menjadi remote worker di sebuah business architecture studio.

ArtikelTerkait

mengerjakan skripsi kuliah sidang skripsi Kiat Merampungkan Skripsi dari Kisah Pewayangan Bambang Ekalaya MOJOK.CO

Mengerjakan Skripsi di Coffee Shop Itu 100 Persen Gaya-gayaan, Nol Persen Ngerjain Beneran

30 Mei 2021
4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra terminal mojok

4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra

28 September 2021
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab dalam Silaturahmi

7 Mei 2020
selebgram

Strategi Marketing Parenting ala Selebgram

20 Oktober 2019
3 Tipikal Admin Media Sosial yang Bikin Mangkel terminal mojok.co

Tips Sehat Mental Mengarungi Media Sosial yang Brutal

3 September 2020
Reels Adalah Fitur Terburuk yang Dimiliki Instagram terminal mojok

Reels Adalah Fitur Terburuk yang Dimiliki Instagram

5 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Bakpia Kukus Kuliner Jogja yang Palsu dan Cuma Numpang Tenar (Unsplashj)

Dear Wisatawan, Jangan Bangga Berhasil Membawa Oleh-oleh Bakpia Kukus, Itu Cuma Bolu Menyaru Kuliner Jogja yang Salah Branding

21 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.