Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Membongkar Alasan Tersembunyi Lahirnya Si Domar, Semut Logo Indomaret

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
8 November 2022
A A
Membongkar Alasan Tersembunyi Lahirnya Si Domar, Semut Logo Indomaret

Membongkar Alasan Tersembunyi Lahirnya Si Domar, Semut Logo Indomaret (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Semut akrab dengan kita

Maskot Si Domar ini juga punya keakraban tersendiri. Saya pikir manusia paling introvert dan wibu sekalipun pasti pernah melihat semut. Di rumah ataupun di halaman Istana Bogor pasti ada semut. Tapi tidak dengan macan, naga, atau kecebong. Belum tentu semua akrab dengan hewan itu.

Nah, ini juga pesan tersembunyi Indomaret kepada kita. Indomaret bukanlah hal asing apalagi politis. Gerai ini sesederhana semut yang selalu kita temukan itu. Tidak perlu takut untuk belanja di Indomaret, karena ia bukan naga, apalagi kecebong. Indomaret, untuk kita, seakrab semut.

Bayangkan kalau logo Indomaret malah memakai macan. Bisa-bisa dikira gerai obat kuat.

#4 Semut = pekerja keras, manajer andal

Saya sepakat dengan ide semut sebagai pekerja keras. Senada dengan Indomaret yang bekerja keras mendistribusikan kebutuhan kita. Tapi selain itu, semut adalah lambang dari manajemen yang rapi. Dan ini adalah pesan tersembunyi dari Si Domar yang ditanamkan pada kita.

Semut terbiasa hidup dalam koloni yang rapi. Sarang mereka terbagi dalam beberapa ruang yang punya fungsi berbeda. Persis seperti bagaimana Indomaret menata etalase mereka yang rapi sesuai golongan, jenis, dan merek produk yang dijajakan. Selain itu, maskot semut juga jadi cara meyakinkan konsumen bahwa manajemen Indomaret sangat rapi.

Coba kalau logo yang dipakai adalah kecebong. Sudah berantakan seperti dawet, malah menunjukkan kisruh politik yang tidak teratur itu.

#5 Barisan semut = ANTRE!

Pesan tersembunyi terakhir berdasarkan kebiasaan semut. Anda pasti akrab dengan bagaimana semut berjalan. Mereka berbaris dalam pola yang teratur. Sekali semut lepas dari barisannya, sudah pasti mereka akan tersesat dan mati. Ini adalah pesan besar dari Indomaret bagi konsumen.

Indomaret ingin memengaruhi pikiran kita untuk tertib dalam hal ANTRE. Seperti barisan semut, konsumen diajak untuk antri yang rapi di depan kasir. Seramai apa pun gerai Indomaret, budaya antre terus ditanamkan secara misterius. Lewat apa? Ya lewat Si Domar maskot mereka itu.

Baca Juga:

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

Membayangkan Semua Gerai Indomaret Tutup: Ibu-Ibu Merana Kehilangan Promo Minyak Goreng, Orang Dewasa Stres Makin Depresi Kehilangan Kursi Besi Andalan

Sayangnya, pesan ini sering diabaikan oleh konsumen. Terutama oleh mas-mas kurang ajar yang menyerobot antrian saya. Tepatnya pada 25 Juni 2022 antara pukul 21.00-22.00. Lokasinya di salah satu gerai Indomaret di wilayah pinggiran Kota Solo. Ingat Mas, antre! Nggak malu dengan Si Domar?!

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Indomaret Point vs Alfamidi: Mending Belanja di Mana?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 November 2022 oleh

Tags: filosofiindomaretlogosi domar
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

4 Mie Instan yang Cuma Bisa Kamu Beli di Alfamart, Indomaret Nggak Jual

4 Mie Instan yang Cuma Bisa Kamu Beli di Alfamart, Indomaret Nggak Jual

11 April 2025
5 Air Mineral Underrated di Indomaret yang Jarang Orang Tahu

5 Air Mineral Underrated di Indomaret yang Jarang Orang Tahu

18 Maret 2025
5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran Terminal Mojok

5 Permen Indomaret yang Unik dan Bikin Penasaran

30 Desember 2022
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
5 Biskuit Paling Meresahkan di Indomaret Terminal Mojok

5 Biskuit Paling Meresahkan di Indomaret

8 Januari 2023
Derita Mental & Fisik Karyawan Indomaret Superhero Dunia Ritel (Unsplash)

Karyawan Indomaret itu Seperti Superhero yang Harus Multitasking, Nggak Cuma Display Barang tapi juga Merangkap Warung Makan

6 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.