Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Membayangkan Jika Kereta Api di Indonesia Punya Playground seperti di Finlandia. Penumpang Tenang, tapi…

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
23 Mei 2024
A A
Membayangkan Jika Kereta Api di Indonesia Punya Playground seperti di Finlandia. Penumpang Tenang, tapi...

Membayangkan Jika Kereta Api di Indonesia Punya Playground seperti di Finlandia. Penumpang Tenang, tapi... (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seru juga membayangkan sepanjang perjalanan naik kereta api jarak jauh di Indonesia, anak-anak bisa bermain di gerbong khusus yang ada playground-nya.

Bising adalah salah satu keluhan yang biasa dirasakan sebagian penumpang kereta api. Sumber kebisingan itu ada bermacam-macam. Bisa volume yang terlalu keras saat mengobrol, suara gadget yang di-loudspeaker, atau dari aktivitas anak kecil. Untuk alasan yang terakhir, sebagian pengguna jasa kereta memang berbaik hati untuk memakluminya. Namun bagi sebagian yang lain, anak-anak yang terlalu aktif dan membuat berisik adalah hal yang cukup menyebalkan.

Waktu tempuh perjalanan kereta yang lama memang membuat anak-anak rentan tantrum karena bosan. Hal ini bisa memicu anak-anak rewel nggak berkesudahan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kereta api di Finlandia melengkapi armadanya dengan gerbong bermain khusus anak-anak. Gerbong bermain tersebut didesasin dengan warna-warni ceria dan menarik khas anak-anak. Dilengkapi pula dengan berbagai maianan dan buku cerita.

Saya jadi berandai-andai, apa yang akan terjadi jika kereta api di Indonesia mengadopsi playground ala kereta Finlandia.

Para orang tua lebih tenang karena ada fasilitas bermain di dalam kereta selama perjalanan

Anak-anak yang rewel di perjalanan adalah ujian terberat setiap orang tua ketika bepergian. Menenangkan anak yang tantrum bukanlah perkara mudah, malahan bisa membuat orang tua tertekan. Makanya bepergian dengan kereta menjadi opsi yang dipilih para orang tua agar anak nggak rewel. Kalau naik kereta, minimal mereka bisa melihat pemandangan atau berjalan menyusuri rangkaian gerbong yang sangat panjang saat tantrum si anak kambuh. Tapi cara ini belum tentu berhasil.

Adanya fasilitas playground di dalam kereta api di Indonesia tentunya akan membuat orang tua lebih tenang. Sebab kejenuhan anak-anak bisa disiasati dengan bermain. Apalagi kalau banyak teman sebaya yang ikut bermain. Sangat baik untuk melatih kemampuan anak bersosialisasi. Pasti anak-anak akan makin asyik dengan kegiatan bermainnya.

Penumpang lain bisa tersenyum lebar karena terbebas dari kebisingan anak-anak

Dengan adanya fasilitas playground di dalam kereta api Indonesia, segala aktivitas anak-anak bisa dipindahkan ke satu gerbong bermain tersebut. Nggak ada lagi suara anak-anak yang berisik, sehingga penumpang lain bisa beristirahat dengan lebih nyaman.

Seperti kebanyakan penumpang lainnya, sebenarnya saya selalu berusaha memaklumi kebisingan yang ditimbulkan anak-anak. Sebab anak-anak belum bisa mengendalikan emosi mereka dengan baik. Mungkin mereka bosan, suasana gerbong nggak nyaman, atau malah terlalu excited dengan pengalamannya naik kereta.

Baca Juga:

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

Namun ada saja anak-anak pecicilan yang memang bikin geregetan. Misalnya yang suka lompat-lompatan dari satu kursi ke kursi yang lain dan berlarian ke sana kemari. Suatu keributan yang sudah melebihi batas kewajaran. Seharusnya anak-anak sudah mulai diajarkan etika berperilaku di tempat umum.

