Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

Membandingkan Riasan Pengantin di Indonesia dengan Korea Itu Wagu!

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
24 Januari 2022
A A
Membandingkan Riasan Pengantin di Indonesia dengan di Korea itu Wagu Terminal Mojok

Membandingkan Riasan Pengantin di Indonesia dengan di Korea itu Wagu (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lewat media sosial, apa pun media sosialnya, kita akan selalu menemukan orang-orang yang ketikannya bikin pengin istighfar, mengernyitkan dahi, mengumpat, bahkan banting HP. Tergantung level keimanan kita saat itu, sih.

Nah, salah satu ketikan wagu yang baru-baru ini saya temukan di Twitter adalah cuitan dari salah satu akun base dengan follower nyaris 70 ribu, yang mempermasalahkan riasan pengantin di Indonesia. Menurutnya, riasan pengantin di Indonesia itu terlalu heboh, tidak seperti orang luar negeri, khususnya di Korea Selatan. Bayangkan, dia membandingkan riasan pengantin di Indonesia dengan riasan Park Shin Hye yang baru saja nikah, Nder~

Bukannya sok nasionalis, ya. Tapi, membandingkan riasan pengantin negeri sendiri dengan negara tetangga jelas hal terwagu kedua setelah Giring. Bagaimana tidak? Di Indonesia, sebagian besar pernikahan dilangsungkan dengan mengusung adat dan budaya si pengantin, baik dari tata cara pernikahan maupun baju yang dipakai. Tahu sendiri, kan, baju adat di Indonesia itu seperti apa? Meriah, euy. Warna-warnanya itu lho cantik-cantik, Gaes. Belum lagi printilan-printilan lain seperti hiasan kepala, gelang, kalung, dll.

Dengan kemeriahan yang dimiliki oleh baju adat kita, apa ya nggak kebanting kalau si pengantin dirias dengan finish looks seperti artis korea? Bisa-bisa si pengantin cewek malah dikira kena tipes atau tekanan batin saking pucetnya. Paham, ya?

Itu baru soal pakaian si pengantin. Belum soal perbedaan durasi penyelenggaraan acara pernikahan. Umumnya, hajatan nikah di Indonesia itu digelar selama berjam-jam. Sudah di-makeup dari subuh, acara baru kelar pas ashar, bahkan malamnya bisa lanjut lagi. Jadi, butuh makeup yang kokoh. Iya, kokoh. Memangnya cuma semen yang bisa kokoh? Riasan juga, dong. Apalagi tidak semua orang mampu menggelar pesta pernikahan di gedung ber-AC. Lha, kalau makeup-nya flawless, keburu luntur disamber keringat, dong.

Hal tersebut jelas berbeda dengan acara pernikahan di Korea Selatan. Di salah satu video YouTube yang membahas perbedaan wedding culture antara Indonesia dan Korsel, saya jadi tahu kalau ternyata acara nikah di Korea itu cepet banget. Paling sekitar 30 menit sampai 2 jam. Wew. Singkat sekali, bukan? Bagaimana ya kira-kira reaksi orang Korea kalau tau acara nikah di Indonesia bisa sampai 3 hari 2 malam?

Pada akhirnya, mereka yang ngata-ngatain riasan pengantin di Indonesia terlalu heboh dan membandingkan dengan riasan di Korea itu maunya apa, sih? Berharap kelak riasan manten kita seperti di Korea? Kalau iya, silakan berbahagia. MUA-MUA kita, sejak beberapa tahun terakhir, sudah mulai menjadikan Korean looks sebagai jualan mereka. Ndilalah, laris, kok.

Padahal, riasan pengantin di Indonesia yang oleh sender dianggap heboh ini, sebenarnya sarat akan filosofi. Di adat Jawa, misalnya. Tiap polesan di wajah pengantin perempuan memiliki nama masing-masing. Kalau kalian pernah melihat ada lekukan yang memperindah cambang di wajah pengantin, itu disebut godheg. Godheg mempunyai makna agar kedua mempelai selalu introspeksi diri dan tidak gegabah dalam melakukan sesuatu.

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

Menonton Drama Korea Reply 1988 yang Legendaris setelah 10 Tahun Rilis

Itu baru godheg. Masih banyak nama lain, seperti rerenggan, penunggul atau gajahan, pengapit, dll., yang juga sarat akan makna. Saya yakin di daerah lain pun ada nilai-nilai budaya yang terkandung dalam riasan pengantin. Jadi, kalau kemudian rias pengantinnya dibikin ala-ala Korea, apa itu nggak berarti kita menggadaikan nilai-nilai budaya bangsa sendiri? Mbok punya kebanggaan sedikit dengan apa yang negeri ini miliki, bisa, kan? Atau jangan-jangan memang kita sudah krisis kebanggaan?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2022 oleh

Tags: IndonesiaKorea Selatanpengantin wanitariasan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

nama paraban profesor snape kebapakan bapak-bapak indonesia mojok

Profesor Snape Adalah Gambaran Nyata Tipikal Bapak-bapak Indonesia

1 November 2020
eksperimental

Mawang Bisa Jadi Musisi Eksperimental Andalan Baru di Indonesia

18 September 2019
7 Drama Korea Populer Karya Penulis Naskah Perempuan Terminal Mojok

7 Drama Korea Populer Karya Penulis Naskah Perempuan

4 Agustus 2022
5 Uang Kertas Indonesia dengan Desain Terkeren terminal mojok.co

5 Uang Kertas Indonesia dengan Desain Terkeren

19 November 2021
3 Reality Show Korea yang Ampuh Obati Kangen Wisata ke Alam Bebas Terminal Mojok

3 Reality Show Korea yang Ampuh Obati Kangen Wisata ke Alam Bebas

20 Februari 2022
drakor anime MOJOK.CO

Anime Menyelamatkan Saya dari Hasutan “Bakal Drakor Pada Waktunya”

23 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Cocok Jadi Suguhan saat Lebaran Mojok.co

4 Rekomendasi Kue Kering Holland Bakery yang Nggak Mengecewakan dan Cocok Jadi Suguhan Lebaran

26 Februari 2026
Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi Mojok.co

Monumen Kapal Selam di Surabaya Sebenarnya Kaya Informasi, tapi Ogah kalau Harus ke Sana Lagi

24 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Bukber Berkedok Reuni Itu Scam- Arena Bunuh Teman (Unsplash)

Bukber Berkedok Reuni Itu Seperti “Scam”: Adu Outfit, Adu Gaji, Adu Kerjaan, Ujung-ujungnya Adu Nasib

1 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.