Tapi jika ada playground di kereta api Indonesia, pengguna fasilitas ini pasti nggak sesuai batasan usia

Sebaiknya ada batasan usia untuk menggunakan fasilitas playground, misalnya khusus anak di bawah 7 tahun. Tujuannya agar fasilitas ini tepat sasaran dan menghindarkan playground dari kelebihan pengunjung. Sayangnya rata-rata masyarakat Indonesia masih belum memiliki kesadaran yang baik untuk menaati aturan.

Bisa jadi seandainya kereta api Indonesia mengadopsi playground seperti di Finlandia, anak-anak yang usianya di atas batas aturan ikut menggunakan playground. Akibatnya, gerbong bermian akan semakin penuh sesak dan anak-anak yang lebih kecil akan tersisih karena mainannya dikuasai anak-anak yang lebih besar.

Fasilitas bermain di dalam kereta api Indonesia berpotensi lebih mudah rusak

Di Indonesia area bermain publik masih sangat langka keberadaannya dibandingkan negara-negara maju. Di Korea dan Jepang misalnya, keberadaan taman bermain bisa dijumpai dengan mudah. Sehingga anak-anak sudah terbiasa bermain bersama dan berbagi maianan di tempat umum.

Kalau gerbong bermain ada di dalam kereta api Indonesia, bisa jadi mainannya akan lebih sering rusak. Atau malah hilang karena diam-diam dibawa pulang tanpa sepengetahuan petugas. Suka atau nggak, harus diakui bahwa masyarakat kita masih memiliki kecenderungan untuk kurang tertib dalam menggunakan fasilitas umum. Oleh sebab itu dibutuhkan kebijaksanaan orang tua untuk senantiasa mengawasi buah hatinya agar menggunakan fasilitas umum dengan tertib.

Saat ini sudah semakin banyak stasiun kereta api di Indonesia yang dilengkapi dengan area bermain anak-anak. Banyak orang tua yang tertolong dengan keberadaan playground di stasiun. Sebab bisa mengurangi kejenuhan anak-anak saat menunggu kereta datang. Nah, kalau PT. KAI berkenan melengkapi armada kereta jarak jauh dengan gerbong bermain, pasti akan lebih menyenangkan lagi. Saya rasa akan menjadi ide yang menarik untuk dipertimbangkan.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alasan Saya Kecewa Naik Kereta Panoramic yang Terkenal Cantik dan Unik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2024 oleh

Tags: gerbongKeretakereta apiPenumpangpenumpang keretapenumpang kereta apiplayground
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Penumpang KA Logawa Dipaksa Legowo: Harga Tiket Naik, Fasilitas Malah Turun

Penumpang KA Logawa Dipaksa Legowo: Harga Tiket Naik, Fasilitas Malah Turun

24 Oktober 2025
satu dasawarsa

KRL Dalam Satu Dasawarsa Terakhir: Selalu Ada Sekelompok Orang yang Berbicara dengan Volume Suara Tinggi

3 September 2019
Pengalaman Menggunakan Female Seat Map KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

Pengalaman Menggunakan “Female Seat Map” KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

25 Mei 2025
Pelabuhan Merak Bikin Sengsara Pengguna Kereta Api, Masak Harus Muter 2 KM Cuma buat Cetak Tiket?

Pelabuhan Merak Bikin Sengsara Pengguna Kereta Api, Masak Harus Muter 2 KM Cuma buat Cetak Tiket?

18 Desember 2023
Wisata Palang Pintu Kereta Api, Bukti Warga Jogja Kekurangan Tempat Hiburan

Wisata Palang Pintu Kereta Api, Bukti Warga Jogja Kekurangan Tempat Hiburan

7 November 2023
Belum Ada Setahun, Palang Pintu KA di Ngadiluwih Ditabrak 3 Kali, Bukti Kita Masih Jalan di Tempat palang pintu kereta api

Kenapa Orang Hobi Menerobos Palang Pintu Kereta Api? Kenapa Nggak Mau Sabar Barang Sebentar Saja?

10 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.